Showing posts with label pelita bandung raya. Show all posts
Showing posts with label pelita bandung raya. Show all posts

Persija Kembali Menjadi Sorotan Tajam

Persija Kembali Menjadi Sorotan Tajam

Persija Jakarta kembali dihinggapi sebuah kabar yang kurang sedap. Mulai dari timbulnya aksi mogok latihan yang dilakukan oleh para pemain klub Macan Kemayoran, yang merupakan julukan dari Persija, terkait dengan belum dilunasinya hak pemain, seolah-olah turut serta mengancam performa Persija di sejumlah pertandingan akhir kompetisi Indonesia Super League (ISL). Adanya masalah finansial, seakan tidak mau pergi begitu saja dari klub yang mengenakan kostum berwarna oranye tersebut.


Persija Jakarta memang belum melunasi seluruh hak pemain antara tiga hingga lima bulan belakangan ini, sehingga kembali mengguncang tim yang dibesut oleh Benny Dollo tersebut. Maka dari itu, para pemain pun dikabarkan tidak ingin berlatih sebelum ada kejelasan dari pihak manajemen klub. Asher Siregar yang merupakan Wakil Direktur Utama PT Persija Jaya Jakarta beberapa waktu yang lalu mengungkapkan, memang ada penunggakan gaji para pemain.


Persija Jakarta masih menunggak tiga hingga lima bulan gaji punggawa di klubnya. Selain itu, Asher Siregar juga mengaku akan terus melakukan berbagai usaha supaya hal itu bisa terselesaikan dengan baik. Akan tetapi, apa yang dijanjikan oleh pihak manajemen Persija sepertinya belum juga terealisasi hingga saat ini. Aksi mogok yang dilakukan oleh Ismed Sofyan dan kawan-kawan tersebut juga ikut diamini oleh Bendol, yang merupakan sapaan akrab dari Benny Dollo.


Bahkan, mantan pelatihtim nasional (timnas) Merah Putih itu juga menyatakan, apabila staf kepelatihan mengalami hal yang serupa. Bendol mengungkapkan, para pemain Persija memang membuat statement yang seperti demikian. Sedangkan jajaran staf pelatih juga belum mendapatkan gaji dan seharusnya dalam hal apa pun itu, komitmen seharusnya bisa terus dipegang teguh. Sehingga tidak akan ada hal-hal lain lagi yang terjadi di kemudian hari.


Aksi mogok yang dilakukan oleh para punggawa Persija tentu saja dikhawatirkan dapat berdampak buruk pada performa tim yang makin merosot. Padahal, Persija sendiri sedang berusaha untuk mengamankan sisa empat pertandingan terakhir menghadapi Persib Bandung pada tanggal 28 Agustus, Pelita Bandung Raya (PBR)31 Agustus 2013, dan dua pertandingan terakhir kontra Persisam Samarinda dan Mitra Kukar, pada tanggal 11 dan 15 September 2013 mendatang.



Source: Persija Kembali Menjadi Sorotan Tajam
Selengkapnya Persija Kembali Menjadi Sorotan Tajam

Sekou Camara Merasakan Firasat

Sekou Camara Merasakan Firasat

Sekou Camara yang merupakan penyerang klub Pelita Bandung Raya (PBR) ternyata sudah memiliki firasat sebelum meninggal dunia karena serangan jantung d usia 27 tahun pada saat menjalani sesi latihan rutin di Stadion Siliwangi, Jalan Aceh, Bandung, Jawa Barat pada hari Sabtu, 27 Juli 2013 lalu. Firasat itu ia tunjukkan lewat perilakunya meskipun tetap berada di dalam kondisi tubuh yang bugar.


Sekou Camara adalah salah satu pemain terbaik di klub. Hal itu pun diungkapkan oleh Marco Gracia Paolo selaku Direktur PT Kreasi pelita-rayaPerforma Pasundan PBR. Menurutnya, kejadian menggemparkan tersebut terjadi begitu cepat, sehingga ia tidak menyangka jika hal itu menimpa pada Camara. Tentu saja seluruh anggota di timmerasa sangat kehilangan.


Sekou Camara sesaat sebelum malamnya meninggal dunia, masih tertawa-tawa bersama dengan seluruh rekannya. Ia pun melanjutkan, setelah itu Camara sempat pergi berbelanja pakaian dan berbagai keperluannya ke Paris Van Java (PVJ) Bandung. Ia membeli baju putih dan dasi. Mungkin saja dasi dan baju putih yang dibelinya itu akan digunakan untuk persiapan pulang. Ini memang sebuah firasat yang ditunjukkannya.


Sekou Camara pun kemudian sempat mengikuti shooting video ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri bersama dengan rekan satu timnya. Dan sesuai rencana, video ucapan Idul Fitri yang mengatas namakan PBR itu akan dipublikasi di website. Seluruh anggota di tim terus membayangkan pada saat Camara mengucapkan selamat Idul fitri pada pembuatan video yang sengaja dibuat oleh tim tersebut. Menurutnya, mungkin saja video itu menjadi kenang-kenangan terakhir yang diberikan almarhum kepada tim.


Kemudian tibalah waktunya untukmelakukan sejumlah persiapan latihan di Stadion Siliwangi. Camara pun langsung bergegas pulang ke apartemennya, di Jalan Setyabudi, Bandung. Setelah itu menuju mes PBR yang berlokasi di Lembang dengan menaiki taksi. Ketika berada di perjalanan, Camara terlihat sedang menelepon dengan ibunya lama sekali, seakan tidak mau putus, dan masih berlangsung sampai tiba di stadion. Di stadion itulah ia menghembuskan nafas terakhirnya.



Source: Sekou Camara Merasakan Firasat
Selengkapnya Sekou Camara Merasakan Firasat