Showing posts with label AS Roma. Show all posts
Showing posts with label AS Roma. Show all posts

AS Roma Pinjam Penjaga Gawang The Gunners

AS Roma Pinjam Penjaga Gawang The Gunners

Agen bola terpercaya mewartakan bahwa AS Roma baru saja resmi meminjam penjaga gawang The Gunners. Ya, proses penyegaran berhasil dilakukan oleh pihak manajemen AS Roma khususnya di bawah mistar gawang, tepatnya di posisi kiper. Klub dengan julukan Serigala Ibu Kota tersebut resmi mendatangkan kiper milik Arsenal yaitu Wojciech Szczesny dengan menandatangani kontrak pinjaman selama kurun waktu satu musim ke depan. Kebenaran mengenai transfer tersebut bahkan sudah dikonfirmasi secara langsung oleh pihak manajemen Arsenal pada situs dan akun twitter resmi milik mereka @Arsenal pada tanggal 29 Juli 2015 waktu setempat kemarin. wojciech-szczesny


Tidak hanya memberikan konfirmasi saja, tetapi Meriam London pun mengirim doa agar penjaga gawang dengan paspor Polandia itu bisa mendapatkan semua yang terbaik di klub barunya tersebut. Melalui akun Twitternya, Arsenal mendoakan si kiper supaya bisa mencapat kesuksesan besar di musim 2015 – 2016 mendatang dalam menjaga kesucian gawang AS Roma. Dengan demikian, makan penjaga gawang berumur 25 tahun itu harus mempersiapkan diri untuk bersaing dengan kedua kiper gaek milik AS Roma sebelumnya, yaitu Bogdan Lobont (37 tahun) dan Morgan De Sanctis (38 tahun). Bahkan, masih ada satu nama kiper lagi, yakni Tomas Svedkauskas yang belum terlalu dipercaya oleh pelatih Rudi Garcia karena pengalaman minim di usia 21 tahunnya.


Agen Bola Terpercaya Yakin Wojciech Szczesny Akan Bersaing Dengan Adil Bersama Kedua Kiper AS Roma.


Agen bola terpercaya mewartakan Wojciech Szczesny resmi bergabung dengan akademi Arsenal pada tahun 2006 lalu dan dirinya tercatat sudah menjalani 181 pertandingan semenjak melakoni debut pertamanya di tim senior Arsenal pada tahun 2009, di saat usianya ketika itu baru menginjak 19 tahun. Disepanjang kariernya, Szczesny pernah merengkuh penghargaan bergengsi Golden Glove pada musim 2013 – 2014 lalu. Namun, ia juga harus berbagi penghargaan dengan penjaga gawang Chelsea pada saat itu, Petr Cech usai mencatatkan 16 clean sheets di kompetisi domestic Inggris, Premier League.


Agen bola terpercaya mewartakan bahwa keputusan Szczesny untuk pergi meningggalkan Emirates Stadium memang tidak terlepas dari resmi bergabungnya Petr Cech ke Arsenal. Untuk itu, diprediksi jika Cech akan mendapat kepercayaan penuh dari The Proffessor. Selain harus bersaing dengan Cech, Szczesny pun menemui kesulitan karena mesti bersaing dengan kiper dengan pengalaman banyak di tim nasional Kolombia, yaitu David Ospina. Selain itu, kubu AS Roma pun tak ingin ketinggalan membuat pernyataan dengan gembira perekrutan kiper Polandia secara pinjaman dari Arsenal. Menurut I Lupi, Szczesny merupakan salah satu kiper muda terhebat di dunia sekarang ini!



Source: AS Roma Pinjam Penjaga Gawang The Gunners
Selengkapnya AS Roma Pinjam Penjaga Gawang The Gunners

Chelsea Menangkan Laga Kontra AS Roma

Chelsea Menangkan Laga Kontra AS Roma

Chelsea sukses memenangkan pertandingan menghadapi AS Roma dengan perolehan skor akhir 2-1 pada laga persahabatan yang digelar di RFK Stadium, Washington DC Amerika Serikat (AS) pada hari Sabtu waktu setempat atau Minggu 11 Agustus 2013 WIB lalu. Ini adalah pertandingan terakhir Chelsea dan juga Roma di serangkaian ajang pra-musim karena minggu depan kedua tim ini sudah melakoni matchday pertama di liga masing-masing.
chelsea-mourinho-image-13-08-2013

Chelsea yang merupakan salah satu klub peserta Premier League dan Serie-A ini pun memilih Amerika sebagai tempat terakhir mereka menjalani tur pra-musim untuk menghibur para penggemarnya yang ada di sana. Pada pertandingan sebelumnya, AS Roma berhasil unggul 4-1 atas Toronto, sementara Chelsea kalah 1-3 dari Real Madrid di final International Champions Cup.


Chelsea dan AS Roma mengawali laga ini dengan tempo permainan yang sedang. AS Roma lebih dulu memberikan ancaman dan mencetak gol pada menit ke21 dengan memanfaatkan kesalahan penjaga gawang Chelsea. Pemain Roma, Erik Lamela yang berhasil mencetak gol Sementara itu menjelang waktu jeda, Chelsea hampir tertinggal 0-2 pada saat Michael Bradley, yang lebih dulu melakukan kerja sama dengan Pablo Osvalso, melakukan tendangan keras dari dalam kotak penalti. Untung saja Schwarzer masih sigap untuk melakukan penyelamatan.


Chelsea pun terus berupaya untuk mengejar ketertinggalan mereka di babak kedua. Upaya yang dilakukan sang manajer, Jose Mourinho atau yang akrab disapa Mou ini terlihat pada menit ke-59 dengan menurunkan Marco Van Ginkel, Branislav Ivanovic, dan Eden Hazard untuk meningkatkan daya dobrak The Blues. Rupanya upaya tersebut pun membuahkan hasil. Chelsea sukses mencetak satu gol untuk menyamakan kedudukan.


Frank Lampard berhasil memanfaatkan peluang yang diberikan Demba Ba dengan menembakkan bola ke arah tiang jauh sehingga tidak mampu dihalau kiper Roma, Morgan De Sanctis. Pada saat laga hanya tersisa waktu satu menit, Chelsea sukses membalikkan kedudukan. Romelu Lukaku-lah sosok yang paling berjasa untuk membuat Chelsea unggul 2-1 usai memanfaatkan bola matang yang merupakan hasil kerja sama apik antara Hazard dan Ba. Skor ini pun terus bertahan hingga pertandingan berakhir.



Source: Chelsea Menangkan Laga Kontra AS Roma
Selengkapnya Chelsea Menangkan Laga Kontra AS Roma

Roberto Mancini Masih Sakit Hati

Roberto Mancini Masih Sakit Hati

Roberto Mancini masih sakit hati atas pemecatan yang dilakukan oleh Manchester City. Dan sekarang ini, peristiwa itu sudah menjadi pil pahit yang terdapat di dalam tubuh Mancini. Sebab, pelatih yang berasal dari Italia ini berpendapat jika ia dan seluruh jajaaran stafnya sudah melakukan upaya terbaik selama membesut klub berjuluk The Citizens tersebut.Ia mengatakan, sudah merasa layak untuk mendapatkan rasa hormat yang lebih besar atas kerja keras yang selama ini sudah ia berikan untuk City. Seperti yang diketahui, Mancini sudah melatih City selama 3,5 tahun.


Roberto Mancini juga berhasil memberikan serangkaian gelar yang dipersembahkan untuk City. Ia berpendapat, seharusnya gelar tersebut bisa mc-byememperkuat alasan perkataannya itu. Menurutnya, City tidak pernah menang selama 40 tahun terakhir. Dan di bawah kepelatihannya, City mendapatkan beberapa gelar mulai dari Premier League, FA Cup, dan juga Community Shield. Bahkan di tahun terburuknya, ia masih membawa mereka ke babak final FA dan menjadi runner-up di liga.


Roberto Mancini dipecat pada tanggal 13 Mei 2013 lalu, atau terhitung setelah tiga hari sebelumnya muncul desas-desus hebat mengenai kelangsungan nasibnya di Etihad Stadium. Pada saat itu, pihak manajemen klub menyatakan bahwa Mancini sudah gagal untuk memenuhi semua target yang ditetapkan. Maka dari itu secara jujur Mancini menyalahkan direktur eksekutif City Ferran Soriano. Menurutnya, Soriano adalah orang yang terlalu besar bagi City. Maka dari itu ia tidak cocok dengannya.


Sementara itu pada saat ditanya soal perjalanan karirnya selanjutnya usai didepak dari City, Mancini belum memberikan jawaban pasti. Ia memang sudah sempat dikabarkan akan melatih AS Roma, namun menurut Mancini, Giallorossi belum mendekatinya. Menurutnya, Roma adalah klub besar yang mencoba untuk mengulang kejayaan. Maka dari itu ia pun mengaku tidak akan menolak kesempatan untuk melatih klub hebat tersebut. Akan tetapi sayangnya, AS Roma belum menghubunginya hingga saat ini.


 


 



Source: Roberto Mancini Masih Sakit Hati
Selengkapnya Roberto Mancini Masih Sakit Hati

Bojan Belum Temui Kejelasan Masa Depannya

Bojan Belum Temui Kejelasan Masa Depannya

Bojan yang merupakan salah satu punggawa dari tim AC Milan pun mengaku bahwa masa depannya belum terlihat jelas dan masih berada dalam zona abu-abu setelah klub yang juga dikenal dengan julukan Rossoneri itu menolak untuk memanenkan status pemain yang berusia 22 tahun tersebut.


Bojan sebenarnya adalah milik klub yang berasal dari ibukota, AS Roma dan kemudian dipinjamkan ke AC Milan dengan opsi permanen usai bojan-freeakhir masa peminjaman. Akan tetapi, performa Bojan yang dinilai kurang mengkilap itulah, dijadikan alasan oleh Il Diavolo Rosso untuk menolak perekrutan dirinya secara permanen.


Tim raksasa Barcelona yang menjual Bojan ke AS Roma itu juga sejatinya mempunyai kesempatan untuk kembali membeli pemain yang merupakan alumnus dari akademi mereka tersebut.Namun hingga saat ini, klub Blaugrana belum memberi respons apapun, apakah mereka akan menggunakan opsi membeli ataupun tidak jika Azulgrana sudah merekrut Neymar dari Santos.


Bojan melalui sang ayahnya berbicara kepada Master Agen Bola, bahwa pihaknya belum berbicara dengan Barcelona. Maka dari itu, ia lebih berharap untuk berbicara dengan tim AC Milan terlebih dulu. Setelah itu baru ke Barca, akan tetapi Barcelona sudah memboyong Neymar. Bojan Krkic Sr atau sang ayah dari Bojan itupun mengklaim jika putranya itu mempunyai kualitas tinggi untuk bermain bersama dengan El Barca namun ia lebih mementingkan klub yang memberikan kesempatan lebih banyak untuk dirinya bermain.


Sang ayah menyatakan, bahwa Bojan mempunyai kualitas besar untuk dapat bermain bersama dengan tim Barcelona, tapi prioritas diriny aialah untuk mencari klub yang akan memberikannya porsi bermain lebih banyak. AC Milan senang dengan performanya, tapi pihanya tak ingin menjadi pemain pinjaman lagi karena itu tak dapat menjamin statusnya di masa depan. Oleh karena itu, ayah yang juga sekaligus merangkap sebagai agen dari Bojan Krckic ini pun mengatakan, ingin mencari kejelasan status untuk anaknya.



Source: Bojan Belum Temui Kejelasan Masa Depannya
Selengkapnya Bojan Belum Temui Kejelasan Masa Depannya

Francesco Totti Harusnya Mendapat 2 Ballon d"Or

Francesco Totti Harusnya Mendapat 2 Ballon d

Francesco Totti yang merupakan kapten dari tim AS Roma, menganggap bahwa dirinya sudah harus mendapatkan 2 penghargaan Ballon d’Or. Ya, pemain bintang dari AS Roma itu menilai, dirinya bisa mendapatkan gelar dalam Baloon d’Or jika saja ia jadi hijrah ke Real Madrid pada tahun 2004 silam.
francesco-totti-image-31-05-2013

Francesco Totti memang hampir saja bergabung dengan Real Madrid pada saat itu. Akan tetapi, ia justru memilih untuk bertahan di AS Roma, sebagai kota yang sudah membesarkan dirinya dan juga membuka perjalanan kariernya. Padahal, Totti juga mengatakan apabila ia bergabung di Real Madrid, sudah pasti ia dapat mengoleksi banyak gelar penghargaan.


Francesco Totti mengatakan hampir saja ia masuk ke dalam kubu Real Madrid. Ia ingin menandatangani kontrak dengan klub sebesar itu untuk dapat memenangkan sesuatu. Seandainya ia jadi bergabung dengan Real Madrid pada saat itu,  tentu saja setidaknya ia bisa meraih dua Ballon d’Or, tiga gelar Liga Champions, dan banyak gelar lainnya. Ia juga mengaku jujur sangat merasa bahagia bisa mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan Real Madrid.


Francesco Totti pada akhirnya membuat keputusan untuk tetap bertahan di AS Roma, meskipun ia sangat ingin setidaknya memenangkan 2 atau 3 scudetti. Selain itu, ia juga merasa tersanjung mengenai rencana yang kabarnya akan direalisasikan AS Roma, yang akan memensiunkan nomor 10 miliknya apabila ia pensiun nanti. Akan tetapi, menurutnya rencana tersebut sangatlah tidak adil mengingat ada banyak sekali pemain muda yang lain ingin menggunakan jersey bernomor punggung 10 itu.


Francesco Totti mengaku, bahwa dirinya sangatlah tersentuh. Tapi untuk memensiunkan nomor 10 itu juga berarti akan mengakhiri mimpi dari para pemain muda yang menginginkan nomor 10 yang pernah digunakan oleh Totti tersebut. Untuk dapat menggunakan nomor itu, pasti harus membutuhkan sebuah kekuatan karakter yang lebih. Nomor 10 mempunyai beban berat. Sebab, pemain yang menggunakan jersey nomor 10 itu akan selalu mendapat perhatian lebih jika dibandingkan dengan nomor yang lain.



Source: Francesco Totti Harusnya Mendapat 2 Ballon d"Or
Selengkapnya Francesco Totti Harusnya Mendapat 2 Ballon d"Or

Daniele De Rossi Dibidik Chelsea

Daniele De Rossi Dibidik Chelsea

Daniele De Rossi yang merupakan salah satu gelandang AS Roma kabarnya tengah dibidik oleh Juara Europa League 2012-2013, yaitu Chelsea. Bahkan, kedua klub tersebut sudah melakukan pembicaraan untuk memasuki tahap negosiasi. Para pendukung AS Roma sering memanggilnya dengan sebutan Capitan Futuro atau Kapten Masa Depan. Akan tetapi sayangnya saat ini, masa depannya di Olimpico pun mulai diragukan banyak orang.


daniele-de-rossi-romajpgDaniele De Rossi memang sudah bergabung dengan klub yang juga sering dijuluki dengan sebutan Serigala Ibukota ini semenjak dirinya masih berusia 17 tahun dan hampir saja ia dipastikan bakal menjadi salah satu legenda dari Gialorossi. Namun, apabila kabar yang beredar di media bisa dipercaya dan terbukti kebenarannya, maka 12 tahun pengabdian De Rossi di klubnya pun akan berakhir dan raksasa London tertarik untuk menggandengnya.


Salah satu media di Inggris juga mengatakan, jikalau presiden Roma yakni James Palotta dan beserta manajer umumnya, Franco Baldini tengah berada di London untuk mengawali pembicaraan mengenai penjualan pemain bintang yang sudah berusia 29 tahun tersebut. Walaupun saat ini De Rossi masih mempunyai kontrak cukup lama dengan klub Italia itu, tetapi bisa saja jika Roma mengizinkan pemain tersebut untuk pergi dengan dibanderol seharga 10 juta pounds ke Stamford Bridge.


Daniele De Rossi sebelum musim panas lalu memang sempat menjadi incaran dari klub Manchester City. Namun rupanya punggawa tim nasional Italia itu justru enggan menanggapi pinangan dari The Citizens dan memilih fokus untuk melanjutkan perjalanan kariernya bersama dengan AS Roma.


Maka dari itu, Chelsea kemungkinan besar harus melalui banyak rintangan terlebih dulu sebelum bisa meyakinkan sosok yang berjasa bagi Roma itu untuk meninggalkan klub dari masa kanak-kanaknya. Selain itu, tim berjuluk The Blues juga harus bertarung dengan Real Madrid, yang merupakan raksasa dari Spanyol, yang juga berharap untuk bisa mendapatkan tanda tangan De Rossi. Media di Inggris juga merasa yakin jika Jose Mourinho yang diharapkan akan kembali mengambil alih Stamford Bridge tersebut juga termasuk daftar penggemar De Rosi. Sehingga pastinya ia menginginkan agar sang pemain tersebut dapat bergabung untuk memperkuat lini tengah klub Chelsea. Seperti diketahui, De Rossi adalah seorang pemain yang memiliki kemampuan brilian dan juga sering membantu daerah pertahanan.


 


 



Source: Daniele De Rossi Dibidik Chelsea
Selengkapnya Daniele De Rossi Dibidik Chelsea

Milan Masih Belum Aman

Milan Masih Belum Aman

Milan belum aman meski saat ini masih menduduki peringkat 3 klasemen sementara dengan koleksi 62 mata, kedudukan Milan saat ini belum boleh dikatakan selamat. Maklum, persaingan sangat ketat kerana melibatkan Fiorentina dan AS Roma. Segala hal masih boleh berlaku pada empat giornataakhir kerana Milan masih akan menghadapi Rom di giornata37. Milan akan fokus meraih kemenangan atas Torino demi mempertahankan kedudukan mereka di peringkat 3 klasemen sekaligus menjaga peluang berlaga di Liga Champions.


Yang pasti, persaingan di papan atas musim ini akan ketat hingga pekan-pekan terakhir. Meski optimistis Milan akan mampu meraih kemenangan, Zapata tetap meminta rekan-rekannya tetap mewaspadai Torino. Pemain yang berstatus pinjaman dari Villarreal tersebut menilai Il Torosebagai pasukan yang tangguh dan sukar dikalahkan.


Sayang, di tengah cita-cita Milan meraih mata penuh, Jurulatih Massimiliano Allegri sedikit dipusingkan dengan kecederaan Riccardo Montolivo. Pemain yang memperkuat pasukan kebangsaan Itali tersebut dianggarkan hadir selama tiga perlawanan ke depan lantaran kecederaan otot.


Keadaan Stephan el Shaarawy juga diragukan kerana mengalami kecederaan engkel.Sementara di kubu lawan, Torino bertekad bangkit seusai kekalahan 0-2 dari Juventus pada Derby della Mole, pekan lalu.Optimis juga dirasakan penyerang Il Toro Riccardo Meggiorini. Kendati tidak akan dapat tampil saat berhadapan dengan Milan karena terkena larangan tampil, Meggiorini mengungkapkan bahwa pasukannya tetap mempunyai peluang meraih tiga poin di San Siro.


Torino saat ini memang masih memerlukan beberapa poin tambahan untuk mengamankan kedudukan mereka dari zona degradasi. Memang, akan sulit meraih kemenangan atas Milan di San Siro. Namun, mereka harus tetap tenang dan percaya dengan kualitas yang mereka miliki. Jika Torino menunjukkan prestasi terbaik, tiga mata bukanlah sesuatu yang mustahil. Kemenangan atas I Rossoneri akan sangat penting bagi skuad asuhan Giampaolo Ventura itu untuk menjauhi zona degradasi. Saat ini Torino menduduki peringkat 16 klasemen sementara dengan koleksi 36 mata. Dengan persaingan ketat dan perbedaan poin ketat, hasil negatif atas Milan berpotensi mengembalikan Torino ke Seri B.


 



Source: Milan Masih Belum Aman
Selengkapnya Milan Masih Belum Aman

Derby Della Capitalle Selalu Memanas

Derby Della Capitalle Selalu Memanas

Derby Della Capitalle dianggap sebagai laga derby yang paling panas di ranah Eropa. Sekali lagi hal ini terbukti. Berdasarkan laporan yang diperoleh agen IBCBet terpercaya, disebutkan enam orang terluka karena bentrok di seputaran stadion. Bahkan, sebuah mobil ambulans yang mengangkut korban luka dari salah satu kubu mendapat serangan membabi buta dari kelompok lawan. Tidak diketahui dari kelompok mana yang terluka ataupun yang menyerang ambulans itu karena mereka tidak mengenakan atribut. Saksi mata hanya menyebut bahwa polisi terpaksa menembakkan gas air mata untuk membubarkan bentrok.


AS Roma vs LazioMengatasi huru-hara yang terjadi akibat Derby Della Capitale ini,  Wali Kota Roma Gianni Alemanno berharap warga kota dan tifosi kedua kubu menjaga ketenangan kota. Polisi telah diterjunkan untuk menenangkan massa dan menjaga toko-toko ataupun tempat-tempat publik di sekitar stadion. Panasnya tensi di luar Stadio Olimpico ternyata juga menular kepada para pemain. Satu kartu merah dan sembilan kartu kuning dikeluarkan wasit Paolo Silvio Mazzoleni pada pertandingan yang berakhir imbang 1-1 itu. Gli Aquilotti unggul terlebih dulu melalui sepakan keras Hernanes dari luar kotak penalti pada menit ke-16.


Sementara gol balasan I Giallorossi dilesakkan Francesco Totti (53) lewat titik penalti menyusul pelanggaran Hernanes terhadap Miralem Pjanic. Gol tunggal Totti memiliki arti besar. Sang kapten menyamai Dino da Costa dan Marco Delvecchio sebagai pemain yang paling sering mencetak gol di Derby della Capitale dengan sembilan gol. Totti mengatakan hal itu adalah keinginnanya sejak dulu, membobol jala Lazio sebanyak mungkin. Derby ini memang bukan penentuan juara Serie A. Namun, catatan ini akan selalu dikenang. Totti mengaku gagal mencapai targetnya.


Gelandang 36 tahun ini sebenarnya menginginkan mencetak dua gol untuk melampaui Da Costa dan Delvecchio. Namun, satu gol cukup membuatnya senang. Sebab, musim lalu, Totti tidak sekali pun menjebol jala Lazio. Gol pertama Totti dalam Derby della Capitale dicetak November 1998. Dia kemudian mengumpulkan delapan gol pada musim 1999/2000, 2000/2001, 2003/2004, dan 2010/2011. Gol tunggal Totti juga menjaga dominasi Roma dalam Derby della Capitale.


Dari 139 pertemuan Serie A, AS Roma berhasil memenangkan 48 laga. Sementara Lazio 39 pertandingan. Untuk kategori pencetak gol terbanyak, lima teratas dihuni pemain Roma, yaitu Da Costa, Delvecchio, Totti, Vincenzo Motella, dan Rodolfo Volk.



Source: Derby Della Capitalle Selalu Memanas
Selengkapnya Derby Della Capitalle Selalu Memanas

Destro Berharap Bisa Kembali Satu Bulan Lagi

Destro Berharap Bisa Kembali Satu Bulan Lagi

Mattia Destro yang saat ini tengah didera oleh cedera pun berharap untuk dapat segera pulih. Penyerang di dalam pasukan AS Roma itu sangat berharap dapat kembali untuk bermain kembali di dalam kurun waktu satu bulan. Mattia Destro sendiri telah mendapatkan sebuah cedera kala dirinya memperkuat AS Roma di dalam laga leg yang pertama di dalam babak semifinal kancah Coppa Italia berhadapan dengan Inter Milan di bulan Januari yang lalu. Usai melakoni sebuah pemeriksaan, Mattia Destro diketahui mendapatkan sebuah robek di dalam otot lateral meniscus pada pergelan di kaki kiri.

Cedera yang saat ini sudah didapatan oleh Mattia Destro itu pun juga berhasil untuk membuat si pemain untuk naik di dalam meja operasi saat itu. Alhasil, mantan dari pemain penyerang di dalam skuad Siena itu pun mesti menepi selama kurun waktu dua bulan lamanya hanya dikarenakan oleh cedera itu.

Lalu sekarang ini, Mattia Destro pun sangat berharap dapat segera sembuh dan juga pulih di dalam kurun waktu satu bulan lamanya. Penyerang yang saat ini sudah mulai menginjak usia 21 tahun itu pun ingin untuk bisa segera fit agar dapat segera bermain lagi di dalam pertandingan derby berhadapan dengan Lazio pada bulan April yang akan datang.

Mattia Destro telah menyatakan seperti yang sudah dikabarkan oleh pihak Master Agen Bola beberapa waktu yang lalu bahwa ia sangat berharap dapat kembali di dalam kurun waktu satu bulan. Ia ingin fit dengan sepenuhnya untuk pertandingan derby pada bulan April yang akan datang dan juga lalu untuk membuktikan dirinya pada timnya.

Destro pun juga memberikan komentar berkaitan dengan perjalanan Roma pada musim ini. Ia menilai bahwa Roma saat ini telah kian membaik setelah melalui masa yang sulit. Destro juga menambahkan bahwa mereka mengalami masa yang berat di tengah musim, namun saat ni mereka pulih dengan baik. Walaupun demikian, menurut dirinya secara menyeluruh itu merupakan hal yang apik.


Source: Destro Berharap Bisa Kembali Satu Bulan Lagi
Selengkapnya Destro Berharap Bisa Kembali Satu Bulan Lagi

Roma Gagal Total Bila Tak Ke Eropa

Roma Gagal Total Bila Tak Ke Eropa

Musim kali ini AS Roma masih merasa kesulitan guna menembus zona Eropa. Bila pada akhir musim nanti mereka tidak memperoleh tiket pada kompetisi Eropa, maka hal itu berarti kegagalan total bagi AS Roma. Semenjak di awal musim yang lalu, usai diakuisisi oleh salah satu pengusaha yang berasal dari AS, Roma melakukan beberapa perombakan mayor di dalam pasukan mereka. Ketika itu paling tidak ada 11 orang pemain yang baru saja didatangkan menuju Trigoria.

Akan tetapi usim kali itu tidak berjalan dengan mengesankan. Luis Enrique hanya sanggup untuk mengantarkan AS Roma mengakhiri champions-brown-logomusim di dalam peringkat 7 dan juga tak berhasil untuk lolos ke dalam ranah Eropa. Musim kali ini, Roma kembali mematok target untuk lolos ke dalam ranah Eropa khususnya Liga Champions. Akan tetapi sampai dengan kancah Serie A Italia berjalan dengan 16 minggu, target itu masih dinilai jauh dari jangkauan mereka.

AS roma sendiri sampai dengan sekarang ini masih tertahan di dalam posisi 8 besar dengan total 40 angka. Francesco Totti cs masih memiliki selisih sebanyak 4 angka dari Inter Milan yang berada di dalam peringkat kelima yaitu batas akhir Liga Eropa, dan juga sebanyak lima angka dari AC Milan yang berada di dalam posisi ketiga yang merupakan batas akhir dari ranah Liga Champions.

Simone Perrottayang merupakan salah satu pemain gelandang Roma sangat cemas bahwa skuadnya itu kembali tidak sanggup untuk memenuhi target itu. Bila hal itu memang terjadi, maka ia menyatakan bahwa Roma gagal total.

Perrotta telah menaytakan seperti yang dikabarkan oleh pihak Master Agen Bola beberapa waktu yang lalu bahwa apabila mereka tidak berhasil untuk lolos di dalam Eropa musim kali ini maka hal itu akan jadi kegagalan total sebab pasukan itu mempunyai kualitas yang luar biasa. Mengakhiri musim di dalam peringkat ketiga akan menjadi maksimal untuk mereka, namun Liga Eropa juga bakal menjadi target yang apik kala mempertimbangkan di manakah mereka akan berada beberapa saat yang lalu.

 


Source: Roma Gagal Total Bila Tak Ke Eropa
Selengkapnya Roma Gagal Total Bila Tak Ke Eropa

Manuel Pellegrini Tolak Pinangan AS Roma

Manuel Pellegrini Tolak Pinangan AS Roma

Manuel Pellegrini, pelatih yang saat ini menangani klub Malaga asal Spanyol, beberapa waktu yang lalu dikabarkan telah menolak pinangan yang diberikan oleh pihak AS Roma untuk menangani klub tersebut.

AS Roma diisukan tertarik guna mengikat Manuel Pellegrini sebagai sang pelatih untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Zdenek Zeman. Akan tetapi, sang agen yang bernama Jesus Martinez memberikan penegasan bahwa arsitek Malaga itu telah menolak pinangan dari AS Roma. Sementara ini, pasukan berjuluk Serigala Roma itu tengah dilatih oleh Aurelio Andreazzolli. Akan tetapi, skuad yang berasal dari ibukota Italia itu juga begitu berharap dapat meminang Pellegrini untuk menangani klub tersebut di musim panas mendatang

Manuel Pellegrini, pelatih yang sukses menangani Malaga 2013

Namun sayangnya, pelatih yang berasal dari Cile itu memutuskan untuk tetap bertahan bersama dengan Malaga, sehingga tawaran AS Roma tersebut tidak digubrisnya. Martinez telah menyatakan seperti dikabarkan beberapa waktu yang lalu bahwa kurang lebih 15 hari yang lalu mereka memperoleh tawaran dari pihak AS Roma, namun mereka langsung memberikan penolakan.

Pellegrini yang sukses menangani Malaga di kompetisi La Liga Spanyol dan juga Liga Champions, dikabarkan pula diminati untuk melatih Chelsea. Namun agen Pellegrini menjelaskan bahwa belum ada penawaran resmi yang diajukan dari kubu “The Blues”.

Selain itu, Martinez pun juga telah menyatakan bahwa Pellegrini memang tidak menolak untuk merasakan kompetisi di luar Spanyol. Seperti diketahui, Pellegrini mempunyai ikatan kontrak hingga tahun 2015 mendatang di Malaga.

Pellegrini dikabarkan lewat agennya, cukup tertarik untuk dapat melatih di kompetisi Liga Premier Inggris. Namun tidak menutup kemungkinan pula dirinya akan meneruskan berkarir di kompetisi Eropa lainnya. Fokus dari sang pelatih saat ini adalah membawa Malaga berprestasi lebih baik lagi di kompetisi lokal maupun antar klub Eropa. Malaga saat ini menempati peringkat ke-4 di La Liga Spanyol dan akan menjalani babak 16 besar Liga Champions melawan FC Porto.


Source: Manuel Pellegrini Tolak Pinangan AS Roma
Selengkapnya Manuel Pellegrini Tolak Pinangan AS Roma

Delio Rossi Kena Sanksi Dua Pertandingan

Delio Rossi Kena Sanksi Dua Pertandingan

Kelakukan yang dilakukan oleh Delio Rossi yang telah mengacungkan jari tengahnya di dalam laga antara Sampdoria berhadapan dengan AS Roma di akhir pekan yang lalu akhirnya membuahkan hasil yang sangat buruk yakni sanksi. Pelatih dari skuad yang memiliki julukan sebagai II Samp itu mendapatkan larangan untuk menemani skuad didikannya itu di dalam dua pertandingan.

delio-rossiDi dalam laga yang dihelat di Comunale Luigi Ferraris pada Minggu dini hari yang lalu, memang sempat terjadi sebuah insiden dan keributan di pinggir lapangan hijau disaat injury time paruh yang kedua. Hal itu ternyata dikarenakan oleh aksi dari Delio Rossi yang telah mengacungkan jari tengahnya pada salah satu pemain belakang Serigala Roma yaitu Nicolas Burdisso.

Usai melakukan aksi yang sangat tak dapat ditolerir itu, akhirnya Delior Rossi pun harus keluar dari lapangan dan diusir oleh pengadil pertandingan. Pertandingan itu sendiri berakhir dengan hasil akhir 3-1 utnuk kemenangan dari tim tuan rumah. Dikarenakan oleh aksi tercela yang sudah ia lakukan di dalam laga itu, akhirnya Delio Rossi pun mendapatkan hukuman berupa skors sebanyak dua pertandingan. Dengan begitu, maka ia tak akan dapat menemani Mauro Icardi cs kala mereka akan melawat di dalam kandang Napoli dan juga akan berhadapan dengan Chievo di dalam kandang mereka sendiri.

Delio Rossi sendiri juga sudah mengaku bahwa ia sudah menyelesaikan masalah itu dengan para pemain di dalam skuad AS Roma. Mantan arsitek Lazio itu pun juga menyatakan bahwa masalah sudah selesai kala pertandingan berakhir saat itu.

Delio Rossi sudah menyatakan seperti yang dikabarkan oleh Football Italia bahwa ia telah menjelaskan semua hal dengan para punggawa Roma, semuanya pun juga baik-baik saja sampai saat ini. hal yang seperti itu terjadi di atas lapangn dan hal itu juga berakhir di sana pula. Tak ada isyarat atau drama di sana, namun tensi dan juga perasaan kesal akan kondisi dari pertandingan berakhir kala laga usai.


Source: Delio Rossi Kena Sanksi Dua Pertandingan
Selengkapnya Delio Rossi Kena Sanksi Dua Pertandingan

Osvaldo Berebut Penalti Dengan Totti

Osvaldo Berebut Penalti Dengan Totti

Pablo Osvaldo, terlihat sempat bersitegang dengan sang kapten Francesco Totti saat mengambil hadiah tendangan penalti dalam pertandingan melawan Sampdoria, Minggu malam lalu (10/2/2013).

Penampilan Roma pada kompetisi Serie A Italia musim ini terbilang tidak begitu baik, meski pada awal musim terlihat Roma dapat tampil dengan perkasanya,tetapi sayang tim ini terlihat tidak dapat melanjutkan hal tersebut di paruh musim ke-2 kompetisi. Hal ini berujung pula pada pemecatan pelatih mereka yaitu Zdenek Zeman karena dianggap tidak dapat mendongkrak prestasi “Serigala-serigala Roma”.

Osvaldo Berebut Penalti dengan Totti, Februari 2013

Konflik internal di kubu AS Roma juga terlihat sangat jelas saat Roma kalah dengan skor 3-1, saat berhadapan dengan Sampdoria. Media berhasil meliput momen-momen tersebut, saat Pablo Osvaldo terlihat bertengkar dengan Francesco Totti tentang siapa yang akan mengambil tendangan penalti. Osvaldo yang berhasil menang dalam pertengakaran tersebut kemudian dapat mengambil tendangan penalti, namun sial bagi dirinya, tendangan penalti tersebut dapat dimentahkan dengan baik oleh penjaga gawang Sampdoria.

Osvaldo mengaku bahwa dirinya sadar akan menjadi sasaran kemarahan dari publik AS Roma setelah gagal dalam pertandingan penting yang terjadi setelah AS Roma memecat Zdenek Zeman. Ditambah lagi, dirinya bukanlah pengambil tendangan penalti reguler di AS Roma, melainkan Francesco Totti yang biasa mengambil tugas tersebut.

“Meski terlihat kecewa, saya harus melihat ke depan, saya tahu akan diberikan kritik dan akan dimusuhi oleh publik Roma, tetapi saya harus dapat melupakan kegagalan yang terjadi saat ini,” ujar Osvaldo.

Osvaldo terlihat sedang berbicara dengan Totti sebelum kapten AS Roma ini kemudian mundur dengan wajah yang terlihat kecewa.

Pelatih baru Roma, Andrae Andreazzoli juga terlihat terkejut dengan kejadian itu. ”Saya tidak tahu bahwa Osvaldo akan mengambil penalti itu, yang saya tahu, Totti adalah yang berhak untuk mengambil tendangan itu , mungkin mereka mencapai kata sepakat,” ujar Andrea.

Roma sendiri masih terpuruk di papan tengah klasemen sementara, setelah hanya dapat meraih dua poin dari enam pertandingan setelah libur musim dingin.


Source: Osvaldo Berebut Penalti Dengan Totti
Selengkapnya Osvaldo Berebut Penalti Dengan Totti

Massimiliano Allegri Tutup Pintu Bagi AS Roma

Massimiliano Allegri Tutup Pintu Bagi AS Roma

Massimiliano Allegri adalah salah satu nama pelatih yang terus menerus dihubungkan dengan AS Roma demi dapat mengisi lagi kursi pelatih mereka yang sedang kosong usai melengserkan Zdenek Zeman dari kursi kepelatihan Roma. Tetapi Massimiliano Allegri saat ini masih terikat kontrak dengan Milan.

Seperti yang diketahui bahwa AS Roma secara resmi memecat Zeman sebagai pelatih pasukan mereka usai permainan yang tak konsisten skuad yang berasal dari ibu kota Italia itu. Sementara ini, AS Roma ditangani oleh caretaker Aurelio Andreazzoli sambil berusaha keras untuk mencari pelatih anyar.

Kabar yang muncul saat ini menyatakan bahwa AS Roma akan berusaha keras guna membajak Massimiliano Allgeri untuk dapat bergabung bersama mereka dari San Siro. Tidak ingin kabar itu makin lama makin meluas, pelatih di dalam skuad berjuluk I Rossoneri itu pun langsung memberikan penegasan bahwa ia akan tetap jadi arsitek Stephan El Shaarawy cs untuk waktu yang akan datang.

Allegri pun menyatakan seperti yang dikabarkan oleh Football Italia bahwa ketertarikan tim raksasa seperti halnya AS Roma memang sangat membaut dirinya senang dan juga memperlihatkan apresiasi pada pekerjaan yang ia lakukan selama ini. Ia juga merasa terhormat, namun ia juga merasa bahagia di Milan.

Allegri yang juga pernah jadi arsitek Cagliari itu memang menorehkan kinerja yang baik bersama dengan Milan, sampai dengan pada akhirnya ditahan oleh oleh Milan sampai dengan bulan Juni 2014 yang akan datang. Hal itu juga telah ditegaskan juga oleh Adriano Galliani, wakil presiden Milan bahwa Allegri masih akan tetap bersama dengan Milan.

Adriano Galliani, yang merupakan wakil presiden Rossoneri menyatakan bahwa Allegri merupakan seorang pelatih yang sangat baik dan juga semua orang selalu tahu akan hal itu. Ia juga mengingatkan Galliani kepada Carlo Ancelotti. AS Roma tidak dapat mencuri pelatih yang kini sedang mengasuh tim lain. Ia masih akan tetap jadi pelatih Milan di musim yang akan datang.


Source: Massimiliano Allegri Tutup Pintu Bagi AS Roma
Selengkapnya Massimiliano Allegri Tutup Pintu Bagi AS Roma

Zeman Diberhentikan dari AS Roma

Zeman Diberhentikan dari AS Roma

 

Zdenek Zeman akhirnya harus turun dari jabatannya sebagai pelatih AS Roma, karena dinilai tidak mampu membawa Roma mendulang berbagai raihan maksimal musim ini.

Salah satu raksasa Italia yaitu AS Roma akhirnya telah memutuskan guna melengserkan Zdenek Zeman di tengah perjalanan mereka di kancah Serie A Italia musim ini, usai menelan kekalahan 2-4 dari Cagliari di kandang sendiri, Stadion Olimpico.

Kekalahan yang sangat mengejutkan itu berhasil membuat 500 ribu para pendukung fanatik Roma melakukan aksi protes setelah laga. Pertemuan darurat pun akhirnya dilakukan oleh Franco Baldini, Italo Zanzi, dan juga Walter Sabatini yang merupakan tiga direktur AS Roma. Dan keputusan yang akhrinya ditemput adalah zeman harus lengser dari jabatannya sebagai pelatih Roma.

Zdenek Zeman Diberhentikan Roma, Februari 2013

Zemanlandia, julukan yang diberikan untuk taktik ultra ofensif yang dimiliki oleh Zeman ternyata tak mampu berjalan dengan lancar. Keganasan dari pasukan AS Roma di dalam melancarkan serangan dalam tiap laga pun tak diimbangi oleh pertahanan yang solid dari para punggawa Roma. Erik Lamela dan rekan-rekan sampai dengan saat ini telah menciptakan sebanyak 49 gol di kancah Serie A Italia, paling banyak di antara 20 tim yang lainnya. Namun mereka juga sudah kebobolan sebanyak 42 gol, total yang hanya kalah dari skuad promosi Serie A Italia yaitu Pescara.

Saat ini pun Roma masih tertahan di peringkat 8 papan klasemen sementara dan ketinggalan sebanyak 9 angka dari zona Liga Champions. Lalu yang lebih parahnya lagi adalah zona itu kini dihuni oleh rival satu kota mereka, Lazio. Pasukan Serigala Roma itu pun saat ini telah menelan 9 kali kekalahan, jumlah yang paling banyak dari klub-klub dalam posisi 10 besar lainnya.

Walter Novellino dan juga Marco Giampaolo dikabarkan oleh pihak Football Italia jadi kandidat caretaker Roma sampai dengan akhir musim yang akan datang. Sementara itu, Laurent Blanc juga diisukan diincar untuk menjadi pelatih permanen mereka nanti. Akan tetapi untuk sementara ini Roma bakal dibesut oleh Aurelio Andreazzoli. Ia adalah seorang staff teknik AS Roma semenjak masa Luciano Spalleti menjabat sebagai pelatih.

 


Zeman Diberhentikan dari AS Roma
Selengkapnya Zeman Diberhentikan dari AS Roma

Alexander Doni Mengaku Hampir Tewas Di The Reds

Alexander Doni Mengaku Hampir Tewas Di The Reds

Alexander Doni dengan sangat mengejutkan sudah menjelaskan beberapa fakta yang menggemparkan selama masa kariernya bersama dengan Liverpool di ranah Premier League Inggris. Penjaga gawang yang saat ini bermain untuk Botafogo itu mengaku bahwa ia memang sempat terkena serangan jantung dan juga hampir meninggal dunia saat dirinya masih merumput di Anfield, kandang The Reds.

alexander-doni-asroma

Beberapa waktu yang lalu, Alexander Doni sudah secara resmi pergi dari The Reds dan juga kembali menuju kampung halamannya yakni Brasil guna merumput bersama dengan Botafogo. Beberapa kisah yang menarik dan juga manis selama dua tahun membela pasukan The Reds itu pun ia miliki hingga kini.

Kemudian ada satu buah kisah yang ia akui memang tidak akan pernah ia lupakan sampai nanti. Dan kisah yang sangat menarik yang ia miliki itu adalah kala ia hampir saja meninggal dunia dikarenakan ia sempat terkena serangan jantung di Liverpool di musim panas yang lalu. Hal itulah yang diakui oleh Alexander Doni berhasil membuat dirinya untuk absen di dalam kurun waktu yang lama.

Alexander Doni menyatakan seperti yang dikabarkan oleh Calciomercato beberapa waktu lalu bahwa di Liverpool, ia memang hampir saja meninggal dunia. Ia telah terkena serangan jantung selama sekitar 25 detik di musim panas yang lalu. Setelah itu, ia langsung dirawat oleh salah satu dokter terbaik yang ada di Eropa. Dokter itu telah merawat dirinya dengan begitu baik. Selain itu ia juga meminta kepada Alexander Doni untuk berhenti bermain sepak bola selama beberapa bulan lamanya.

Selama menjalani karier di Anfield bersama dengan The Reds, Alexander Doni memang tak berhasil untuk memperlihatkan permainannya yang terbaik. Eks penjaga gawang dari AS Roma itu bahkan tidak pernah masuk di dalam pasukan inti The Reds semenjak terakhir kali bermain di pertandingan terakhir musim kompetisi 2011-2012 lalu,  tepatnya di bulan Mei.


Alexander Doni Mengaku Hampir Tewas Di The Reds
Selengkapnya Alexander Doni Mengaku Hampir Tewas Di The Reds

AS Roma Taklukkan Inter Milan

Kesebelasan AS Roma berhasil memanfaatkan keunggulannya kala bertindak sebagai tuan rumah pada semifinal pertama Coppa Italia, dini hari tadi (24/1), dengan mengalahkan tim tamu Inter Milan lewat skor tipis 2-1. Ketiga gol yang terjadi pada pertandingan tersebut terjadi di babak pertama pertandingan, pada babak kedua, masing-masing tim gagal menambah perolehan gol.

Kapten Roma Francesco Totti

Jalannya Pertandingan

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpico, markas dari Roma berlangsung menarik sejak awal peluit ditiup oleh wasit. Roma yang bertindak sebagai tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan, berawal dari umpan Ivan Piris dari sisi kanan yang disambut sepakan Mattia Destro di depan gawang Inter. Tetapi sayang bola hasil sepakannya masih melambung, jelan beberapa menit kemudian, Destro kembali mendapat peluang dari umpan yang diberikan sang kapten, Francesco Totti, namun sundulannya masih bisa diamankan oleh penjaga gawang Inter, Samir Handanovic.

Roma akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-13 sekaligus mengubah skor menjadi 1-0, berawal dari umpan Ivan Piris yang berhasil disambut oleh sundulan kepala Alessandro Florenzi. Tak puas dengan keunggulan tersebut, Roma terus menggempur pertahanan Inter, dan selang 20 menit kemudian, Mattia Destro membawa Roma unggul 2-0, tepatnya di menit ke-33. Kembali gol ini berawal dari umpan bek kanan mereka asal Paraguay, Ivan Piris, yang memberikan umpan dari sisi kanan dan berhasil disambut dengan sundulan kepala Destro.

Inter yang coba mengejar ketertinggalan, berhasil mencetak gol menjelang berakhirnya babak pertama pertandingan, berawal dari umpan lambung Esteban Cambiasso yang dapat dengan baik oleh Rodrigo Palacio. Skor 2-1 untuk keunggulan Roma bertahan hingga babak pertama usai.

Pertandingan babak kedua kembali berlangsung menarik, dengan serangan yang dibangun silih berganti oleh kedua tim. Tercatat Destro dan Totti dari Roma memiliki peluang menambah gol, akan tetapi masih dapat digagalkan oleh barisan pertahanan Inter Milan. Begitupula dengan tim tamu, Inter, yang coba menyamakan kedudukan, tercatat Fredy Guarin, Rodrigo Palacio dan Ricky Alvarez, namun sayangnya peluang-peluang tersebut belum berhasil dikonversikan menjadi gol.

Skor 2-1 ini bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit, dan pertandingan kedua semifinal Coppa Italia akan berlangsung bulan April 2013 mendatang.


AS Roma Taklukkan Inter Milan
Selengkapnya AS Roma Taklukkan Inter Milan