Showing posts with label fabio capello. Show all posts
Showing posts with label fabio capello. Show all posts

Fabio Capello Senang di Rusia

Fabio Capello Senang di Rusia

Fabio Capello yang merupakan pelatih tim nasional Rusia menampik kabar yang berhembus ke permukaan mengenai pengunduran diri dari posisinya sekarang ini. Ia menjelaskan, bahwa dirinya sangat merasa senang bekerja di Rusia. Hal itulah yang dilaporkan oleh Master Agen Bola, pada hari Senin 15 Juli 2013 lalu.


Fabio Capello mengatakan, pada saat seorang pelatih berhasil mencapai berbagai kesuksesan di profesinya maka hal itu merupakan sikap yang rusia-capelloalami ketika sejumlah klub serius memperlihatkan ketertarikan terhadap jasa-jasanya. Selain itu, pelatih yang kini genap berusia 67 tahun ini melanjutkan, bagaimana pun juga ia bisa berkata jika ia mencintai Rusia dan benar-benar merasa gembira berada di tim tersebut.


Fabio Capello juga menegaskan mengenai pentingnya pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 mendatang untuk melawan Irlandia Utara. Menurut pendapatnya, dengan kesuksesan di pertandingan itu akan menjadi faktor kunci bagi kesuksesan Rusia di kualifikasi berikutnya. Ia menjelaskan, tentu saja hal ini bisa menjadi salah satu laga terpenting pada putaran kualifikasi. Sesuai jadwal, laga penting itu akan dihelat pada tanggal 14 Agustus 2013 mendatang.


Fabio Capello mengungkapkan, hasil positif dari Belfast bisa menjadi sangat vital bagi kesuksesan timnya secara menyeluruh. Akan tetapi, setelah itu semestinyatim tidak akan kehilangan konsentrasi dan bersantai ria. Pelatih bertalenta ini juga mengatakan jika mantan kapten Rusia yaitu Andrei Arshavin, yang gagal menembus tim inti raksasa Liga Utama Inggris Arsenal, harus bekerja dengan lebih keras lagi supaya bisa memperoleh kembali tempatnya di tim.


Fabio Capello berpendapat, Arshavin adalah seorang pemain sepakbola yang kreatif tetapi hal itu tidak cukup untuk bersaing di dunia sepak bola modern. Mantan pelatih timnasional Inggris ini juga mengatakan, seharusnya Arshavin bisa terus bersiap diri untuk bertarung dan berlari ketika merebut bola di lapangan demi kepentingan tim di sepanjang pertandingan yang mereka lakoni. Maka dari itu, sekarang ini semua keputusan terdapat di tangan Arshavin sendiri. Ia harus sukses menunjukkan kemampuan dan kesiapan fisiknya.


 



Source: Fabio Capello Senang di Rusia
Selengkapnya Fabio Capello Senang di Rusia

Stewards Sudah Canggih, Namun Tak Bisa Hindari Aksi Brutal Penonton

Stewards Sudah Canggih, Namun Tak Bisa Hindari Aksi Brutal Penonton

Petugas keamanan didalam stadion atau yang biasa disebut dengan istilah Stewards kehadiranya memang sangat vital dalam lancarnya gelaran suatu pertandingan. Jasa mereka sangat diperlukan untuk menangani kemungkinan terburuk seperti sabotase ataupun kerusuhan para supporter.


Pada laga uji coba Brasil melawan Rusia di Stamford Bridge, dini hari kemarin, secara mengejutkan seorang suporter merangsek masuk ke lapangan. Namun, para stewards yang berada di stadion langsung bertindak cepat dengan menangkap suporter tersebut dan membawanya ke luar lapangan. Cara stewards dalam menangani suporter tersebut memang berbeda dari biasanya.  Pasalnya, selama bertahun-tahun kinerja stewards kerap dinilai lamban dan tidak terorganisasi dengan baik. Namun, seiring kritik dan masukan yang mereka terima, secara perlahan stewards mulai melakukan pembenahan dan itu dibuktikan mereka pada dini hari kemarin. Stewards yang semula melakukan pekerjaan dengan tangan kosong, kini mulai dilengkapi senjata khusus.


brasilSelain itu, stewards tersebut juga membekali mereka dengan ilmu bela diri. Hasilnya, stewards dapat melumpuhkan suporter yang berulah dalam waktu singkat dan pertandingan dapat dilanjutkan kembali. Namun, peningkatan kualitas kinerja stewards tidak membuat rasa kecewa Pelatih Rusia, Fabio Capello berkurang. Menurut Capello, kehadiran suporter di dalam lapangan jelang akhir pertandingan dinilai sangat mengganggu konsentrasi timnya.  Maklum, saat itu Russia sudah unggul 1-0 lewat gol yang dicetak Viktor Fayzulin pada menit ke-73. Apalagi, pertandingan sempat dihentikan beberapa menit. Sebab, momen itulah yang menyebabkan Rusia kehilangan ritme permainan yang berefek pada sukses Brasil menyamakan kedudukan menjadi 1- 1 lewat gol Fred pada menit ke-90.


Satu-satunya kekecewaan yang ia rasakan adalah ketika seorang suporter memasuki lapangan jelang laga berakhir. Hal tersebut membuat para pemain tim Russia menurutnya kehilangan konsentrasi dan ritme permainan. Akibatnya, gawang Russia kebobolan dan gagal meraih kemenangan. Berhadapan dengan tim sekelas Brasil, tim manapun tidak boleh kehilangan konsentrasi. Meski kecewa dengan ulah suporter, mantan pelatih AC Milan, AS Roma, dan Real Madrid tersebut mengaku puas dengan hasil imbang yang diraih timnya. Pasalnya, sukses itu sekaligus memperpanjang torehan positif tidak terkalahkan dalam delapan laga terakhir.


 



Source: Stewards Sudah Canggih, Namun Tak Bisa Hindari Aksi Brutal Penonton
Selengkapnya Stewards Sudah Canggih, Namun Tak Bisa Hindari Aksi Brutal Penonton