Showing posts with label tottenham. Show all posts
Showing posts with label tottenham. Show all posts

Gareth Bale Dulu Bukan yang Terbaik

Gareth Bale Dulu Bukan yang Terbaik

Gareth Bale akhir-akhir ini memang sudah menjadi perbincangan terhangat di sejumlah media Eropa setelah dirinya resmi bergabung bersama dengan Real Madrid dan mengukuhkan diri sebagai pemain termahal di dunia. Maka dari itu, sejumlah rekan yang mengenal Bale ketika di masa sekolah dulu juga tidak ketinggalan mengungkapkan kenangannya bersama dengan salah satu pemain yang berasal dari Wales tersebut.


gareth-bale-image-11-09-2013


Pada sebuah sesi wawancara yang dijalani Marca, sejumlah rekan Bale di Wales pun ikut berbicara mengenai sifat dan talenta yang dimiliki oleh mantan pemain Tottenham Hotspur tersebut. Menurut pendapat mereka, talenta Bale baru mulai dilihat dunia setelah dirinya mengikuti turnamen lima lawan lima yang dibuat oleh PlayStation di Whitchurch High School. Liam Palmer, yang merupakan salah satu rekan Bale berstatus sebagai pemain semiprofesional di klub Llanwern FC, mengaku memiliki kenangan hebat bersama dengan Bale.


Gareth Bale dulunya bukan seorang pemain terbaik di dalam tim sepak bola. Ya, pernyataan tersebut dilontarkan oleh Palmer secara lugas. Menjadi pemain terbaik di dunia? Menurutnya, bahkan Bale bukanlah yang terbaik di dalam tim ini. Dulu, banyak orang yang menilai bahwa dirinya lebih baik dari Gareth. Akan tetapi, sekarang ini orang-orang tersebut sudah tidak lagi berani untuk mengatakan hal itu lagi. Sementara itu rekan lainnya, yakni Joe Jones yang sekarang ini berstatus sebagai guru geografi, mengatakan, bahwa 83,3 juta pounds merupakan jumlah dana yang konyol.


Ia pun berseloroh, bahkan ada satu negara yang tidak mencetak uang sebanyak itu dalam satu tahun.Ia pun menceritakan kenangan pertamanya bersama dengan Bazza, yang merupakan panggilan akrab Bale pada saat dia terbentur mistar gawang ketika melakukan salto di usia 10 tahun. Selain itu, ia mengaku timnya juga sempat kebingungan karena dia dimainkan sebagai bek kiri di Southampton dan pada awal kariernya di Tottenham. Semua orang di dalam timsudah mengenalnya sebagai seorang striker, bukan bek. Menurutnya, Bale adalah pemain yang selalu siap, siaga dan berdedikasi tinggi.



Source: Gareth Bale Dulu Bukan yang Terbaik
Selengkapnya Gareth Bale Dulu Bukan yang Terbaik

Everton Masih Menemui Jalan Terjal

Everton Masih Menemui Jalan Terjal

Everton selain harus bisa memaksimalkan lima laga sisa, The Toffees akan bersaing dengan trio London, yakni Arsenal, Chelsea, dan Tottenham Hotspur. Dari segi finansial dan komposisi skuad saja Everton berada jauh mentereng di bawah ketiga tim tersebut. Everton hanya bernilai 68,5 juta pounds (sekitar Rp1 triliun), bandingkan dengan Chelsea berada di urutan teratas dengan skuad yang bernilai 284,2 juta pounds (sekitar Rp4,2 triliun), lalu Arsenal di peringkat 2 dengan 153,5 juta pounds (sekitar Rp2,3 triliun), dan Tottenham senilai 135,3 juta pounds (sekitar Rp2 triliun). Hasil 0-0 melawan Arsenal dini hari kemarin juga membuat Everton semakin sulit.


evertonEverton kini berada di peringkat 6 klasemen sementara dengan koleksi 56 poin. Tapi, bukan berarti peluang mereka merebut posisi 4 besar tertutup. Sepak bola sangat sulit diprediksi dan segala sesuatu bisa saja terjadi. Meski tidak memiliki skuad yang dipenuhi pemain bintang, penampilan Everton bisa dinilai cukup stabil. Keberadaan David Moyes sebagai pelatih plus kehebatannya dalam meracik dan memanfaatkan potensi yang dimiliki skuadnya terbukti jitu.


Everton kerap menjadi batu sandungan serta bersaing ketat dengan tim-tim mapan di Liga Primer dalam beberapa musim terakhir. Kejeniusan Moyes juga diakui bek Phil Jagielka. Dia mengatakan komposisi skuad yang dimiliki Everton saat ini cukup mumpuni. Kendati timnya tidak terlalu diperhitungkan untuk menduduki posisi 4 besar klasemen, pemain berusia 30 tahun tersebut menilai situasi kondusif di dalam tim justru membuat mereka mampu tampil bagus di setiap pertandingan. Setiap orang yang menyaksikan televisi, tim yang berada di peringkat 6 sangat sulit bersaing memperebutkan posisi 4 besar dan setiap orang mungkin berpikir Everton tidak memiliki kesempatan. Namun, semua itu tidak memengaruhi kondisi psikologis tim. Everton saat ini memiliki staf pelatih, manajer, dan atmosfer ruang ganti yang luar biasa. Everton sangat percaya bahwa mereka memiliki skuad yang bagus dan mampu bersaing dengan tim-tim lain.


Berbeda dengan Jagielka yang optimistis timnya bakal mampu merebut posisi 4 besar, Moyes justru lebih bersikap realistis. Meski dirinya menegaskan akan berjuang sekuat tenaga untuk meraih hasil maksimal pada lima laga terakhir, pelatih kelahiran Bearsden, Glasgow, Skotlandia, tersebut menilai peluang Everton meraih tiket Liga Champions cukup berat. Namun, Moyes tetap menjaga mimpi itu terwujud. Sekarang, Moyes mengatakan timnya harus berjuang keras bila ingin menembus 4 besar. Mereka masih menyisakan lima pertandingan dan segala sesuatunya bisa saja terjadi. Namun, tiket ke Liga Europa musim depan tampaknya lebih realistis dan mereka berharap mampu mendapatkannya.


 



Source: Everton Masih Menemui Jalan Terjal
Selengkapnya Everton Masih Menemui Jalan Terjal

David Ginola Bisa Menyaksikan Tottenham Juara Musim Ini

David Ginola Bisa Menyaksikan Tottenham Juara Musim Ini

David Ginola bisa menyaksikan Tottenham juara musim ini. Untuk itu, Tottenham harus menyisihkan wakil Swiss FC Basel di perempat final. Mampukah Tottenham memetik kemenangan setelah ditahan 2-2 pada duel pertama di White Hart Lane, pekan lalu? Berikut pandangan Ginola menyikapi performa Tottenham, sekaligus pandangannya menyangkut kompetisi secara menyeluruh, dikutip situs resmi UEFA.david-ginola-image-12-04-2013


Siapa pemain terbaik di Liga Europa musim ini? Tanpa diragukan, Gareth Bale. Dia selalu bermain positif dan mendorong timnya memetik kemenangan. Fisiknya kuat dan memiliki kaki kiri fantastis. Bale merupakan stereotip pesepak bola modern.


Di mana posisi terbaiknya? Belakang penyerang atau winger? Bale lebih efektif jika mendukung striker. Di sana, gawang lawan akan langsung terletak di depannya. Maka, Bale bisa memberi kontribusi lebih mengandalkan kemampuannya. Dia dapat menciptakan peluang bagi rekan atau mencetak gol sendiri. Siapa pemain terbaik Tottenham selain Bale? Saya suka Scott Parker. Kyle Walker juga tampil impresif.


Menurut Anda, siapa wakil Inggris yang akan melangkah paling jauh di Liga Europa? Tentu Tottenham. Kemungkinan all-English final juga terbuka. Itu akan jadi penghibur menyusul kegagalan wakil Liga Primer di Liga Champions. Jika begitu, siapa tim Inggris yang bertemu di final? Karena saya pernah membela keduanya, saya menyebut Tottenham dan Newcastle United. Siapa tim yang paling mengejutkan Anda pada kompetisi kali ini? Rubin Kazan dan Basel. Pencapaian mereka masuk 8 besar merupakan prestasi luar biasa. Apa kenangan terbaik Anda selama memperkuat Tottenham?


Tentu memenangkan Piala Liga di Wembey. Merebut gelar di stadion bergengsi seperti Wembley merupakan pengalaman tidak terlupakan. Atas alasan itulah saya menilai Tottenham lebih baik merebut gelar ketimbang sekadar lolos Liga Champions. Tampil di Liga Champions tentu bergengsi. Tapi, Liga Europa tidak boleh diremehkan. Kompetisi ini juga bergengsi.


David Ginola mengatakan bahwa dirinya yakin Tottenham bisa menjuarai kompetisi ini. Kesuksesan itu akan jadi pencapaian luar biasa bagi Andre Villas-Boas dan klub.



Source: David Ginola Bisa Menyaksikan Tottenham Juara Musim Ini
Selengkapnya David Ginola Bisa Menyaksikan Tottenham Juara Musim Ini

Lewis Holtby Kagum Dengan Permainan di Liga Inggris

Lewis Holtby Kagum Dengan Permainan di Liga Inggris

Lewis Holtby yang merupakan pemain baru di Tottenham Hotspur ini mengatkaan bahwa permainan di Premier League cukup mengandalkan kekuatan fisik, hal ini membuat dirinya kagum dengan permainan Liga Inggris. Lewis Holtby yang merupakan kapten tim nasional Jerman U21 resmi pindah ke White Hart Lane dari klub Bundesliga, Schalke 04 pada bulan lalu. Holtby sampai saat ini sudah dapat bermain sebagai pemain pengganti sebanyak dua kali dalam pertandingan melawan Norwich City dan West Bromwich Albion.

Lewis Holtby signs for Tottenham Hotspur

Lewis Holtby, pemain yang berusia 23 tahun ini sudah dapat menikmati permainan di Inggris dan mengatakan bahwa dirinya telah mencapai mimpinya yang dapat bermain bersama dengan tim hebat di Liga Inggris.

Lewis Holtby yang mempunyai ayah seorang warganegara Inggris ini mengatakan bahwa dirinya selalu ingin dapat bermain di Liga Inggris yang merupakan liga paling menarik di seluruh dunia dan banyak pemain dunia yang juga bermain bersama dengan klub Liga Inggris.

Lewis Holtby menambahkan, pada saat dimana transfer ini telah terjadi, dirinya telah pergi ke London dengan sebuah koper kecil dan beberapa jam kemudian dirinya sudah berada di tempat latihan Tottenham, Holtby juga mendapatkan tendang di punggung dari rekan-rekan tim barunya yang merupakan sambutan khas dari klub barunya tersebut.

Penampilan Lewis Holtby sebagai seorang pemain pengganti dapat memberikan gambaran bagaimana kecepatan dan ketangguhan Premier League jauh berbeda dengan Bundesliga, tidak ada ruang untuk yang berhati lemah dan wasit tida terlalu sering meniup peluit.

Lewis Holtby juga menambahkan kalau permainan di Liga Inggris cukup berat tetapi cocok dengan dirinya, ia mengakui dirinya sangat suka dengan pertandingan kedua bersama dengan Spurs, gol dari Gareth Bale membuat dirinya dapat merayakan kemenangan pertamanya. Holtby mengatakan bahwa dirinya tidak akan pernah melupakan pertandingan melawan West Brom, para supporter juga menyanyikan sebuah lagu untuk dirinya hampir sepanjang pertandingan babak kedua. Dukungan yang diberikan supporter itu membuat dirinya merinding karena ia tidak pernah mengharapkan dukungan secepat ini.


Lewis Holtby Kagum Dengan Permainan di Liga Inggris
Selengkapnya Lewis Holtby Kagum Dengan Permainan di Liga Inggris