Showing posts with label persib bandung. Show all posts
Showing posts with label persib bandung. Show all posts

Djadjang Nurdjaman Manfaatkan Waktu Guna Pulihkan Skuad

Djadjang Nurdjaman Manfaatkan Waktu Guna Pulihkan Skuad

Agen bola terpercaya setuju dengan keputusan Djadjang Nurdjaman guna memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk memulihkan skuad Persib Bandung, yang akan segera menjalani laga kontra Surabaya United pada akhir pekan mendatang. Sebagaimana jadwal dari agen SBOBet online, tim Bandung akan menghadapi arek-arek Suroboyo lewat laga lanjutan kedua Grup C Piala Jendral Sudirman hari Sabtu, 21 November nanti. Waktu istirahat selama seminggu inipun disambut positif oleh sang pelatih. Dengan waktu luang tersisa, masa pemulihan fisik serta persiapan taktik dianggap sudah cukup panjang usai menjalani laga kontra Persela Lamongan sebelumnya. Menurut penilaian bandar bola SBOBet, sang Pangeran Biru juga masih punya cukup waktu guna memadukan permainan para punggawa anyar David Pagbe supaya bisa menjadi lebih klop dengan rekan-rekan satu timnya.


Agen bola terpercaya mencatat, Djadjang Nurdjaman menyatakan dirinya tidak ingin menyia-nyiakan keuntungan berupa masa jeda yang lumayan cukup guna memulihkan para pemain dari cedera.


djadjang-nurdjamanAgen bola terpercaya mengutip situs resmi Persib Bandung hari Selasa 17 November kemarin dimana Djanur menuturkan bahwa pada turnamen bergengsi tersebut komposisi tim Persib bisa dikatakan cukup membuatnya repot hingga sekarang. Bahkan dirinya mengaku sudah kehabisan stok penyerang setelah Ilija Spasojevic serta Yandi Sofyan dibekap cedera serius. Menurut informasi agen SBOBet online, Tantan yang bisa dioperasikan sebagai juru gedor juga masih belum keluar dari ruang perawatan akibat cedera.


Agen bola terpercaya menilai kali ini Djanur mesti memutar otak lebih keras guna menambal celah kosong pada skuad asuhannya. Menurut informasi dari agen SBOBet online, sang manajer berniat mendatangkan kembali seorang striker yaitu Rudiyana, yang tidak diikutsertakan ketika tim bertolak menuju Surabaya. Kepada bandar bola SBOBet, juru taktik kelahiran Majalengka tersebut mengatakan ia berharap sang striker muda bisa segera menyusul guna berlatih bersama rekan-rekannya. Mantan pesepakbola periode 1980-1990 itu mengaku sudah menelpon si pemain untuk bergabung. Hingga sejauh ini, baru Rudiyana lah yang bakal didatangkan untuk mendukung timnya.


Agen bola terpercaya yakin keadaan bakal bertambah pelik seandainya Spaso, Yandi serta Tantan, para punggawa andalan Nurdjaman belum juga sembuh dari cedera. Wajar kiranya jika Rudiyana dijadikan satu-satunya tumpuan Persib Bandung di lini depan. Apabila ia juga mengalami cedera atau diganjar kartu merah pada pertandingan nanti, maka kubu Maung benar-benar tidak mempunyai penyerang satupun. Kepada agen SBOBet online, Djanur mengatakan hal beginilah yang tengah berusaha dihindarinya sekarang. Tetapi seandainyapun terjadi, pelatih berusia 51 tahun tersebut akan terpaksa menempatkan Atep, Konate Makan, maupun Firman Utina untuk bermain sebagai penyerang murni.



Source: Djadjang Nurdjaman Manfaatkan Waktu Guna Pulihkan Skuad
Selengkapnya → Djadjang Nurdjaman Manfaatkan Waktu Guna Pulihkan Skuad

Komdis PSSI Masih Tunggu Laporan

Komdis PSSI Masih Tunggu Laporan

Komdis (Komisi Disiplin) PSSI mengaku masih menunggu laporan resmi dari Persib Bandung terkait dengan aksi rasialisme yang diduga telah dilakukan oleh para pendukung Persija Jakarta yang sudah melakukan pelecehan rasial terhadap salah satu gelandang skuad klub yang juga sering disebut dengan julukan Maung Bandung tersebut, yakni Georges Parfait Mbida Messi. Insiden pelecehan rasial terhadap Messi itu pun pertama kali diungkap oleh pelatih Persib, yakni Djajang Nurjaman selesai melakoni pertandingan antara timnya melawan Persija di Stadion Maguwoharjo, Sleman hari Rabu 28 Agustus 2013 lalu.


georges-parfair-mbida-messi-30-08-2013


Menurut pendapatnya, Jakmania sudah melakukan pelecehan rasial terhadap Mbida Messi dengan menyebutkan kata monyet dan memberikan sepotong buah pisang kepada pemain yang berasal dari Kamerun tersebut. Maka dari itu, Hincapun  menyarankan supaya Persib Bandung bisa segera memasukan laporan resmi kepada Komisi Disiplin apabila insiden tersebut benar-benar sudah terjadi di saat pertandingan berlangsung. Sebab menurut pendapat politisi Partai Demokrat itu, hingga sekarang ini Komdis PSSI sendiri memang belum menerima laporanapa pun sehingga kasus tersebut tidak dapat ditindaklanjuti lagi.


Hinca juga menjelaskan, bahwa pihak manajemen klub Persib Bandung harus memberikan data lengkap terkait dengan kejadian tersebut. Hingga sekarang ini memang belum ada kasus yang masuk ke dalam laporan. Setelah nantinya kasus masuk ke komdis, baru ia bisa membahasnya. Oleh sebab itu, sebaiknya mereka segera melapor kepada Komisi Disiplin apabila terdapat ada pelanggaran disiplin.


Seperti yang diketahui, sebelumnya The Jakmania juga kembali terlibat kericuhan dengan para bobotoh pada pertandingan tersebut. Hinca pun mengungkapkan akan segera menindak lanjuti kasus itu dengan terlebih dulu menunggu laporan pengawas pertandingan. Menurut Hinca, pihak komisi disiplin harus mengecek kasus itu terlebih dulu dengan melihat laporan dari para pengawas pertandingan. Setelah ada laporan resmi yang diajukan oleh manajemen klub Persib Bandung, baru kemudian pihak Komisi Disiplin PSSi bisa segera menikdak lanjuti persoalan itu.



Source: Komdis PSSI Masih Tunggu Laporan
Selengkapnya → Komdis PSSI Masih Tunggu Laporan

Menpora Tak Hafal Lirik Indonesia Raya?

Menpora Tak Hafal Lirik Indonesia Raya?

Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga) Roy Suryo mengaku tidak setuju apabila dirinya dianggap salah lirik atau tidak hafal pada saat menyanyikan lagu Indonesia Raya di tengah-tengah pertandingan yang mempertemukan Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada hari Rabu 28 Agustus 2013 kemarin. Ia pun kembali menegaskan, bahwa lirik tersebut tidak diucapkannya dengan sempurna lantaran mengikuti irama lagu yang dinyanyikan oleh para suporter.


Kejadian itu pun berawal pada saat pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung harus dihentikan di tengah jalan akibat indonesia-rayaterdengar bunyi petasan dari tribun para penonton pada menit ke 18. Setelah itu, pihak panitia pelaksana pertandingan pun segera memutuskan untuk sementara menghentikan pertandingan untuk meredakan kericuhan.


Menpora yang berada dalam stadion pun langsung mengambil inisiatif untuk menenangkan parasupporter dari kedua tim tersebut dengan meminta suporter menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Akan tetapi, di pertengahan lagu entah secara disengaja atau tidak, Roy terlihat tidak mengingat lirik bait pertama Indonesia Raya dengan baik.


Ya, Roy Suryo justru menyanyikan lirik Di sanalah Tanah Airku, dari yang semestinya berbunyi Di sanalah aku berdiri. Setelah itu, ia pun segera menghentikan nyanyiannya dan meminta kepada para suporter di atas tribun untuk turut serta bernyanyi. Atas kejadian itu, Menpora pun sangat ramai diperbincangkan di media sosial, salah satunya adalah di media sosial Twitter. Terlebih lagi tidak lama berselang, video yang berdurasi selama 32 detik kesalahan Menpora menyanyikan Indonesia Raya pun langsung muncul di Youtube.


Menpora menjelaskan, hal itu bukan dikarenakan dirinya salah lirik.Menurutkarena flow-nya demikian. Setelah itu ia pun mencoba mengajak menyanyi bersama-sama lagi dan itu clear semuanya. Akan tetapi sayangnya, video yang diupload di internet tersebut hanya memotong pada saat bagian dirinya salah menyebut lirik saja. Menpora pun menganggap hal itu wajar karena menurut pendapatnya, setiap manusia tidak ada yang sempurna di dunia ini.


 



Source: Menpora Tak Hafal Lirik Indonesia Raya?
Selengkapnya → Menpora Tak Hafal Lirik Indonesia Raya?

Roy Suryo Mengaku Bertanggung Jawab

Roy Suryo Mengaku Bertanggung Jawab

Roy Suryo selaku Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) tidak mengelak bahwa dirinya juga ikut bertanggung jawab terkait dengan kedatangan para fans Persib Bandung ke Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta, untuk menyaksikan tim kesayangannya bertanding ketika menghadapi klub kontra Persija Jakarta, pada hari Rabu 28 Agustus 2013 kemarin. Menurut Menpora, hal itu dilakukan olehnya demi masyarakat Indonesia.


Seperti yang diketahui sebelumnya, laga yang mempertemukan Persija dengan Persib tersebut pada awalnya direkomendasikan oleh pihak persib-fanskepolisian setempat agar dilaksanakan tanpa kehadiran para bobotoh, yang merupakan julukan suporter Persib untuk meredam potensi kericuhan antar suporter. Akan tetapi, ribuan bobotoh tetap datang ke Sleman untuk menyaksikan Sergio van Dijk dan kawan-kawannya bertanding di tengah lapangan.


Hasilnya, di tengah pertandingan tensi panas pun amat terasa pada saat kedua kubu suporter sempat berselisih di atas tribun selatan stadion yang membuat pertandingan harus dihentikan sekitar waktu 20 menit. Terlebih lagi, setelah pertandingan berakhir bentrok masih saja terjadi ketika The Jakmania dikabarkan melempari bus yang ditumpangi bobotoh. Maka dari itu Menpora menyatakan, dirinya memang bertanggung jawab atas kedatangan bobotoh karena mengambil risiko adanya potensi kericuhan.


Roy Suryo mengaku tidak ingin jika setiap pertandingan yang digelar antara Persija Jakarta dan Persib Bandung tidak bisa disaksikan secara langsung oleh para pendukung masing-masing. Menurutnya, ia ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bisa menerima kondisi dan kenyataan seperti ini, bahwa kita tidak mau terus-menerus dihadapkan pada situasi ketakutan dalam setiap acara olahraga yang digelar. Atas alasan itulah, dalam pertandingan kemarinia memutuskan untuk mengambil risiko seperti itu.


Roy Suryo pun mengaku sudah berkoordinasi sebelumnya dengan pihak penyelenggara laga berhubungan dengan izin memasukkan para bobotoh ke dalam stadion. Ia juga mengaku cukup bersyukur karena insiden antar suporter di tengah-tengah pertandingan bisa reda pada saat dirinya turun tangan di dalam lapangan. Namun sayang, rupanya kericuhan masih terjadi selesai pertandingan.


 



Source: Roy Suryo Mengaku Bertanggung Jawab
Selengkapnya → Roy Suryo Mengaku Bertanggung Jawab

Persija Jakarta VS Persib Bandung 28 Agustus 2013

Persija Jakarta VS Persib Bandung 28 Agustus 2013

Persija Jakarta akan bertemu dengan Persib Bandung pada laga tertunda yang akan dilangsungkan pada tanggal 28 Agustus 2013 mendatang di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Akan tetapi, seperti yang sudah dikabarkan sebelumnya, pertandingan tersebutakan berlangsung tanpa kehadiran para suporter skuad Maung Bandung. Kabar itupun diungkapkan oleh Ferry Paulus selaku Ketua Umum Persija, Ferry Paulus setelah menerima informasi secara lisan dari pihak kepolisian terkait dengan izin laga tersebut.


Menurut pendapatnya, kedua tim sudah sepakat jika pertandingan tersebut akan berlangsung tanpa kehadiran para pendukung Persib ferry-persijaBandung. Ferry mengungkapkan, ia telah memperoleh informasi bahwa polisi akan memberi izin dengan catatan jika Viking, yang merupakan julukan populer dari para supporter Persib tidak boleh hadir. Menurutnya, itu adalah izin dari kepolisian secara lisan dan kita sudah menyetujuinya.


PT Liga Indonesia sudah memutuskan untuk menggelar pertandingan yang tertunda antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo. Keputusan mengenai tempat pelaksanaan pertandingan Persija melawan Persib tersebut tertuang dalam isi surat PT LI bernomor 119/PJJ/PD/02/VIII/2013. Ferry juga mengungkapkan, bahwa pada awalnya Persija meminta supaya laga tersebut digelar di Kalimantan. Namun ia melanjutkan, lantaran bertepatan dengan pilkada, maka kedua klub sepakat untuk mencari alternatif lain, yaitu di Pekanbaru dan Sleman.


Ia mengungkapkan pihaknya sudah mengirim surat kepada PSPS dan Sleman. Dan secara kebetulan, Sleman memberikan izin, baik dari panitia pelaksana ataupun kepolisian setempat. Maka dari itu semuanya sudah bersepakat akan menggelar pertandingan di sana. Ferry pun menambahkan, walaupun pertandingan dihelat di luar kota Jakarta, pihaknya tetap merasa optimis jika pertandingan tersebut akan berlangsung dengan baik dan aman-aman saja.


Selain itu, ia juga memperkirakan Persija Jakarta akan mendapat banyak dukungan di daerah tersebut. Ia berpendapat, Pulau Jawa merupakan basis dari klub berjuluk Macan Kemayoran, sehingga tidak dapat dipungkiri lagi jika akan banyak penonton yang menyaksikan pertandingan tersebut.


 



Source: Persija Jakarta VS Persib Bandung 28 Agustus 2013
Selengkapnya → Persija Jakarta VS Persib Bandung 28 Agustus 2013

Persija Didenda Rp. 50 Juta

Persija Didenda Rp. 50 Juta

Persija Jakarta pada akhirnya dijatuhi denda Rp. 50 juta yang merupakan buntut dari ricuh menjelang pertandingan menghadapi Persib Bandung. Selain itu, klub yang juga sering disebut dengan julukan Macan Kemayoran ini pun diganjar dengan hukuman melakoni satu kali pertandingan tanpa disaksikan penonton, dengan masa percobaan lima laga kandang. Sementara itu, Persib Bandung juga mendapat sebuah peringatan.


Menurut keterangan yang diberikan oleh Hinca Panjaitan selaku Ketua Komisi Disiplin PSSI, keputusan ini diambil lantaran pihak penyidik persija-rusuhdari kepolisian belum kunjung mengungkap siapa dalang yang berada di balik aksi pelemparan bus Persib yang terjadi pada tanggal 22 Juni 2013 lalu, padahal kompetisi ini memang masih harus dilangsungan. Ia menyebutkan, keputusan Komdis, Persija didenda Rp 50 juta karena kegagalan panitia pelaksananya. Mereka pun harus bertanding 1 kali tanpa penonton, dengan percobaan lima pertandingan home.


Persija juga harus mengganti biaya yang sudah dikeluarkan oleh pihak Persib Bandung untuk bertandang ke Jakarta pada hari itu. Maka dari itu menurut Hinca, nantinya pihak penyelenggara Liga Indonesia yang akan menghitung jumlah kerugian tersebut. Sementara itu di lain sisi, Persib pun tidak luput begitu saja dari jerat Komisi Disiplin. Hanya saja, klub yang dijuluki Maung Bandung ini tidak dijatuhi denda uang atau hukuman seperti halnya Persija, tetapi mereka diberi peringatan keras.


Menurut Hinca, Persib Bandung diberi peringatan keras karena seharusnya dalam situasi yang demikian harus ada pihak ofisial yang mendatangi perangkat pertandingan. Jadi, bukan karena terjadi kerusuhan lalu bisa langsung pulang. Seperti yang diketahui sebelumnya, Persib batal bertanding menghadapi Persija pada tanggal 22 Juni 2013 lalu Mereka lebih memilih untuk pulang ke Bandung karena busnya dilempari orang yang tidak dikenal pada saat menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk melawan Persija.


Bus Persib pun mengalami sejumlah kerusakan akibat dilempari batu dan bom molotov oleh sekelompok oknum yang tidak bertanggung jawab. Pertandingan antara Persib dan Persija yang tertunda tersebut sudah direncanakan kembali pada tanggal 28 Agustus 2013 mendatang di Stadion Rumbai, Pekanbaru, Riau.


 



Source: Persija Didenda Rp. 50 Juta
Selengkapnya → Persija Didenda Rp. 50 Juta

I Made Wirawan Siap Meraih Gelar

I Made Wirawan Siap Meraih Gelar

I Made Wirawan selaku penjaga gawang dari klub Persib Bandung, menganggap jika gelar runner up sudah cukup menggiurkan untuk dicapainya di musim ini. Maka dari itu, ia juga mengaku siap bermain total dalam memuluskan jalan Pangeran Biru untuk finish di peringkat kedua dalam tingkatan klasemen akhir Indonesia Super League (ISL).


Perjalanan Persib Bandung untuk menjadi runner up sekaligus meloloskan diri ke Piala AFC tentu saja tidak terbilang mudah. Untuk bersaing macan-persibdi papan atas dunia, skuad yang diasuh oleh Djadjang Djanur Nurdjaman ini harus berjibaku dengan Arema Cronous dan juga Sriwijaya FC. Belum lagi klub-klub lainnya yang berasal dari Kalimantan seperti Mitra Kutai Kartanegara dan Barito Putera yang sudah menempati posisi di papan atas.


I Made Wirawan mengungkapkan, perjalanan timnya cukup berat lantaran persaingan juga bergulir dengan sangat ketat. Maka dari itu ia hanya berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi tim di setiap laga. Yang menjadi fokus utama dirinya sekarang ini ialah supaya bisa tampil dengan stabil untuk mencapai peringkat kedua klasemen akhir. Posisi runner up yang menjadi motivasi untuk dirinya, sangat bagus apabila musim ini ia bisa mencapainya. Jalan berat yang harus dilalui Persib Bandung memang tidak terlepas dari hasil kurang memuaskan yang mereka peroleh dari tur Kalimantan.


Hanya mampu mengoleksi dua poin, dari target semula empat poin, membuat Pangeran Biru tidak bisa menerobos ke posisi dua klasemen. Sementara itu, selama berada di pulau Borneo, Made dan kawan-kawan hanya mampu menahan imbang kedua tim tuan rumah. Berhadapan dengan Barito Putera, Persib Bandung pun mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 2-2.Sedangkan pada saat bertandang ke Stadion Persiba Balikpapan, kedudukan 1-1 harus bertahan hingga ujung laga.


I Made Wirawan mengaku sangat menyesal dengan hasil di Kalimantan, terutama pada pertandingan kedua. Namun sayang sekali,tim belum bisa tampil cukup bagus dan ini seperti kejadian di Gresik. Seharusnya tidak ada hal yang seperti itu.Ia juga menambahkan, sedikit merasa kecewa meskipun berhasil menambah dua poin dari Kalimantan.


 


 



Source: I Made Wirawan Siap Meraih Gelar
Selengkapnya → I Made Wirawan Siap Meraih Gelar

Persib Kecewa Dengan Pihak TV One

Persib Kecewa Dengan Pihak TV One

Persib Bandung melalui pihak manajemenmengaku merasa sangat kecewa terhadap TV One karena laga tandang yang mereka lakoni untuk melawan Persiba Balikpapan pada tanggal 30 Juli 2013 lalu tidak disiarkan secara langsung. Rasa kecewa itu pun dilontarkan oleh manajer tim Persib Umuh Muchtar. Menurutnya, tentu saja klub sangat kecewa karena sudah jelas jika sebelumnya sudah ada pemberitahuan.


Persib Bandung menjelaskan, menurut perjanjian tersebut pertandingan akan ditayangkan secara terus menerus. Ketika ditemui di Graha tvone-logoPersib Jalan Sulanjana, Kota Bandung kemarin, ia juga menjelaskan jika buntut tidak disiarkannya pertandingan itu juga menimbulkan keluhan dari para Bobotoh. Sebab, laga tersebut sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Jawa Barat yang tidak dapat menyaksikan pertandingan itu secara langsung.


Umuh yang ikut serta dengan tim untuk menjalani tur Kalimantan itu pun mengaku banyak pertanyaan yang mengacu pada dirinya sepanjang pertandingan berlangsung. Ia juga menyambung, sangat merasa bingung harus menanyakan hal ini kepada siapa. Ia sendiri juga merasa kaget pemberitahuannya sebelum pertandingan mulai. Ketika ditemui di tempat yang sama, M Farhan selaku direktur Marketing PT PBB juga mengutarakan hal yang sama dengan Umuh.


Meskipun demikian, ia juga mengaku pasrah dengan keputusan yang telah diambil oleh pihak TV One yang lebih memilih untuk menyiarkan program Indonesia Lawyers Club dan menunda siaran pertandingan Persiba menghadapi Persib Bandung. Farhan juga menambahkan, sekarang ini pihaknya hanya bisa berpasrah diri saja. Sebab mereka tidak bisa melakukan apa pun lantaran tidak memiliki kuasa untuk menayangkan atau tidak menayangkan siaran tersebut.


Farhan pun menambahkan, secara sudut pandang bisnis terdapat sebuah kerugian yang ditimbulkan akibat tidak ditayangkannya pertandingan tersebut. Salah satunya adalah karena rating Persib sedikit demi sedikit mulai menurun. Rating Persib Bandung pun terus turun dari tahun lalu. Dimana paling tinggi rating klub pada tahun 2009 lalu dan selanjutnya terus menurun hingga sekarang ini. Meskipun demikian, Farhan masih tetap bersyukur karena sponsor yang melekat pada Persib tak mengeluh mengenai penundaan siaran tersebut


 


 



Source: Persib Kecewa Dengan Pihak TV One
Selengkapnya → Persib Kecewa Dengan Pihak TV One

Menpora Ingin Pertemukan Pendukung Persib dan Persija

Menpora Ingin Pertemukan Pendukung Persib dan Persija

Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga) Indonesia, yaitu Roy Suryo memastikan bahwa dirinya akan mempertemukan kedua kelompok suporter yang selama ini sudah terkenal karena ketidak harmonisan hubungannya, yaitu para pendukung fanatic dari klub Persija Jakarta dan Persib Bandung yang rencananya bakal dilakukan pada tanggal 15 Juli 2013 mendatang.


Menpora yang ditemui usai mengikuti silaturahmi keluarga besarnya di Wisma Kemenpora Jakarta membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, kedua kelompok suporter tersebut akan dipertemukan secara bersama-sama sambil berbuka puasa bersama di halaman Kantor Kemenpora, pada 15 Juli nanti.menpora-logo-11-07-2013


Menpora akan mempertemukan kedua kelompok supporter, yang dimaksud adalah Jakmania yang merupakan sebutan bagi para fans klub asal Ibukota itu serta Viking dan Bobotoh yang merupakan sebutan bagi para suporter dari klub yang berjuluk Maung Bandung itu. Selain ingin mendatangkan dua suporter yang selama ini mempunyai hubungan yang kurang harmonis, Menpora juga akan menghadirkan pihak manajemen dari masing-masing klub, meskipun sebelumnya sudah dilakukan pertemuan tersendiri.


Menpora sudah mengambil langkah awal yaitu dengan melakukan komunikasi terhadap pihak manajemen klub. Roy juga mengaku sudah bertemu langsung dengan Pak Umum, Farhan dan lainnya. Ia dan pihak-pihak yang berhubungan tersebut juga sudah bertemu dengan pihak perwakilan dari Persija Jakarta seperti Pak Ferry Paulus ataupun pentolan Jakmania.


Roy juga menegaskan, demi terjadinya rekonsiliasi kedua suporter yang selama ini tengah berselisih paham, maka pihaknya juga turut serta mengundang Gubernur DKI Jakarta, yakni Joko Widodo serta Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher). Ia mengungkapkan, bersamaan dengan momen penuh berkah di bulan Ramadhan, ia pun berharap agar permasalahan yang ada bisa segera diselesaikan. Ia pun berharap supaya tidak ada lagi korban-korban yang berjatuhan untuk ke depannya.


Walaupun pertemuan tersebut mengindikasikan perdamaian di antara kedua tim, namun Menpora tetap saja berharap agar siapa saja yang sudah melakukan pelanggaran hukum harus ditindak dengan tegas. Begitu juga dengan tanggapan dari PSSI. Federasi sepak bola Indonesia ini harus memberikan sanksi disiplin kepada pihak-pihak yang sudah menyulut ataupun terlibat di dalam kerusuhan para suporter.



Source: Menpora Ingin Pertemukan Pendukung Persib dan Persija
Selengkapnya → Menpora Ingin Pertemukan Pendukung Persib dan Persija