Showing posts with label Pep Guardiola. Show all posts
Showing posts with label Pep Guardiola. Show all posts

Josep Guardiola Jawab Tudingan Sebagai Provokator

Josep Guardiola Jawab Tudingan Sebagai Provokator

Agen bola terpercaya sempat mendengar bahwa pelatih Bayern Munchen Josep Pep Guardiola belakangan kerap menjadi sasaran tudingan sebagai provokator agar FC Barcelona keluar dari kompetisi La Liga. Kali ini lewat agen SBOBet online, pria kelahiran 18 Januari 1971 memberkan jawaban atas tuduhan yang dialamatkan padanya sehubungan dengan kemerdekaan yang diinginkan oleh sebagian besar masyarakat Katalunya. Berdasarkan informasi bandar bola SBOBet, arsitek yang juga sempat mengasuh Barca pada periode 2008 hingga 2012 tersebut juga merupakan warga asli Katalunya. Dan menurutnya hal terpenting sekarang bukanlah bisa atau tidaknya Blaugrana tetap mengikuti ajang La Liga pada musim-musim mendatang namun lebih terkait pada pilihan individu serta kesulitan ekonomi, mendorong masyarakat Katalan kemudian memilih melepaskan diri dari kekuasaan Spanyol dan kemudian membentuk negara sendiri.


Agen bola terpercaya menilai, hal terpenting adalah bagi masyarakat untuk bisa menentukan pilihan hidup sendiri, bukan memikirkan apakah Barcelona bisa bertahan ataukah tidak di La Liga.


Agen bola terpercaya mendapat informasi kalau Pep Guardiola sempat menjelaskan bahwa orang-orang memilih lantaran mempunyai alasan pribadi dan ekonomi yang tidak kunjung terpecahkan tanpa terwujudnya kemerdekaan. Pilihan penting harus diambil guna mengubah situasi sulit kehidupan mereka. Sedangkan mengenai tetap ikutsertanya Barcelona di ajang sepakbola domestik paling bergengsi Spanyol itu atau tidak, kepada agen SBOBet online, pria bertinggi tubuh 1.80m tersebut mengatakan ini merupakan pertanyaan selanjutnya


Agen bola terpercaya setuju dengan pendapat Guardiola yang mengatakan jika Blaugrana tak lagi bisa berkecimpung di Spanyol, maka sudah tentu semua pihak menjadi kalah. Baik Barca maupun La Liga akan sama-sama dirugikan. Agen SBOBet online menerima kabar bahwa Dewan Olahraga Negri Matador sudah menuduh pelatih penyabet 14 trofi dalam empat tahun pertamanya menjalani profesi sebagai manajer tersebut sudah dengan sengaja melakukan aksi provokasi kepada para pemilih agar mendukung gerakan guna memerdekakan Katalunya. Bandar bola SBOBet melaporkan, isu mengenai tak diperbolehkannya kubu Camp Nou untuk ambil bagian dalam La Liga banyak bermunculan seiring dengan kondisi politik saat ini.


Agen bola terpercaya menilai apabila Katalunya resmi menjadi bangsa merdeka, memang tak terhindarkan lagi Federasi Sepakbola Spanyol bakal menganggap Barcelona bukan lagi menjadi bagian dari kompetisi sepakbola Negri Matador tersebut, dan Lionel Messi dkk sudah dipastikan bakal tersingkir dari La Liga. Menurut agen SBOBet online, apabila mereka berniat meneruskan karier di negara pinpinan Raja Felipe VI tersebut satu-satunya cara adalah dengan angkat kaki dari Camp Nou.



Source: Josep Guardiola Jawab Tudingan Sebagai Provokator
Selengkapnya Josep Guardiola Jawab Tudingan Sebagai Provokator

Ottmar Hitzfeld : Bayern Tidak Butuh Lewandowski

Ottmar Hitzfeld : Bayern Tidak Butuh Lewandowski

Ottmar Hitzfeld selaku mantan pelatih dari klub Bayern Munchen yang sekarang ini sudah menginjak usia 68 tahun ini menilai jika Bayern Munchen sudah tidak lagi membutuhkan jasa penyerang Robert Lewandowski (24). Menurut pendapat Hitzfeld, pelatih Bayern sekarang ini yaitu Josep Guardiola, tidak memerlukan penyerang apabila ia benar-benar ingin menerapkan skema permainan false nine di kubu Bayern untuk menghadapi ketatnya persaingan di musim mendatang.


ottmarOttmar Hitzfeld berpendapat, di dalam situasi normal jelas saja Lewandowski tidak akan dibutuhkan. Penampilan Bayern Muenchen di musim lalu sudah menunjukkan kekuatan mereka tanpa kehadiran Lewandowski. Seperti yang dilansir Sbobet yang melakukan wawancara dengannya, pelatih yang sekarang initengah membesut tim nasional Swiss ini pun menjadikan Mario Mandzukic sebagai salah satu contohnya. Di musim kemarin, Mandzukic sukses bermain dengan penuh impresif sehingga mampu menepikan Mario Gomez.


Maka dari itu sekarang ini dengan kehadiran Pep Guardiola, maka penyerang yang berasal dari Kroasia ini dihadapkan dengan kemungkinan dimainkan sebagai cadangan atau justru berubah posisi dan tidak dimainkan sebagai penyerang lagi. Semua hal itu memang tergantung dari keputusan Guardiola nantinya untuk menerapkan skema false nine yang tidak hanya mengandalkan penyerang murni saja. Itu adalah salah satu skema permainan yang menarik untuk diterapkan Pep.


Ottmar Hitzfeld juga mengaku sangat menyukai Mandzukic. Mengapa demikian? Sebab pelatih yang sudah berjasa memberikan lima gelar Bundesliga dan satu gelar di Liga Champions untuk klub berjuluk Die Roten ini menilai bahwa Pep merupakan sosok pejuang keras dan sudah membawa mental juara ke tim. Akan tetapi apabila Mandzukic saja tidak akan bermain sebagai penyerang, lalu di mana Lewandowski akan bermain jika ia pindah ke Bayern? Menurutnya, Lewandowski akan berposisi sama seperti Mandzukic, dan ia tidak yakin jika sistem permainan Guardiola akan memerlukan Lewandowski. Hal ini diungkapkan Hitzfeld untuk menanggapi banyak media di dunia yang memberitakan drama transfer Lewandowski sebagai topic terpanas akhir musim kemarin.


 


 



Source: Ottmar Hitzfeld : Bayern Tidak Butuh Lewandowski
Selengkapnya Ottmar Hitzfeld : Bayern Tidak Butuh Lewandowski

Arjen Robben Mengaku Tidak Ada Perubahan Drastis

Arjen Robben Mengaku Tidak Ada Perubahan Drastis

Arjen Robben mengaku tidak ada perubahan yang drastis di dalam skuad Bayern Munchen semenjak kedatangan pelatih teranyar mereka, yaitu Josep Guardiola. Winger yang berasal dari Belanda ini pun meminta kepada public untuk tidak berlebihan menilai skuad Bayern di bawah kepemimpinan mantan arsitek dari klub Barcelona tersebut.


Arjen Robben mengatakan, agak lucu jika melihat reaksi dari publik terhadap Pep Guardiola. Menurutnya, tidak ada yang istimewa dengan persiapan pra-musim ini, dan ia menghimbau untuk tidak terlalu berlebihan dengan menganggap setiap orang yang baru datang akan mengubah dunia. Ia mengaku, memang terdapat beberapa perubahan di bawah kepelatihan Guardiola, tetapi dengan Louis van Gaal dan Jupp Heynckes pun juga demikian. Pada rangkaian turnamen pra-musim Bayern, Pep Guardiola memang kerap melakukan sejumlah perubahan formasi.


arjen-robben-2013Arjen Robben pun tidak luput dari pengaturan formasi yang dilakukan Pep. Pada pertandingan menghadapi BSV Rehden di ajang bergengsi DFB Pokal, Robben sempat ditempatkan di sisi kiri sebelum pada akhirnya dipindahkan ke habitat aslinya di sayap kanan. Meskipun demikian, Robben mengaku tidak merasa keberatan dengan perubahan tersebut, meskipun ia mengaku lebih menyukai posisi di bagian sayap kanan. Selain itu, mantan pemain dari klub Chelsea ini juga memuji sosok Guardiola sebagai pelatih yang komunikatif.


Arjen Robben menjelaskan, tim memang sudah melakukan sedikit hal yang berbeda, namun semua itu terserah kepada pelatih. Memang ia merasa akan lebih maksimal di kanan, tapi ia tidak keberatan untuk bermain di posisi yang berbeda. Menurutnya, Pep Guardiola adalah sosok yang sangat mudah untuk diajak berbicara. Ia pelatih yang terbuka dengan semua saran.


Lebih lanjut pencetak gol kemenangan Bayern di final Liga Champions ini juga mengatakan jika skuad Die Roten siap menghadapi musim baru Bundesliga. Bayern Munchen akan segera menjamu Borussia Moenchengladbach pada hari Jumat 9 Agustus 2013 waktu setempat sebagai pembuka Bundesliga di musim 2013/2014 ini. Robben pun sudah mengaku siap untuk melakoni pertandingan tersebut dan akan berusaha membangun mood yang bagus untuk meraih kemenangan.


 


 



Source: Arjen Robben Mengaku Tidak Ada Perubahan Drastis
Selengkapnya Arjen Robben Mengaku Tidak Ada Perubahan Drastis

Gunter Netzer : Pep Sukses Kembangkan Bayern

Gunter Netzer : Pep Sukses Kembangkan Bayern

Gunter Netzer yang merupakan salah satu legenda sepak bola Jerman memprediksi perjalanan Bayern Muenchen di bawah arahan Josep Guardiola.Menurut penilaiannya, Pep Guardiola bisa membawa kesuksesan besar bersama dengan klub yang juga sering disebut dengan julukan Die Roten ini.Pada musim kemarin, Bayern sudah berhasil meraih tiga gelar pada saat masih dibesut Jupp Heynckes.Usai kursi kepelatihan berganti ke tangan Guardiola, Bayern justru gagal meraih gelar perdana di musim ini setelah menerima pahitnya kekalahan dengan skor 2-4 dari lawannya, Borussia Dortmund di Piala Super Jerman.


Gunter Netzer mengungkapkan, Dortmund akan menjadi musuh terbesar bagi Bayern. Akan tetapi, ia tidak melihat ada klub lainnya yang bisa menandingi kekuatan Muenchen di bawah Pep. Pria yang sudah genap berusia 68 tahun ini juga menambahkan, sekarang ini Bayern mempunyai skuad dan pelatih yang belum pernah mereka miliki dalam sejarah klub. Mungkin saja hal ini bisa membuat mereka mendapatkan keinginannya untuk mencapai kesuksesan besar secara konsisten. Maka dari itu ia melihat jika Bayern akan unggul di tahun ini.
netzer-image-06-08-2013
Gunter Netzer juga menegaskan, tak ada hal yang perlu dipertanyakan lagi berhubungan dengan janji Pep Guardiola. Para pemain harus berurusan dengan pelatih baru mereka dan untuk memenuhi persyaratan baru, yang tidak hanya satu sisi, namun juga sangat beragam.Seperti yang dikethaui, Pep memang mempunyai tugas berat untuk melatih Bayern. Setelah dibayang-bayangi prestasi Bayern di musim kemarin, Guardiola juga sudah tercatat sebagai pelatih tersukses yang membesut Barcelona sepanjang masa dengan mempersembahkan 14 trofi dalam kurun waktu empat tahun.


Gunter Netzer menambahkan, para pemain profesional di Bayern bisa mendapatkanapa yang mereka mungkin tidak pernah miliki pada waktu-waktu sebelumnya. Pep akan mencoba ide-ide baru dan bahkan bisa membuat sejumlah pemain terkejut. Itu hanya cara untuk memimpin sebuah tim. Sementara itu berbicara dengan sistem kerja pelatih sebelumnya, Pep juga bisa menyesuaikan dan tidak bertentangan dengan kehendak para pemain. Ia justru akan menggunakannya sesuai dengan kemampuan dan bakat sumber daya pemain di dalam timnya.



Source: Gunter Netzer : Pep Sukses Kembangkan Bayern
Selengkapnya Gunter Netzer : Pep Sukses Kembangkan Bayern

Rummenigge: Guardiola Sangat Tepat di Muenchen!

Rummenigge: Guardiola Sangat Tepat di Muenchen!

Rummenigge yang merupakan Ketua Bayern Muenchen menilai jika Pep Guardiola merupakan sosok pelatih yang sangat tepat bagi klubnya yaitu Bayern Muenchen. Menurut pelatih yang bernama lengkap Karl-Heinz Rummenigge, energi yang terdapat di dalam filosofi Guardiola akan membuat Bayern menjadi tim yang lebih tangguh.Pernyataan itu pun diungkapkan oleh Rummenigge untuk menanggapi kesuksesan Bayern meraih gelar juara turnamen pramusim Telekom Cup setelah berhasil menang telak dengan skor akhir 5-1 atas Borussia Moenchen gladbach, pada hari Minggu, 21 Juli 2013, dan kemenangan atas Barcelona kemarin.
Pep Guardiola
Rummenigge mengatakan, ia sudah melihat energi luar biasa yang dibawa oleh Pep. Itulah yang membuatnya ingin pergi ke sana dan bergabung bersama dengan Pep. Ia adalah sosok pelatih yang memiliki ide yang sangat luar biasa, namun ia juga adalah seorang pekerja keras. Tidak ada satu hal pun yang terjadi secara kebetulan saja, tetapi semua detail sudah direncanakan. Pada musim kemarin, di bawah besutan pelatih Jupp Heynckes, Bayern sukses meraih treble winners yaitu Bundesliga, Liga Champions, dan DFB Pokal.


Rummenigge berpendapat, Pep Guardiola juga memiliki kapasitas besar untuk bisa melanjutkan kesuksesan tersebut. Bahkan, ia juga benar-benar merasa yakin jika klub memang membutuhkan sesuatu yang baru setelah apa yang terjadi di musim lalu. Ia sudah merasakannya pada tahun 1975, 1976 dan 2001. Jika Anda sudah mendapatkan kesuksesan besar, maka secara alami Anda akan cenderung mengalami kemunduran nantinya.


Rummenigge mengatakan, itu bukanlah sebuah kebetulan ketika klub tidak memenangkan gelar apapun pada tahun 2001-2002 dan tidak dapat bermain dengan fantastis seperti di musim sebelumnya. Maka dari itu, setiap pemain harus bisa membuktikan dirinya sekali lagi kepada seorang pelatih baru. Selain itu ia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih atas kualitas tinggi yang sudah ditunjukkan oleh skuad, tidak satu pun di antara mereka yang mudah didapatkan. Setiap pemain yang puas akan menjadi seorang pemain yang lapar gelar jika berada di belakang Guardiola.



Source: Rummenigge: Guardiola Sangat Tepat di Muenchen!
Selengkapnya Rummenigge: Guardiola Sangat Tepat di Muenchen!

Pep Guardiola Senang Kalahkan Barcelona

Pep Guardiola Senang Kalahkan Barcelona

Pep Guardiola sebagai pelatih teranyar Bayern Muenchen mengaku sangat senang lantaran bisa mengalahkan Barcelona pada laga Uli Hoeness Cup di Allianz Arena yang digelar pada hari Rabu, 24 Juli 2013 kemarin. Pelatih yang berusia 42 tahun ini juga berpendapat, kemenangan kali ini sangat spesial, karena ia bisa menang atas klub yang sudah membesarkan namanya hingga sekarang ini.


Seperti yang diketahui, pada pertandingan itu Bayern sukses menang telak 2-0 atas Barcelona melalui hasil kerja sama antara Philipp Lahm dan Mario Mandzukic. Ini adalah trofi kedua Bayern setelah pada minggu lalu, mereka juga sukses meraih Telekom Cup usai menundukkan Borussia Moenchen gladbach dengan skor 5-1. Maka dari itu, Pep berujar bahwa laga kemarin adalah sebuah hari yang sangat istimewa. Pada perjalanan hidupnya, baik sebagai seorang pemain ataupun pelatih, ini adalah pertama kalinya ia berhadapan dengan Barca.
jupp-heynckes-image-28-07-2013
Pep Guardiola mengatakan, ini merupakan pertandingan persahabatan, namun ini adalah tes yang baik sebelum melangkahkan kaki di Piala Super Eropa. Barcelona memang selalu menjadi tim yang sangat bagus. Ia juga tidak menampik, sangat merasa senang karena bisa bermain dengan sejumlah pemain di klub yang dikenalnya. Tentu saja Barcelona akan menjadi tim yang sulit untuk dihadapi pada setiap laga.


Pep Guardiola pun menyatakan harapannya untuk bisa meneruskan kesuksesan Jupp Heynckes, yang mampu meraih treble winners di musim lalu. Mantan pelatih dari klub Barcelona tersebut juga mengaku, bahwa dirinya akan berusaha maksimal mungkin untuk meraih tiga gelar lainnya, yaitu Piala Super Jerman, Piala Super Eropa dan juga Piala Dunia Antar Klub.


Pep Guardiola mengungkapkan, Jupp Heynckes sudah memberinya sebuah kesempatan besar untuk berjuang di tiga trofi tersisa. Sekarang ini ia mengaku hanya bisa mengucapkan terima kasih dan terus mencoba supaya tidak gagal untuk mempertahankan kedudukan. Menurutnya, proses pemulihan memangakan sedikit mepet untuk pertandingan melawan Dortmund di Piala Super Jerman, tetapi tim akan mencoba untuk bermain dengan lebih baik lagi.



Source: Pep Guardiola Senang Kalahkan Barcelona
Selengkapnya Pep Guardiola Senang Kalahkan Barcelona

Bastian Schweinsteiger Ingin Die Roten Menang

Bastian Schweinsteiger Ingin Die Roten Menang

Bastian Schweinsteiger ingin meraih berbagai kemenangan bersama dengan Die Roten. Menjelang laga turnamen Uli Hoeness Cup kontra Barcelona, pemain yang berada di posisi gelandang klub Bayern Munchen, yaitu Bastian Schweinsteiger menyatakan keinginannya untuk bisa membawa Die Roten menjadi klub terbaik di dunia. Bagaimana caranya? Tentu saja dengan mengalahkan klub asal Catalan tersebut. Seperti yang diketahui, dalam perjalanan meraih trofi Liga Champions pada akhir bulan Mei lalu, Bayern sukses mengalahkan Blaugrana di babak semifinal dengan agregat 7-0. Walaupun begitu, Bastian Schweinsteiger tidak mau langsung memandang rendah sang lawan.


bastian-schweinsteigerBastian Schweinsteiger mengungkapkan, Barcelona merupakan klub favorit. Klub yang ingin memenangkan Liga Champions harus bisa mengalahkan mereka dulu dalam beberapa tahun ini. Ia juga mengaku, masih  memandang Barcelona sebagai klub terbaik yang ada sekarang ini. Seperti yang dilansir dari Sbobet, wakil kapten Die Roten ini memang cukup beralasan dan sesuai dengan fakta yang ada. Selain itu, pernyataan Bastian tersebut juga ikut diamini oleh  Philipp Lahm. Bek yang serba bisa ini menyoroti pentingnya pertandingan di Allianz Arena, pada hari Rabu 24 Juli 2013 waktu setempat kemarin, sebagai sebuah langkah awal untuk menjadi klub terbaik.


Bastian Schweinsteiger mengatakan, Barcelona akan tetap menjadi klub pertama yang dipikirkan semua orang. Maka dari itu, ia tidak bisa menganggap enteng mengenai pencapaian membanggakan tersebut. Sementara Direktur Bayern Karl-Heinz Rummenigge merasa yakin, jika keputusan menunjuk Pep Guardiola sebagai pengganti Jupp Heynckes merupakan sebuah langkah pasti untuk menuju kemajuan di masa mendatang. Menurutnya, sekarang ini Bayern tengah membutuhkan suasana yang baru usai mengarungi pertarungan hebat di musim lalu.


Ia sendiri juga ikut mengalami masa-masa lalu, seperti pada tahun 1975, 1976, dan 2001. Setiap orang pasti mempunyai kecenderungan untuk lengah. Padahal, sikap seperti itu merupakan tanda-tanda kemunduran. Oleh sebab itu, Rummenigge pun meyakini, bahwa kehadiran Pep tidak akan membuat para penggawa Bayern Munchen bisa duduk bersantai setelah meraih treble di musim lalu. Tentu saja Pep akan terus melatih para punggawa Muenchen untuk bisa berkembang.


 



Source: Bastian Schweinsteiger Ingin Die Roten Menang
Selengkapnya Bastian Schweinsteiger Ingin Die Roten Menang

Pep Guardiola Berpendapat Mengenai Vilanova

Pep Guardiola Berpendapat Mengenai Vilanova

Pep Guardiola berpendapat mengenai Tito Vilanova. Seperti yang diketahui, hubungan yang terjalin antara Josep dengan Tito memang sedang tidak harmonis. Kedua pelatih tersebut juga terlibat perang komentar di media massa. Lalu, bagaimana reaksi dari Pep terkait dengan situasi saat ini yang sedang dialami oleh mantan asistennya tersebut? Tito Vilanova yang sekarang genap berusia 44 tahun harus berjuang keras untuk mempertahankan hidupnya dari penyakit kanker kelenjar parotis sehingga harus mengundurkan diri sebagai pelatih Barcelona.


tito-vilanova-image-22-07-2013


Pep Guardiola memang tidak ada kaitannya dengan keadaan Tito. Tetapi sejumlah wartawan tetap saja meminta pendapat dari Pep mengenai kondisi Vilanova sekarang ini, terlebih setelah mengundurkan dirinya dari kursi kepelatihan Barca sejak hari Jumat, 19 Juli 2013 lalu. Sebenarnya, keadaan yang sekarang ini tengah menimpa Vilanova tak bisa membuat Pep meneruskan perang dingin diantaranya keduanya.


Pep Guardiola juga merasa amat terpukul. Sebagai teman selama puluhan tahun semenjak masih berada di La Masia pada tahun 1980, Pep pun ikut merasa sedih. Menurut Pep, Tito adalah temannya dan terus ia sayangi hingga saat ini. Pep yang diwawancarai usai melakoni pertandingan melawan Hamburg dengan skor kemenangan telak 4-0 di babak semifinal Telekom Cup, pada hari Sabtu 20 Juli 2013 ini pun memberikan dukungan untuk kebaikan Vilanova.


Akan tetapi, pernyataan yang diutarakan Pep seperti yang dilansir dari MasterAgenBola yang merupakan agen SBOBet tersebut jelas saja sangat bertolak belakang dengan serangan verbal dirinya kepada Barca sebelumnya yang merasa jika pihak klub dan presiden Sandro Rosell memanfaatkan penyakit kanker yang sedang dialami Vilanova untuk menyerangnya. Vilanova pun membalasnya dengan menyebutkan jika Pep hanya satu kali saja menjenguknya pada saat menjalani kemoterapi di New York, sebuah kota di mana Guardiola saat ini tinggal, padahal Tito sudah berobat di sana selama tiga bulan.


Perang kata dingin yang terjadi di media massa ini memang sudah dilupakan Guardiola. Pelatih Bayern Munich ini pun ikutmendoakan supaya Tito Vilanova bisa segera sembuh dari penyakit kanker yang sekarang sedang menggerogoti tubuhnya ini. Pep juga mengharapkan agar Vilanova bisa sembuh seperti sedia kala dan kembali memasuki dunia kepelatihan. Pelatih yang berusia 42 tahun ini juga mengatakan, ia hanya bisa mendoakan agar Vilanova dan seluruh keluarganya diberikan kekuatan dalam menghadapi masa-masa sulit seperti sekarang.



Source: Pep Guardiola Berpendapat Mengenai Vilanova
Selengkapnya Pep Guardiola Berpendapat Mengenai Vilanova

Carles Rexach Mengatakan Alcantara Ikuti Pep

Carles Rexach Mengatakan Alcantara Ikuti Pep

Carles Rexach yang merupakan mantan pelatih klub Barcelona tidak merasa kaget jika Thiago Alcantara benar-benar hijrah ke Bayern Muenchen. Menurutnya, hal itu disebabkan karena kehadiran Pep Guardiola di sana sebagai seorang pelatih. Ia juga berpendapat, apabila diberi kesempatan besar, maka Alcantara akan menjadi pemain hebat dan Barca akan terkesan menjual terlalu murah kepada Bayern. Seperti yang diketahui, Alcantara segera menyelesaikan transfer setelah Barcelona dan Bayern sudah mencapai satu kesepakatan. Bayern membayar Barca sebesar 25 juta euro atau sekitar Rp 326,6 miliar.
carles-rexach-image-17-07-2013
Carles Rexach menilai, untuk sekarang ini  transaksi itu memang sudah menguntungkan kedua belah pihak. Akan tetapi, Alcantara adalah salah satu pemain yang sangat berbakat. Pemain yang berposisi aktif sebagai gelandang itu bisa berkembang pesat dan menjadi pemain hebat sehingga harga itu nantinya bisa menjadi terlalu murah. Seperti yang dikutip dari MasterAgenBola yang merupakan agen SBOBet, ia pun menambahkan, jika saja Alcantara bisa bermain lebih banyak di tengah lapangan, maka ia dipercaya bisa menjadi seorang pemain hebat. Saat itu bisa dikatakan bahwa Barca melepasnya dengan harga yang terlalu rendah.


Carles Rexach mengungkapkan, sekarang ini Barca dan Bayern Muenchen memang sedang merasa beruntung. Ia juga tidak percaya bahwa ada satu pihak yang mencuri. Apabila ada pihak yang tangannya sedang berada di atas, maka ia adalah Thiago. Jika dia akhirnya pergi, hal itu karena keputusan dirinya sendiri. Menurutnya, kebesaran Bayern Muenchen dan keberadaan Pep Guardiola yang menjadi faktor utama dari kepindahannya.


Carles Rexach mengaku tidak terkejut jika Thiago akan pindah ke Bayern. Sebab pelatih yang menginginkan dia adalah Pep Guardiola yang sudah sangat mengetahui dirinya. Selain itu, ia akan bergabung dengan salah satu klub terbesar di Eropa. Hanya waktu saja yang bisa membuktikan bahwa ia menerima lebih di Bayern daripada di Barca. Ia pun berpendapat, apabila Thiago bermain dengan mengerahkan 100 persen kemampuannya di Bayern, tentu saja Barca bisa menyesal sudah membiarkannya pergi.



Source: Carles Rexach Mengatakan Alcantara Ikuti Pep
Selengkapnya Carles Rexach Mengatakan Alcantara Ikuti Pep

Mario Gomez Ingin Dapatkan Gelar

Mario Gomez Ingin Dapatkan Gelar

Mario Gomez sekarang ini sangat berharap untuk bisa membawa mentalitas pemenang ke klub barunya, yaitu Fiorentina. Selain itu, ia juga merasa optimis untuk membantu pasukan dari Vincenzo Montella mengangkat trofi pertama mereka dalam lebih dari satu dekade, semenjak terakhir kalinya berhasil menjuarai Coppa Italia pada tahun 2001 silam.


Mario Gomez yang merupakan pemain internasional Jerman ini bergabung dengan La Viola dengan menandatangani kontrak selama 4 musim. Ia juga memiliki ambisi besar untuk bisa membawa Fiorentina tampil di ajang Liga Champions, dan bersaing dengan klub besar lainnya seperi Napolo dan Juventus untuk memperebutkan gelar Scudetto. Seperti yang dilansir SBobet pada hari Selasa, 16 Juli 2013 kemarin, ia menyatakan jika mimpinya sekarang adalah untuk memenangkan gelar di Italia.


mario-gomezMario Gomez mengatakan, Fiorentina sudah menegaskan jika mereka mempunyai ambisi di liga dan ingin terus meningkatkan performanya. Fiorentina sudah memulainya sejak empat tahun yang lalu, dan ingin menjadi lebih kompetitif lagi untuk mengikuti kompetisi di Serie A, juga di Eropa pada musim depan. Pemain yang dipinang dari klub Bayern Munich ini juga menambahkan, ia memang tidak bisa menjamin sejumlah gol. Akan tetapi satu hal yang paling penting adalah untuk mencetak gol demi kemenangan tim. Ia akan menghasilkan gol sesuai dengan yang dibutuhkan.


Mario Gomez sebelumnya sudah menghabiskan perjalanan kariernya di Jerman, tetapi setelah ikut membantu klub berjuluk Die Roten meraih treble winners pada musim lalu, pemain yang kini genap berusia 28 tahun itu berniat hengkang. Kehadiran Pep Guardiola di Allianz Arena juga mempengaruhi keputusan Gomez untuk bergabung bersama dengan Fiorentina.


Mantan pemain Stutgart ini juga menjelaskan, pada saat itu sudah jelas jika ia harus meninggalkan Bayern dan memutuskan salah satu di antara Spanyol ataupun Italia. Menurutnya, memenangkan segala gelar bergengsi bersama dengan Bayern merupakan sebuah impian yang fantastis, maka dari itu ia ingin berusaha untuk dapat merubahnya menjadi kenyataan.



 



Source: Mario Gomez Ingin Dapatkan Gelar
Selengkapnya Mario Gomez Ingin Dapatkan Gelar

Thiago Alcantara Senang di Munchen

Thiago Alcantara Senang di Munchen

Thiago Alcantara yang merupakan pemain rekrutan terbaru dari klub Bayern Munchen sudah tidak bisa menutupi rasa gembiranya ketika resmi bergabung bersama dengan klub Jerman yang sukses meraih gelar treble tersebut. Hal itu di karenakan, di Bayern ia akan bertemu kembali dengan mantan pelatihnya di Barcelona dahulu, yaitu Pep Guardiola. Menurut penilaian Thiago, ia tidak pernah menemukan pelatih hebat lainnya selain Guardiola.


Thiago Alcantara yang adalah mantan pemain dari Barca ini menyatakan pada saat menggelar konferensi pertamanya sebagi pemain Bayern, bayern-thiagohampir semua orang sudah mengetahui bahwa Guardiola adalah pelatih yang seperti apa. Ia mengaku sudah pernah merasakan dilatih oleh Guardiola di tim yunior Barca dan ia tidak tahu pelatih mana yang lebih baik dari dia. Menurutnya, Pep selalu memberikan kepercayaan kepadanya dan untuk itu ia berterima kasih kepada Pep.


Thiago Alcantara yang merupakan kapten tim nasional Spanyol U-21 ini juga mengakui bahwa kepindahannya ke Bayern merupakan sebuah tantangan besar. Menurutnya, bukan hal yang mudah baginya untuk meninggalkan klub sebesar Barcelona, terlebih lagi ia sudah merasa betah di sana. Akan tetapi, bermain untuk Bayern sekarang ini adalah sebuah tantangan besar baginya. Ia menjelaskan, bahwa Munchen adalah sebuah kota yang indah dan mempunyai antusiasme besar untuk sepak bola. Sementara Bayern adalah klub besar dengan sejarah panjang.


Thiago Alcantara memang tidak membutuhkan waktu yang lama lagi untuk bereuni dengan Barcelona. Sebab, pada minggu depan klub yang juga dikenal dengan julukan Die Roten dan Blaugrana ini akan bersua di dalam pertandingan persahabatan. Ia pun mengaku sudah tidak sabar untuk bertemu lagi dengan mantan klubnya itu. Ia juga mengatakan sangat merasa antusias untuk bertemu bersama dengan rekan-rekan di Barca. Menurutnya, seluruh kawan lamanya itu sangatlah baik dan selalu mendoakan keberhasilan untuknya. Seperti yan diketahui, Thiago merupakan pemain ketiga yang direkrut Bayern dengan bayaran sebesar 25 juta poundsterling.


 


 


 



Source: Thiago Alcantara Senang di Munchen
Selengkapnya Thiago Alcantara Senang di Munchen

Pep Guardiola Kecam Barca

Pep Guardiola Kecam Barca

Pep Guardiola yang merupakan pelatih teranyar dari klub Bayern Munchen, mengecam mantan klubnya yaitu Barcelona. Menurut pengakuannya, Barca terus saja mengganggu dirinya pada saat ia sedang menikmati masa libur di New York, Amerika Serikat. Pep memang meninggalkan Barcelona setelah membawa klub tersebut meraih kesuksesan besar. Ia pun memilih untuk meninggalkan Barca pada akhir musim 2011-2012 kemarin dan meninggalkan hingar bingar dunia sepak bola sementara waktu untuk berlibur di Amerika. Begitu mengakhiri masa liburannya, ia pun kemudian menerima tawaran resmi untuk melatih Bayern Munchen.


Pep Guardiola mengeluhkan masalah itu kepada Master Agen Bola. Ia mengatakan, sudah pergi 6.000 mil jauhnya dari Barcelona dan barca-dikecammeminta agar presiden Barca dapat membiarkan dirinya sendiri. Dan ternyata, mereka tidak dapat menepati janjinya tersebut. Ia juga melanjutkan ingin memanfaatkan waktu  yang ada untuk pergi. Jadi, hal ini bukanlah merupakan tanggung jawab dari Presiden Barca. Sebab itu adalah tanggung jawab dirinya yang sudah memutuskan untuk segera pergi.


Pep Guardiola mengungkapkan, merekaakan terus melakukan pekerjaan mereka dan ia juga berharap agar mereka selalu sukses di dunia. Sebab, mereka akan selalu menjadi salah satu bagian di dalam perjalanan hidupnya. Ia juga tidak perlu mengatakan betapa berartinya klub tersebut bagi sejarah kariernya. Terlebih lagi, di tahun ini sudah terlalu banyak hal-hal yang terjadi dan mereka sudah melewati garis batas. Untuk memanfaatkan keadaan dari Tito Vilanova yang sakit sebagai alasan untuk mengganggu dirinya merupakan sebuah tindakan yang sudah melukai Pep.


Pep Guardiola menjelaskan, ini adalah suatu hal yang tidak bisa dilupakan. Guardiola memang mengecam Barca tanpa menyebutkan detail gangguan seperti apa yang sudah dibuat Barca. Ia mengatakan, sudah menjenguk Tito ketika berada di New York. Apabila ia belum bertemu dengannya, maka itu lebih karena saat-saat dan kondisi yang belum memungkinkan.


Pep Guardiola juga mengatakan, sekarang ini ia sudah melakukan hal-hal yang terbaik yang ia bisa dengan segala kekuatan untuk membantu Barca dahulu. Keputusan yang diambilnya untuk pergi adalah demi kepentingannya sendiri. Maka dari itu, sebaiknya Barcelona bisa bersantai saja dalam keadaan apa pun, karena setiap orang mempunyai pekerjaan masing-masing yang harus dikerjakan.


 



Source: Pep Guardiola Kecam Barca
Selengkapnya Pep Guardiola Kecam Barca

Pep Guardiola Dapat Hadiah Spesial

Pep Guardiola Dapat Hadiah Spesial

Pep Guardiola selaku pelatih teranyar klub Bayern Muenchen mengaku merasa bahagia lantaran dapat bekerja sama dengan Arjen Robben di Allianz Arena. Menurut pendapatnya, Robben adalah salah satu pemain yang jasanya sangat dibutuhkan di dalam skuad berjuluk Die Rotten tersebut. Sebelumnya, Robben memang sempat dikabarkan akan hengkang dari Bayern ketika Guardiola diresmikan untuk mengganti posisi dari Jupp Heynckes. Sebab, ia disebut-sebut mempunyai gaya bermain yang tidak cocok dengan filosofi permainan dasar dari Guardiola.
pep-guardiola-image-08-07-2013
Pep Guardiola memang tertarik dengan gaya permainan Robben. Akan tetapi, ia kurang menyetujui pergerakan Robben yang sering kali menusuk secara mendadak dari sisi sayap kanan sebelum pada akhirnya melepaskan tendangan ke arah gawang. Hal itulah yang disebut-sebut menjadi akar dari ketidak cocokan dengan skema yang bakal diterapkan Guardiola. Rumor itu kemudian semakin memanas pada saat Bayern mendatangkan Mario Goetze yang dinilai lebih kreatif dari Robben.


Namun, jika melihat kontribusi besar Arjen Robben yang sukses membawa Bayern mendulang treble winnersdi musim lalu, Guardiola pun membantah jika mantan pemain Chelsea tersebut akan masuk ke dalam daftar jual. Menurut penilaiannya, Robben masih akan menjadi salah satu pemain kunci dari Bayern di musim depan.


Pep Guardiola mengatakan, Robben adalah hadiah spesial bagi dirinya. Ia merupakan seorang pemain yang sangat cerdas. Ketika menjalani acara konferensi pers tersebut ia juga melanjutkan, latihan perdana bersama dengan skuad Bayern cukup membantu untuk mengenal tipe masing-masing permainan yang dimiliki anak asuhnya. Ia pun mengaku senang karena seluruh pemain dan staf pelatih terus memberikan dukungan besar kepadanya.


Pep Guardiola mengungkapkan, ia dan seluruh anggota timnya sudah banyak belajar. Para pemain dan klub juga telah banyak membantu dirinya untuk beradaptasi. Mereka semua sudah membantu Pep dalam hal bahasa dan juga menunjukkan dukungan yang besar sehingga dapat mengatrol semangatnya. Ia pun menngaku sudah memiliki banyak rencana yang akan digunakan pada musim mendatang. Ia akan terus membuat terobosan untuk mencoba hal-hal baru yang sebelumnya belum pernah diterapkan.



Source: Pep Guardiola Dapat Hadiah Spesial
Selengkapnya Pep Guardiola Dapat Hadiah Spesial

Pep Guardiola Sudah Akrab Dengan Robben

Pep Guardiola Sudah Akrab Dengan Robben

Pep Guardiola selaku pelatih teranyar dari klub Bayern Munchen rupanya sudah dapat dengan mudah beradaptasi dengan para pemain yang akan diasuhnya nanti pada saat melaksanakan latihan pramusim. Bahkan, mantan pelatih dari tim raksasa Barcelona ini juga sempat tertangkap kamera tengah bercanda akrab dengan menendang bokong Arjen Robben di sela-sela sesi latihan tersebut.


Pep Guardiola dan Robben sebelumnya memang sempat menjadi topik terhangat dari sejumlah media massa pemberitaan di Eropa. Robben disebut-sebut akan meninggalkan Allianz Arena karena dinilai mempunyai gaya bermain yang tidak sesuai dengan filosofi permainan dari Guardiola. Permainan Robben yang sering kali menusuk dari sisi sayap sebelum pada akhirnya melepaskan tendangan bebas ke arah gawang dinilai tidak sesuai dengan tipikal permainan Guardiola. Terlebih lagi kabar itupun semakin memanas saja ketika Bayern menggandeng Mario Goetze yang dinilai lebih kreatif jika dibandingkan dengan Robben.


Akan tetapi, rumor yang beredar tersebut langsung dibantah oleh kedua belah pihak. Guardiola pun langsung menampik sejumlah kabar burung robben-pepitu dan menyebut bahwa Robben adalah seorang pemain yang amat spesial baginya. Sementara itu, Robben pun mengaku bangga bisa dilatih oleh pelatih berkemampuan hebat seperti Guardiola.


Pada video yang berdurasi selama 39 detik sesuai lansiran dari offthepost.info, terlihat hubungan yang terjalin di antara Guardiola dan Robben cukup baik pada saat melaksanakan latihan pramusim. Robben bersama dengan seluruh rekannya di tim terlihat serius mengikuti arahan yang diberikan oleh Guardiola.Bahkan, di sela-sela waktu latihannya, Robben dan Guardiola terlihat sempat beradu pendapat dengan ringan.


Pep Guardiola secara tiba-tiba lantas melayangkan kaki kanannya ke arah bokong Robben sambil tertawa. Sama halnya dengan Robben yang hanya tersenyum lebar ketika merespons tindakan pelatih barunya tersebut. Video yang dapat dilihat di media massa online itu sekaligus menampik rumor yang selama ini tengah marak beredar, yang menganggap jika hubungan di antara mereka berdua tidak baik. Pada video tersebut, sangat terlihat keakraban yang dijalin oleh Guardiola dan Robben.



Source: Pep Guardiola Sudah Akrab Dengan Robben
Selengkapnya Pep Guardiola Sudah Akrab Dengan Robben

Bastian Schweinsteiger Optimis Terhadap Pep

Bastian Schweinsteiger Optimis Terhadap Pep

Bastian Schweinsteiger menyambut dengan optimis prospek Bayern Munchen di bawah kepemimpinan der Trainer Pep Guardiola yang dimulai pada musim 2013/2014 ini. Menurut gelandang andalan klub berjuluk Die Roten ini, Pep akan meningkatkan kemampuan Bayern di musim mendatang, meskipun ia mengakui jika hal itu tidak akan mudah untuk sang pemimpin. Ia mengatakan, sangat istimewa rasanya karena tim sudah bisa mengenal sosok pelatih seperti Pep. Menurutnya, Pep adalah orang yang mengetahui tentang segalanya di dunia sepak bola. Maka dari itu tim dengan sepenuh hati berharap agar Pep dapat membawa peningkatan buat tim, meskipun harus dijalani dengan sedikit sulit.


pep-guardiolaBastian Schweinsteiger kepada Sbobet juga mengungkapkan, satu hal yang wajib dilakukan oleh skuad Bayern dan Pep adalah untuk saling terbiasa dan saling mengenal antara satu sama lainnya. Pemain andalan tim nasional Jerman ini juga merasa yakin jika Bayern dan Pep akan bisa saling memahami dengan baik.


Bastian Schweinsteiger mengungkapkan, pada saat Louis van Gaal dahulu melatih, butuh sedikit waktu untuk ia dan seluruh anggota tim saling mengerti. Akan tetapi sekarang ini ia merasa jika Pep Guardiola tidak akan menemui kesulitan. Bayern mempunyai banyak kualitas besar di dalam tim timnya dan tentu saja Pep bisa memainkan filosofi dasar yang pasti ingin ia tingkatkan terus. Maka dari itu Pep sudah pasti tidak akan terbentur oleh berbagai permasalahan yang mungkin saja terjadi.


Salah satu hal yang menjadi tantangan Bayern di bawah kepemimpinan Pep ialah menyamakan atau bahkan untuk melewati prestasi yang sudah mereka capai di musim ini. Seperti yang diketahui, Bayern Munchen sukses merebut gelar Bundesliga, Liga Champions, dan juga DFB Pokal sehingga menjadikan mereka sebagai klub pertama yang meraih gelar treble. Akan tetapi menurut pendapat Schweinsteiger, prestasi yang menjulang tinggi tersebut justru menambah hasrat Bayern untuk meraih lebih banyak trofi di musim mendatang. Ia mengatakan, jika Bayern akan menjadi lebih lapar lagi jika dibandingkan dengan musim lalu.



Source: Bastian Schweinsteiger Optimis Terhadap Pep
Selengkapnya Bastian Schweinsteiger Optimis Terhadap Pep

Louis van Gaal : Bahasa Faktor Penting Bagi Pep

Louis van Gaal : Bahasa Faktor Penting Bagi Pep

Louis van Gaal yang merupakan mantan pelatih klub Bayern Munchen yang sekarang ini sedang menangani tim nasional Belanda, merasa yakin jika faktor bahasa akan menjadi satu masalah utama dan penting bagi Pep Guardiola. Seperti yang diketahui, pelatih berusia 42 ini sudah resmi menjadi pelatih Die Roten. Terlebih lagi, menurutnya, bahasa Jerman termasuk ke dalam bahasa yang sangat sulit untuk cepat dikuasai orang.


Louis van Gaal mengungkapkan, penguasaan bahasa akan sangat penting untuk Pep karena bahasa Jerman untuk orang Spanyol sama sulitnya guardiola-jermandengan bahasa Spanyol untuk dirinya yang merupakan orang Belanda. Seperti yang dilansir dari Maser Agen Bola, Van Gaal mengatakan ia memiliki tips untuk mantan anak buahnya di Barca tersebut. Saran dari Van Gaal tak lain dan tak bukan adalah supaya Pep tidak merasa segan lagi untuk meminta tolong kepada Bastian Schweinsteiger dan kawan-kawan nanti.


Louis van Gaal berpendapat, situasi yang dialami Pep di Bayern mengingatkan dirinya ketika berada di Barca dulu. Pada awal kedatangan dirinya di Barcelona, ia terus mengingatkan para pemain untuk tidak segan mengoreksi jika ada perkataan dirinya yang salah pengucapan ataupun intonasi suaranya. Menurut pelatih yang sekarang tengah membesut tim nasional Belanda ini, metode itu juga sangat membantu untuk lebih mendekatkan diri lagi dengan seluruh pemain di klub tersebut.


Ia juga menambahkan, apabila Pep tak segan meminta tolong, maka para pemain pasti akan bersedia untuk membantunya sepenuh hati. Hal itu tentu saja bisa mempercepat terjalinnya hubungan dan komunikasi di antara para pemain dan pelatihnya. Para pemain Jerman pasti bersedia membantu Pep. Masukan yang diberikan oleh Van Gaal yang sukses membawa Bayern ke babak final Liga Champions tahun 2010 ini memang harus digunakan Pep selama menjalani tugas dan kewajibannya untuk menduduki kursi kepelatihan Bayern. Akan tetapi, Pep sendiri tidak lantas datang ke Allianz Arena tanpa membawa persiapan apapun. Sejak diumumkan resmi menjadi pelatih Bayern, Pep yang pada saat itu masih berada di New York memang sudah mempelajari bahasa Jerman dengan bantuan guru privat.



Source: Louis van Gaal : Bahasa Faktor Penting Bagi Pep
Selengkapnya Louis van Gaal : Bahasa Faktor Penting Bagi Pep

Pep Guardiola Terus Mempelajari Bahasa Jerman

Pep Guardiola Terus Mempelajari Bahasa Jerman

Pep Guardiola, yang merupakan pelatih teranyar klub Jerman jelas saja harus terus mempelajari bahasa Jerman. Mau tak mau ia harus tetap bisa lancar berbahasa Jerman, setidaknya mengenai kata yang penting-penting saja. Maka dari itu, dalam penerbangan selama dua jam dari Barcelona menuju Bayern Munchen, pelatih anyar Bayern Munchen itu juga menyempatkan dirinya untuk mempelajari bahasa Jerman dengan dibantu oleh sang istri tercintanya, Cristina.


pep-guardiolaPep Guardiola seperti yang dilansir dari Ibcbet mengungkapkan, bahwa dirinyamempelajari tata bahasa Jerman selama 4 bulan terakhir ini. Tentu saja hal ini menjadi sebuah tantangan tersendiri, mengingat tata bahasa Jerman yang tak bisa dikatakan mudah. Yang menjadi salah satu metode dalam sesi belajar Pep ialah meminta agar sang istri bisa mengetes penguasaan dirinya dalam berbicara dan mengucapkan berbagai kosa kata Jerman. Ia pun sempat berlatih dan sukses melontarkan satu kalimat dalam bahasa Jerman.


Pep Guardiola mengatakan, kita masih harus membicarakan beberapa hal penting dengan para pemain di Jerman. Pada saat waktu makan siang, Pep juga masih sempat untuk membaca buku catatannya. Kosa kata bahasa Catalan sudah ditandai dengan warna hijau, sementara bahasa Jerman dengan warna hitam dan beberapa koreksi dengan warna merah.


Jelas saja menguasai bahasa Jerman sudah menjadi satu kewajiban bagi Pep. Terlebih lagi ia belum pernah mempelajari bahasa tersebut sebelumnya. Selama berada di New York dan Barcelona, Pep sudah menyiapkan diri dengan memanggil pengajar pribadi dan menghabiskan 4 jam dalam satu hari demi mempelajari bahasa Jerman. Walaupun demikian, rupanya Pep sudah siap untuk menunjukkan penguasaan bahasa Jermannya kepada media massa dan para wartawan di Allianz Arena.


Hari ini dikabarkan juga ia bakal menggelar konferensi pers pertamanya di Allianz Arena waktu setempat nanti. Pada sesi wawancara tersebut, ia berencana akan berbicara dalam bahasa Jerman dan bisa menjawab semua pertanyaan dari para peliput berita Jerman itu dengan baik.


 



Source: Pep Guardiola Terus Mempelajari Bahasa Jerman
Selengkapnya Pep Guardiola Terus Mempelajari Bahasa Jerman

Pep Guardiola Ditunggu di Allianz Arena

Pep Guardiola Ditunggu di Allianz Arena

Pep Guardiola yang merupakan pelatih teranyar klub Bayern Munchen, dijadwalkan bakal diperkenalkan secara resmi oleh pihak manajemen klub di Allianz Arena, pada hari ini Senin 24 Juni 2013 siang waktu setempat. Seperti yang dilansir dariSbobet, Pep dijadwalkan tiba di Munchen pada hari Minggu malam dengan menggunakan pesawat Lufthansa LH 1815 bersama dengan seluruh keluarganya dan juga asisten pelatih Domenec Torrent.


pep-guardiolaPep Guardiola akan menghadiri konferensi pers dan pengenalan resminya yang juga bakal dihadiri oleh 200 wartawan dari seluruh dunia. Selain itu, sesi latihan pertama mantan pelatih klub Barcelona pada hari Rabu dan Kamis itu juga akan disaksikan oleh sebanyak 25.000 pasang mata di Allianz Arena. Kedatangan pertama kali Pep di Bayern Muenchen memang menyedot banyak perhatian dari seluruh warga di Jerman. Sebab, sebelumnya tidak banyak orang yang menyangka jika Pep akan memilih Bayern Munchen sebagai klub yang akan ia besut. Terlebih lagi, ia memang sudah mempunyai nama besar.


Pep Guardiola pernah membawa Barcelona meraih 14 trofi hanya dalam 4 tahun saja. Prestasi ini cukup membuat Pep menjadi bidikan dari banyak klub elite dan sering digosipkan akan membesut klub di Premier League. Akan tetapi, rupanya ia lebih memilih untuk pindah ke Jerman. Satu hal yang paling dinantikan dari kehadiran Pep di Allianz Arena ialah mengenai apa saja yang akan dilakukan olehnya dengan tim warisan Jupp Heynckes itu. Menjelang suksesi jabatan pelatih, Heynckes meninggalkan skuad yang kuat untuk Pep, bahkan mampu meraih treble winnres dengan menjuarai Bundesliga 1, DFB Pokal, dan Liga Champions.


Inilah yang menjadi beban terberat bagi Pep. Terlebih lagi di Bundesliga musim 2012-2013, Bayern Munchen hanya satu kali saja mengalami pahitnya kekalahan. Mereka pun mengakhiri kompetisi dengan sangat perkasa, yaitu unggul 25 poin dari runner-up Borussia Dortmund yang berada di klasemen akhir. Sementara di ajang bergengsi Liga Champions, mereka muncul sebagai juara dalam all-German final yang juga menghadapi Borussia Dortmund.


 



Source: Pep Guardiola Ditunggu di Allianz Arena
Selengkapnya Pep Guardiola Ditunggu di Allianz Arena

Pep Yang Menawarkan Diri Untuk Jadi Pelatih Munchen

Pep Yang Menawarkan Diri Untuk Jadi Pelatih Munchen

Pep Guardiola yang menawarkan diri untuk jadi pelatih Munchen. Ya, itu adalah kabar yang beredar hingga saat ini. Namun, apa jadinya jika kenyataan yang ada ternyata berkata sebaliknya? Baru-baru ini harian terkemuka Jerman Der Spiegel memang sudah membeberkan sebuah fakta yang mengejutkan. Mereka menyatakan bahwa Guardiola sendirilah yang menawarkan diri untuk melatih Bayern. Jadi, bukan karena para petinggi FC Hollywood yang sengaja merayu mantan nakhoda sukses Barcelona itu untuk berlabuh ke Bavaria. Semuanya itu bermula pada tanggal 26 Juli 2011 lalu. Pada saat itu, Presiden Bayern Uli Hoeness dan Karl-Heinz Rummenigge sedang makan malam di restoran yang terletak di dalam kompleks Allianz Arena.


pep-guardiolaPep secara tiba-tiba didatangi oleh kedua petinggi Bayern. Guardiola yang saat itu masih berstatus sebagai pelatih klub Barcelona pun menyatakan bahwa dirinya sangat terkesan dengan filosofi yang dimiliki Bayern. Nakhoda berusia 42 tahun itu bahkan menyatakan minatnya untuk menukangi FC Hollywood di masa mendatang. Seperti yang diketahui, Bayern memiliki filosofi sepak bola yang sangat menarik. Guardiola bahkan membayangkan jika suatu hari nanti dapat menjadi pelatih di klub itu.


Pep yang menyatakan hal tersebut tentu saja membuat Hoeness dan Rummenigge terkejut. Maklum saja, Guardiola yang sukses mempersembahkan 14 gelar bergengsi bagi klub raksasa Barcelona tersebut merupakan pelatih papan atas yang sangat diminati klub-klub top Eropa seperti Manchester United (MU), Manchester City (Man City), Chelsea, hingga AC Milan. Seakan tak ingin melewatkan kesempatan berharga itu, Rummenigge dan Guardiola saling bertukar nomor telepon ketika makan malam usai. Pertemuan di restoran itu rupanya menjadi titik awal merapatnya Guardiola ke Allianz Arena.


Hal itu terbukti, Rummenigge dan Guardiola kembali mengadakan pertemuan penting di Barcelona pada Juli 2012 lalu. Pertemuan yang berlangsung selama enam jam itu pada akhirnya berbuah manis. Dua bulan berikutnya Guardiola menghubungi Rummeniege dan mengatakan setuju melatih Bayern. Pada 16 Januari 2013 FC Hollywood akhirnya secara resmi menunjuk Guardiola sebagai pelatih menggantikan Jupp Heynckess. Bergabungnya Guardiola ke Bayern rupanya tidak hanya disambut sukacita fanssetia FC Hollywood, melainkan juga dari berbagai kalangan yang ada.


 


 



Source: Pep Yang Menawarkan Diri Untuk Jadi Pelatih Munchen
Selengkapnya Pep Yang Menawarkan Diri Untuk Jadi Pelatih Munchen

Pep Belajar Bahasa Jerman Demi Munchen

Pep Belajar Bahasa Jerman Demi Munchen

Pep Guardiola, pelatih yang berusia 42 tahun ini terus mempelajari bahasa Jerman menjelang menjalani masa jabatannya sebagai pelatih klub ternama Bayern Muenchen. Ya, menurut kakak sekaligus agennya, yakni Pere Guardiola, mantan pelatih Barcelona itu saat ini sudah menghabiskan waktu selama empat jam untuk belajar bahasa Jerman. Ia mengatakan, kini adiknya itu sudah seperti orang gila dengan mempelajari bahasa Jerman selama empat jam dalam sehari. Seperti hal-hal lainnya yang ia lakukan setiap hari, ia terus menyiapkan segalanya dengan cermat.


pep-guardiola-image-11-06-2013


Pep Guardiola juga dikabarkan tengah mengikuti privat khusus Bahasa Jerman. Pere kepada majalah Jerman Der Spiegel mengungkapkan bahwa Pep les privat pada seorang guru semenjak bulan November 2012 lalu, yaitu sejak ia dulu masih tinggal di New York, Amerika Serikat. Guru itu rupanya juga diajak Pep pada saat kembali ke Barcelona untuk liburan Paskah. Pere juga mengatakan, rasanya aneh sekali ketika harus bertemu dengan saudara, kemudian mendengarnya bercakap-cakap dalam bahasa Jerman dengan guru privatnya.


Pep Guardiola dengan modal belajar selama 6 bulan saja, diprediksi sudah bisa fasih berbicara dalam bahasa Jerman kepada awak media dalam konferensi pers pertamanya. Maka dari itu, Pere juga merasa yakin jika Pep sudah bisa berbincang-bincang dengan media secara lancar. Menurutnya, Pep adalah sosok yang ngotot dan terus memperjuangkan keinginannya. Maka dari itu, ia terus berusaha sekuat tenaga untuk bisa berbicara bahasa Jerman.


Seperti yang diketahui, menguasai bahasa Jerman memang sudah menjadi satu keharusan bagi Pep untuk melatih Bayern Munchen, mengingat ia sebelumnya tidak pernah belajar bahasa Jerman. Selain bahasa Spanyol sebagai bahasa ibu, ia ternyata juga fasih dalam bertutur bahasa Catalan, serta mempelajari bahasa Inggris semenjak duduk di masa sekolah dan belajar bahasa Italia semasa memperkuat klub AS Roma dan Brescia. Jadi, untuk membuktikan kelancaran bahasanya itu, kita tunggu saja Pep Guardiola nanti yang akan diwawancarai oleh media lokal di Jerman.



Source: Pep Belajar Bahasa Jerman Demi Munchen
Selengkapnya Pep Belajar Bahasa Jerman Demi Munchen