Showing posts with label piala dunia. Show all posts
Showing posts with label piala dunia. Show all posts

Vicente Del Bosque Mengusik Iker Casillas?

Vicente Del Bosque Mengusik Iker Casillas?

Vicente del Bosque mengusik Iker Casillas? Ya, tampaknya posisi Iker Casillas di dalam tim nasional Spanyol mulai terusik. Indikasi itu pun terlihat dari tim bayangan yang akan diturunkan oleh pelatih Vicente del Bosque untuk turun bertanding menghadapi Finlandia pada hari Jumat 6 September 2013 kemarin. Penjaga gawang sekaligus juga kapten dari La Furia Roja ini masuk ke dalam skuad untuk laga internasional kualifikasi Piala Dunia pekan ini di Helsinki dan pertandingan persahabatan pekan depan melawan Chile di Geneva, meskipun ia belum pernah tampil bersama dengan Real Madrid.


casillasAkan tetapi kenyataannya dalam sesi latihan kemarin, posisi posisi penjaga gawang utama justru ditempati oleh kiper Barcelona, yaitu Victor Valdes. Padahal, Del Bosque baru saja secara gamblang mengatakan jika dirinya akan terus memberikan dukungan kepada penjaga gawang yang sudah genap berusia 32 tahun tersebut, yang sedang mengalami masa-masa sulit sekarang ini.


Sebab seperti yang sudah sering diberitakan sebelumnya, Iker Casillas sering menjadi pemain cadangan di klubnya. Meskipun sudah sembuh dari cedera yang dialaminya, namun pelatih masih saja tidak dapat memberikan kepercayaan penuh kepadanya. Ya, pada sesi latihan yang digelar pada hari Selasa 3 September 2013 malam hari waktu setempat lalu, Valdes dicoba sebagai kiper untuk tim utama.


Sementara itu, Iker Casillas dan Pepe Reina terlihat berada di tim pelapis starting eleven. Juga, di lini belakang Del Bosque mencoba Koke Resurreccion di bek kanan, dan Jesus Navas pun melengkapi komposisi dari ketiga penyerang bersama dengan Alvaro Negredo dan juga Roberto Soldado. Tanpa kehadiran Xabi Alonso, Javi Martinez, dan juga Sergio Basquets untuk diturunkan pada pertandingan itu, Del Bosque lebih memilih untuk memainkan tiga gelandang sekaligus tanpa seorang pemain poros.


Vicente del Bosque pun menempatkan David Silva bersama dengan Xavi Hernandez dan juga Andres Iniesta. Perkiraan line-up Spanyol menghadapi Finlandia nanti adalah Valdes; Koke, Albiol, Ramos, Alba; Silva, Xavi, Iniesta; Navas, Soldado, Negredo.


 



Source: Vicente Del Bosque Mengusik Iker Casillas?
Selengkapnya Vicente Del Bosque Mengusik Iker Casillas?

Paul Gascoigne Didenda Rp 15 Juta

Paul Gascoigne Didenda Rp 15 Juta

Paul Gascoigne yang merupakan mantan bintang sepak bola asal Inggris dijatuhi denda usai dinyatakan bersalah pada hari Senin 5 Agustus 2013 lalu waktu setempat. Hal itu dikarenakan dirinya sudah melakukan serangan di depan umum dengan kondisi yang mabuk dan tidak sadar benar. Selain itu, ia juga diduga sudah bertindak tak pantas di stasiun kereta api.


Paul Gascoigne yang juga mantan gelandang Tottenham Hotspur dan Lazio ini memang mempunyai sejarah yang cukup panjang dengan paul-drunkalkohol.Ia pun sudah mengakui dakwaan yang dijatuhkan kepadanya di Pengadilan Stevenage, bagian utara kota London. Pria berumur 46 tahun ini pun dijatuhi denda sebesar 1.000 poundsterling atau sekitar Rp 15,774 juta – 600 poundsterling untuk serangan di depan umum, dan 400 poundsterling untuk dakwaan yang kedua.


Pihak berwenang dipanggil ke stasiun kereta api Stevenage pada pukul 10.30 malam hari pada tanggal 4 Juli 2013 dan langsung menahan Gascoigne. Gavin Harris selaku pengacara Gascoigne pun mengatakan kepada para wartawan di luar pengadilan, bahwa Tuan Gascoigne ingin meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas tindakan yang dilakukannya pada malam hari itu. Maka dari itu, sekarang ini ia ingin meminta untuk ditinggalkan seorang diri terlebih dulu untuk menjalani pemulihan.


Paul Gascoigne pun tidak berbicara sepatah kata pun pada saat ia meninggalkan pengadilan. Mendapatkan julukan Gazza oleh para fans, Gascoigne sudah melakukan 57 penampilan untuk Inggris antara tahun 1988 hingga 1998 silam.Ia pun diakui sebagai salah satu pemain tim nasional Inggris yang paling berbakat yang pernah ada, ia juga meraih popularitasnya pada Piala Dunia 1990 di Italia, di mana ia membantu Inggris mencapai babak semifinal.


Paul Gascoigne mengawali perjalanan karirnya di Newcastle United, sebelum pada akhirnya bermain untuk membela klub lainnya seperti Lazio, Spurs, Glasgow Rangers, Middlesbrough, dan juga Everton, lalu membuat kariernya mulai merosot sedikit demi sedikit. Maka dari itu, kehidupannya makin terpuruk saja karena ketergantungannya terhadap minuman keras atau alkohol ini.


 


 



Source: Paul Gascoigne Didenda Rp 15 Juta
Selengkapnya Paul Gascoigne Didenda Rp 15 Juta

PFA Mengambil Langkah Pasti

PFA Mengambil Langkah Pasti

PFA pada akhirnya memutuskan untuk mengambil langkah pasti untuk membantu mantan full-back Inggris, yaitu Kenny Sansom yang hidup sebagai seorang gelandangan lantaran mengalami masalah dengan alkohol dan juga dunia perjudian yang dilarang oleh hukum. Sansom yang kini sudah menginjak usia 54 tahun pernah menjadi bintang untuk negara dan juga klub raksasa Premier League, yaitu Arsenal.


Ia pernah memperkuat The Three Lions antara periode tahun 1979 dan 1988, serta bermain di dua Piala Dunia. Sementara untuk level klub, ia pfa-kennypernah mengangkat trofi Piala FA bersama dengan Arsenal pada tahun 1987. Akan tetapi, gaya hidup yang tidak sehat kemudian mengakibatkan nasib Sansom menjadi amat tragis. Ia berhasil mengungkapkannya pada awal bulan ini, jika beratnya masalah pribadi membuat dirinya terpuruk selama beberapa tahun ini.


PFA melalui sang ketua kesejahteraan pemain yaitu Michael Bennett mengatakan jika dirinya setiap hari sudah melakukan kontak dengan Sansom, yang sekarang ini tinggal di sebuah hotel. Seperti yang diberitakan Master Agen Bola pada hari Minggu, 4 Agustus 2013 kemarin, ia mengungkapkan sangat peduli dengan apa yang sudah terjadi di dalam beberapa bulan sebelumnya sehingga hal itu tidak terlalu mengejutkan dirinya. Akan tetapi, ia juga sudah memahami mengapa hal demikian bisa mengejutkan Joe Public, yang merupakan sebutan secara umum untuk orang biasa.


Bennettmengungkapkan, situasinya sekarang ini adalah bahwa dirinya datang ke kantor dan sudah membicarakan sejumlah pilihan yang berbeda untuknya. Maka dari itu ia akan menunggu dia untuk membuat sebuah keputusan mengenai pilihan apa yang akan diambilnya. Sebagian besar pilihan ialah untuk mendetoksifikasi dan mendukung supaya menjadi lebih baik lagi. Menurutnya, ia bisa melakukan detoksifikasi selama 28 hari di mana dirinya akan mendapat dukungan dari sekitarnya, dan juga membantunya untuk menangani masalah mabuknya tersebut.


Bennettmenambahkan, Sansom juga akan mendapatkan dukungan setelah masa detoksifikasi, serta berusaha untuk mendapatkan rumah untuknya tinggal. Maka dari itu, pilihan mana yangakan dipilihnyatergantung pada dirinya sendiri. Pada saat ini, ia sedang berada di hotel, pada sebuah lingkungan yang aman.



Source: PFA Mengambil Langkah Pasti
Selengkapnya PFA Mengambil Langkah Pasti

Fabio Capello Senang di Rusia

Fabio Capello Senang di Rusia

Fabio Capello yang merupakan pelatih tim nasional Rusia menampik kabar yang berhembus ke permukaan mengenai pengunduran diri dari posisinya sekarang ini. Ia menjelaskan, bahwa dirinya sangat merasa senang bekerja di Rusia. Hal itulah yang dilaporkan oleh Master Agen Bola, pada hari Senin 15 Juli 2013 lalu.


Fabio Capello mengatakan, pada saat seorang pelatih berhasil mencapai berbagai kesuksesan di profesinya maka hal itu merupakan sikap yang rusia-capelloalami ketika sejumlah klub serius memperlihatkan ketertarikan terhadap jasa-jasanya. Selain itu, pelatih yang kini genap berusia 67 tahun ini melanjutkan, bagaimana pun juga ia bisa berkata jika ia mencintai Rusia dan benar-benar merasa gembira berada di tim tersebut.


Fabio Capello juga menegaskan mengenai pentingnya pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 mendatang untuk melawan Irlandia Utara. Menurut pendapatnya, dengan kesuksesan di pertandingan itu akan menjadi faktor kunci bagi kesuksesan Rusia di kualifikasi berikutnya. Ia menjelaskan, tentu saja hal ini bisa menjadi salah satu laga terpenting pada putaran kualifikasi. Sesuai jadwal, laga penting itu akan dihelat pada tanggal 14 Agustus 2013 mendatang.


Fabio Capello mengungkapkan, hasil positif dari Belfast bisa menjadi sangat vital bagi kesuksesan timnya secara menyeluruh. Akan tetapi, setelah itu semestinyatim tidak akan kehilangan konsentrasi dan bersantai ria. Pelatih bertalenta ini juga mengatakan jika mantan kapten Rusia yaitu Andrei Arshavin, yang gagal menembus tim inti raksasa Liga Utama Inggris Arsenal, harus bekerja dengan lebih keras lagi supaya bisa memperoleh kembali tempatnya di tim.


Fabio Capello berpendapat, Arshavin adalah seorang pemain sepakbola yang kreatif tetapi hal itu tidak cukup untuk bersaing di dunia sepak bola modern. Mantan pelatih timnasional Inggris ini juga mengatakan, seharusnya Arshavin bisa terus bersiap diri untuk bertarung dan berlari ketika merebut bola di lapangan demi kepentingan tim di sepanjang pertandingan yang mereka lakoni. Maka dari itu, sekarang ini semua keputusan terdapat di tangan Arshavin sendiri. Ia harus sukses menunjukkan kemampuan dan kesiapan fisiknya.


 



Source: Fabio Capello Senang di Rusia
Selengkapnya Fabio Capello Senang di Rusia

Piala Dunia Mencapai Usia 100 Tahun di 2030

Piala Dunia Mencapai Usia 100 Tahun di 2030

Piala Dunia akan mencapai usianya yang ke 100 tahun pada 2030 mendatang. Maka dari itu, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mengharapkan agar FIFA nantinya bakal menunjuk Argentina dan Uruguay sebagai tim tuan rumah bersama di Piala Dunia 2030.


fifa_world_cupPiala Dunia pada edisi pertamanya yaitu pada tahun 1930 silam memang digelar di Uruguay yang menempatkan tim tuan rumah sebagai sang juara dan Argentina sebagai runner-up. Maka dari itu, keinginan untuk menggelar perayaan ke 100 tahun Piala Dunia diungkapkan langsung oleh Julio Grondona selaku Presiden AFA. Ia mengatakan, Presiden FIFA, Sepp Blatter mempunyai impian besar untuk mengembalikan Piala Dunia ke asalnya, yaitu di Estadio Centenario Montevideo, Uruguay.


Seperti yang dilansir Ibcbet, Gronda mengungkapkan, jika FIFA berharap agar bisa merayakan 100 tahun Piala Dunia tersebut di Argentina dan Uruguay. Persetujuan itupun sudah ditandatangani AFA dan juga AUF (Asosiasi Sepak Bola Uruguay). Apa yang akan kami lakukan bisa dilihat lagi nanti. Dan tentu saja tim tersebut akan memberikan yang terbaik. Penunjukan Uruguay untuk kembali menjadi tim tuan rumah sebenarnya sudah didiskusikan semenjak tahun 1990 silam.


Akan tetapi, rupanya diskusi formal baru digelar pada medio 2005 pada saat Blatter menjabat sebagai presiden FIFA. Pria yang berusia 77 tahun itu juga sempat mengunjungi Uruguay untuk membahas mengenai permasalahan ini. Pada saat itu Blatter bertemu dengan Presiden Uruguay, yaitu Tabare Vazquez. Ide mengenai adanya dua tuan rumah juga pada awalnya diajukan oleh Vazquez. Masalahnya, saat ini Vasquez tidak lagi menjadi presiden Uruguay lantaran sudah digantikan Jose Mujica.


Sementara itu 2 tahun berselang, Blatter kemudian bertemu dengan Vasquez, Argentina akhirnya masuk ke dalam nominasi negara yang akan mendampingi Uruguay. Alasannya, dengan Piala Dunia modern yang diikuti oleh sebanyak 32 negara, wilayah Uruguay dianggap terlalu kecil untuk menjadi tuan rumah tunggal. Sebab Piala Dunia 2002 juga digelar di 2 negara, maka pilihan Argentina dan Uruguay dianggap yang paling masuk akal.



Source: Piala Dunia Mencapai Usia 100 Tahun di 2030
Selengkapnya Piala Dunia Mencapai Usia 100 Tahun di 2030

Nigeria Ingin Taklukkan Tahiti

Nigeria Ingin Taklukkan Tahiti

Nigeria memburu kemenangan demi membuka peluang untuk lolos ke semifinal. Selagi Spanyol dan Uruguay saling menyikut, perolehan tiga angka atas Tahiti bisa membantu juara Afrika tersebut mengulang pencapaian di tahun 1995 ketika menduduki peringkat ke 4 Piala Konfederasi. Di lain pihak, Tahiti ingin menepis anggapan miring terhadap partisipasi mereka di Brasil. Penguasa Oceania itu bertekad membuktikan mereka bukan tim pelengkap dan mengejutkan Nigeria.


Nigeria memang bersikeras ingin menaklukan Tahiti. Misi itulah yang membuat pertandingan nanti tetap menjanjikan, meskipun tidak ada tahiti-redbanyak orang yang bakal menontonnya. Seperti yang diketahui, pihak panitia mengumumkan minimnya ketertarikan publik pada partai ini. Baru sekitar 17.000 tiket saja yang terjual atau sekitar 32% dari alokasi yang tersedia. Itu jelas berbeda dengan tiga laga pertama (Brasil-Jepang, Meksiko-Italia, Spanyol-Uruguay) yang seluruhnya sold out.


Kurangnya kesadaran masyarakat Brasil pada duel ini memang patut dimaklumi. Jika dibandingkan dengan keenam kontestan lainnya, Nigeria dan Tahiti tak memiliki basis pendukung besar di Negeri Samba. Sementara Uruguay memiliki kedekatan geografis. Begitu pula dengan Meksiko yang lokasinya tidak terlalu jauh. Spanyol dan Italia merupakan raksasa Eropa yang kredibilitasnya teruji. Jepang punya hubungan historis di Brasil.


Sementara pertandingan yang melibatkan tuan rumah tidak perlu dipertanyakan. Keadaan tersebut semakin diperparah persiapan Nigeria. John Obi Mikel dkk adalah kuda hitam yang dikagumi karena mengusung sepak bola menyerang. Masalahnya, mereka hampir tidak berangkat akibat sengketa bonus.


Terdapat sembilan perubahan pada skuad Nigeria yang berjaya pada Piala Afrika awal tahun ini. Nama-nama tenar seperti Joseph Yobo, Victor Moses, Emmanuel Emenike, dan Ikechukwu Uche tidak direkrut Pelatih Stephen Keshi. Sebagai gantinya hadir kelompok pemain muda, yakni Solomon Kwambe, 19; Anthony Ujah, 22; Michel Babatunde, 20; Emeka Esai, 20; Nnamdi Oduamadi, 22; dan Francis Benjamin, 20. Di lain pihak, Tahiti merupakan partisipan Piala Konfederasi.


Keluarnya Australia dari Zona Oceania membantu mereka merebut tiket kompetisi pemanasan Piala Dunia tersebut. Tahiti baru merebut gelar perdana ketika menjuarai Piala Oceania tahun lalu. Mereka duduk di peringkat 138 dunia.



Source: Nigeria Ingin Taklukkan Tahiti
Selengkapnya Nigeria Ingin Taklukkan Tahiti

Spanyol Ingin Juarai Piala Konfederasi 2013

Spanyol Ingin Juarai Piala Konfederasi 2013

Spanyol ingin juarai Piala Konfederasi 2013. Setelah menjuarai Piala Eropa 2008 dan 2012 serta Piala Dunia 2010, hanya Piala Konfederasi saja yang belum pernah diangkat bintang-bintang La Furia Roja. Pengalaman perdana tim Matadorpada Piala Konfederasi 2009 harus berakhir duka setelah harus menunduk kalah dari Amerika Serikat (AS). Meskipun telah menjadi juara ketiga usai mengalahkan Afrika Selatan, publik Spanyol tetap belum merasa puas.  Francesc Cesc Fabregas menjelang laga uji coba versus Republik Irlandia di New York, pagi ini seperti yang dikutip AS menyebutkan, bahwa menjadi juara Piala Konfederasi sama pentingnya dengan Piala Dunia dan Piala Eropa.


Spanyol dipastikan bakal menunjukkan diri mereka sebagai sebuah tim yang tak terkalahkan di turnamen pemanasan jelang Piala Dunia 2014 piala konfederasiitu. El Nino merasa yakin, jika Spanyol dapat menjadi sang juara. Kompetisi ini memang sangat penting. Piala Konfederasi adalah satu-satunya kompetisi yang tidak pernah Spanyol raih pada masa lalu. Maka dari itu, mereka bersikeras ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Spanyol adalah tim yang tidak terkalahkan.


Spanyol sebenarnya pada tahun 2009 lalu sudah menunjukkan penampilan yang cukup bagus.Terbukti, La Furia Roja tak terkalahkan dalam 35 pertandingan. Namun, karena catatan itu, Torres mengaku seluruh pemain di tim Spanyol sedikit mengendur. Apalagi, saat itu lawan yang mereka hadapi adalah AS. Semua orang tahu sepak bola AS masih tertinggal dari negara-negara Eropa. Namun, dunia pun gempar saat Spanyol ditundukkan AS.


Torres dan kawan-kawan terpaksa pulang dengan tangan hampa. Jadi, ia tak mau mengulang hal yang sama seperti itu lagi. Padatnya jadwal pertandingan antara Piala Konfederasi dan Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Eropa memang menjadi tekanan tersendiri bagi Spanyol. Namun, menurut Torres, timberjuluk Matador itu harus bisa bergerak seimbang di semua kompetisi yang digelar. Jika sukses, maka Spanyol akan menyamai kedudukan dengan Brasil, Prancis, dan Argentina. Selecao meraih peringkat 5 Piala Dunia, 8 Copa America, dan 3 Piala Konfederasi. Sementara Les Bleusmeraih 1 Piala Dunia, 2 Piala Eropa, dan 2 Piala Konfederasi. Argentina meraih 2 Piala Dunia, 14 Copa America, dan 1 Piala Konfederasi. Hanya, saat Argentina juara, Piala Konfederasi masih bernama Piala Raja Fahd. Selain itu, Piala Konfederasi juga memberi keuntungan lain bagi Spanyol.



Source: Spanyol Ingin Juarai Piala Konfederasi 2013
Selengkapnya Spanyol Ingin Juarai Piala Konfederasi 2013

Nigeria Hadapi ProblemMenjelang Piala Konfederasi

Nigeria Hadapi ProblemMenjelang Piala Konfederasi

Nigeria hadapi problem menjelang Piala Konfederasi. Tim nasional rupanya mendapatkan masalah yang cukup serius jelang partisipasi mereka di ajang Piala Konfederasi 2013 yang akan digelar pada akhir pekan ini. Klub berjuluk Elang Super ini hampir saja gagal berangkat ke Brasil karena permasalahan bonus.
nigeria-football-assoc-logo-15-06-2013
Nigeria beserta seluruh anggota timnya dijadwalkan terbang ke Brasil pada hari Jumat kemarin, 14 Juni 2013 sebelum tampil di pertandingan pertama dalam babak penyisihan di grup B Piala Konfederasi melawan Tahiti, pada hari Senin 17 Juni 2013 mendatang. Akan tetapi, jadwal tersebut harus tertunda satu hari karena para pemain Nigeria sempat melakukan aksi mogok.


Nigeria yang baru selesai mengakhiri pertandingan pada laga kualifikasi Piala Dunia kontra Namibia yang berkesudahan dengan skor imbang 1-1 pada hari Rabu lalu seharusnya langsung terbang menuju Brasil. Tapi, John Obi Mikel dan kawan-kawan justru memutuskan untuk tetap bertahan di hotel dan menolak berangkat ke Brasil.


Para pemain Nigeria itupun melakukan aksi mogok dan mengancam tidakakan tampil pada Piala Konfederasi karena bonus yang dijanjikan Federasi Sepakbola Nigeria itu belum dibayarkan. John Obi Mikel bersama pemain lainnya jelas saja merasa kesal karena Federasi sepakbola Nigeria yang bersedia membayar bonus dengan pemotongan dari USD 10.000 hanya menjadiUSD 5.000 saja. Akan tetapi, usai melakukan bernegosiasi, para pemain Nigeria pada akhirnya bersedia untuk berangkat ke Brasil.


Sekretaris Jenderal FIFA, yakni Jerome Valcke menjamiin jika Nigeria akan mengambil bagian di turnamen pemanasan sebelum Piala Dunia 2014 tersebut. Seperti yang dilansir dari Reuters, ia mengaku sudah berbicara dengan pihak manajer tim Nigeria dan mereka mengatakan akan terbang ke Brasil pada hari Sabtu dan memastikan bakal tampil di Piala Konfederasi. Masalah mereka saat ini sudah terselesaikan.


Nigeria akan memulai perjalanannya di Piala Konfederasi dengan melakoni laga melawan Tahiti di Belo Horizonte, pada hari Senin 17 Juni 2013 nanti.



Source: Nigeria Hadapi ProblemMenjelang Piala Konfederasi
Selengkapnya Nigeria Hadapi ProblemMenjelang Piala Konfederasi

Portugal Pupuskan Rekor Rusia

Portugal Pupuskan Rekor Rusia

Portugal pupuskan rekor Rusia. Gol semata wayang dari Helder Postiga pada menit kesembilan membuat Portugal menggusur Rusia di puncak klasemen. Kemenangan ini langsung disambut gembira para punggawa Portugal. Sebab, kesempatan Portugal tampil di Piala Dunia sebenarnya hampir musnah. Fakta menunjukkan, sebelum memenangi laga dengan Rusia, tim besutan Paulo Bento ini hanya mampu memenangi empat dari tujuh laga. Sementara Rusia belum terkalahkan di empat pertandingan terakhir.


Kini harapan menuju Brasil kembali terbuka setelah Cristiano Ronaldo dkk berhasil membekuk Rusia. Kemenangan ini pun melecut posisi crist-portugalmereka ke puncak klasemen dengan koleksi 14 poin.Namun, pasukan Seleccao das Quinas belum bisa bernapas lega. Pasalnya, empat kemenangan dalam tujuh laga belum cukup untuk mengamankan posisi mereka. Sebab, Rusia baru menjalani lima laga dan Israel enam laga. Jika kedua tim pesaing mampu meraup kemenangan di empat laga terakhir, Portugal terancam kehilangan peluang. Namun, Bento menegaskan bahwa timnya tidak boleh putus asa. Tim harus fokus pada target, bukan minimnya kesempatan. Ronaldo dkk harus terus berjuang sambil berharap Rusia dan Israel menuai hasil buruk di laga sisa.


Bento berharap anak-anak asuhnya mampu menunjukkan konsistensi permainan. Pelatih asal Portugal ini menginginkan Seleccao das Quinas bermain apik saat menghadapi kontestan lain seperti Israel, Irlandia Utara, atau Luksemburg. Mengalahkan Rusia memang penting. Namun, menurut Bento, lebih penting lagi untuk bisa menggondol tiga poin di tiga laga terakhir. Pada laga selanjutnya Portugal akan menghadapi Irlandia Utara, Israel, dan Luksemburg. Meski reputasi ketiga tim tidak terlalu bagus, kemampuan mereka tidak bisa diremehkan. Terbukti, pada pertemuan sebelumnya, Irlandia Utara dan Israel memaksa Portugal bermain imbang.Pelatih yang berhasil membawa Portugal ke semifinal Piala Eropa 2012 itu berharap bisa mengantarkan Seleccao das Quinasminimal ke perempat final Piala Dunia.


Dengan dukungan pemain berkualitas, seperti Ronaldo, Nani, Bento berharap menelurkan kembali generasi emas Portugal seperti pada era Rui Costa dan Luis Figo. Hal senada diungkapkan bek tengah Luis Neto. Pemain Zenit Saint Petersburg ini mengatakan, kemenangan atas Rusia bukan segalanya. Dia menilai, Seleccao das Quinas belum mencapai apa pun. Posisi mereka di klasemen bahkan masih berbahaya. Neto menegaskan bukan kebetulan, Rusia sempat berada di puncak.


 



Source: Portugal Pupuskan Rekor Rusia
Selengkapnya Portugal Pupuskan Rekor Rusia

Timnas Spanyol Masih Haus Kemenangan

Timnas Spanyol Masih Haus Kemenangan

Timnas Spanyol masih haus kemenangan. Menjelang dua laga persahabatan melawan Haiti dan juga Republik Irlandia, maka tim nasional Spanyol melakukan berbagai pemusatan latihan di Miami, Amerika Serikat untuk dapat meraih hasil positif. Nacho Monreal yang merupakan bek kiri La Roja mengaku amat terkesan dengan motivasi yang sudah ditunjukkan oleh rekan-rekannya pada saat berlatih.


Tim nasional Spanyol yang sukses mengoleksi satu buah gelar Piala Dunia pada tahun 2010 dan 3 gelar Euro masing-masing pada 1964, 2008, konfederasi-cupdan 2012 itu akan melakoni laga persahabatan melawan Haiti pada hari Minggu, 9 Juni 2013 esok hari, dan Republik Irlandia pada tanggal 12 Juni 2013 mendatang. Kedua pertandingan itu merupakan ajang pemanasan Fernando Torres dan kawan-kawan sebelum mereka berpartisipasi pada Piala Konfederasi pertengahan Juni nanti di Brasil.


Monreal juga mengatakan, selama 2 sesi latihan yang sudah dilakukan di Miami tersebut, maka semakin jelas saja bahwa tim sudah diisi oleh orang-orang yang tidak pernah mengenal lelah untuk meraih hasil kemenangan. Secara fisik, mereka juga merasa sangat bagus dan perubahan iklim pada saat berlatih di Amerika Serikat tidakakan mempengaruhi klub.


Sementara itu, David Silva yang merupakan pemain di posisi gelandang, yang juga sukses mengoleksi 70 caps bersama dengan La Roja kembali mengingatkan timnya untuk berwaspada pada kekuatan dua pengoleksi terbanyak di Piala Dunia, Brasil, dan Italia dalam Piala Konfederasi nanti. Spanyol akan menjadi satu tim yang paling difavoritkan, namun Italia dan juga Brasil adalah dua tim hebat yang juga akan berstatus sama. Bukan hanya itu saja, punggawa Manchester United itu juga menyempatkan diri untuk mengomentari bergabungnya Jesus Navas ke City. Menurut pendapat pemain yang berusia 27 tahun itu, Navas adalah pemain hebat yang akan sangat membantu tim. Ia juga merasa senang jika dia akan menjadi rekan satu timnya di musim depan.



Source: Timnas Spanyol Masih Haus Kemenangan
Selengkapnya Timnas Spanyol Masih Haus Kemenangan

Kroasia Dikejutkan Skotlandia

Kroasia Dikejutkan Skotlandia

Kroasia dikejutkan Skotlandia. Mantan bek tim berjuluk Vatreni itu mengaku heran dengan hasil akhir pertandingan. Sebab, Kroasia menguasai jalannya pertandingan. Dengan formasi 4-4-2, dominasi mereka seakan-akan tidak akan terputus. Namun, kreativitas dan perjuangan mereka sirna setelah beberapa peluang gagal dimanfaatkan dengan maksimal. Hasil pertandingan itu menunjukkan bahwa mereka tetap perlu berjuang lagi sekuat tenaga, meskipun melawan tim yang tak memiliki pemain bintang sekalipun. Mereka sebenarnya ingin menurunkan sebanyak mungkin pemain hebat, tetapi mereka tidak bisa.


Pernyataan Stimac tersebut memang bukanlah tanpa alasan. Dia tak mampu menurunkan pemain dalam tim inti lantaran ada pemain yang masih terkena skorsing. Luka Modric dan juga Vedran Corluka misalnya, pada dini hari kemarin tengah menjalani hukuman larangan bermain satu laga. Hal itu mengakibatkan, permainan Kroasia di hadapan The Tartan Army tidak optimal. Mereka sebenarnya bisa saja unggul dengan perolehan skor akhir 4-1 jika sejumlah peluang mampu diselesaikan.


Dengan kekalahan mengejutkan dari Skotlandia tersebut, Kroasia harus merelakan posisi puncak Grup A menjadi milik Belgia. Walaupun tiket ke Piala Dunia tetap bisa didapatkan, mereka harus berjuang dengan ekstra keras sambil berharap keberuntungan dari dewi fortuna mendekati pada pertandingan-pertandingan selanjutnya. Sebab, jika mereka gagal menduduki posisi puncak tingkatan klasemen Grup A, maka Kroasia harus menghadapi play-off. Sementara bagi Skotlandia, meski berhasil memetik tiga poin, kesempatan untuk lolos ke Piala Dunia telah tertutup. Namun, tetap saja Pelatih Gordon Strachan terlihat sangat gembira dengan hasil kemenangan itu. Karena, dalam 7 pertandingan terakhir, Skotlandia tak pernah memetik kemenangan. Bahkan, mereka kerap menelan hasil negatif secara beruntun dalam 5 pertandingan.


Mereka sangat bersungguh-sungguh dalam latihan. Hasilnya, Skotlandia mendapatkan balasan setimpal pada malam ini (dini hari kemarin). Ia benar-benar senang atas dukungan fans, baik yang datang langsung maupun tidak. Jujur, 90% ia mengatakan timnya sebenarnya tidak akan menang. Tapi, mereka mampu bangkit. Strachan patut untuk berbangga diri. Sebab, Kroasia merupakan lawan yang tangguh ketika berlaga di kandang. Faktanya, Kroasia baru dua kali menderita dua kekalahan dalam pertandingan resmi terkini. Hasil tidak memuaskan di kandang pertama kali didapat Kroasia pada 2008 ketika menghadapi Inggris.


 



Source: Kroasia Dikejutkan Skotlandia
Selengkapnya Kroasia Dikejutkan Skotlandia

Zah Rahan Tinggalkan Persipura?

Zah Rahan Tinggalkan Persipura?

Zah Rahan Krangar yang merupakan gelandang serang tim Persipura Jayapura dalam waktu dekat ini bakal meninggalkan klub kesayangannya tersebut. Sebab, ia akan memperkuat tim nasional Liberia pada kualifikasi Grup J Piala Dunia 2014 mendatang. Ia mengatakan, bakal berangkat pada tanggal 5 Juni 2013 hari ini karena timnas Liberia akan bermain pada 8 Juni melawan Uganda. Usai pertandingan itu, ia pun harus menjamu Senegal di Monvoria, Liberia, pada 15 Juni.


zah_rahan_persipuraZah Rahan Krangar kepada Antara Jayapura via pesan singkatnya juga berharap supaya tim nasional Liberia bisa mendapatkan hasil positif. Mantan pemain klub Sriwijaya FC ini sangat percaya diri jika timnya bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2014 nanti. Untuk itulah, ia akan berusaha bermain dengan baik dan Persipura bisa lebih dikenal lagi namanya lantaran ia bermain di Mutiara Hitam.


Zah Rahan yang memulai perjalanan kariernya di klub Persekapas Pasuruan itu juga sangat berharap agar tim nasional Liberia dapat melewati semua rintangan yang menghadang di fase grup. Berada di Grup J, timnas Liberia tergabung bersama dengan Uganda, Senegal, dan Angola.Ia juga mengakui cita-citanya untuk bisa berunjuk gigi di Piala Dunia.


Zah Rahan yang merupakan pemain kelahiran 7 Maret 1985 ini pertama kali memakai kostum timnas Liberia pada tanggal 3 Sepetember 2008 silam pada saat menghadapi partai tandang melawan Guinea Khatulistiwa. Ketika itu, ia berhasil mencetak gol meskipun Liberia pada akhirnya harus menerima hasil kekalahan.


Zah Rahan sudah mengawali perjalanan karier di dunia sepak bola pada tahun 1999/2001 di klub lokal Liberia, yaitu Ducor Defenders. Pada tahun 2004, ia  pun hijrah ke Indonesia untuk memperkuat Persekapas Pasuruan. Sementara pada 2006, ia berhasil meraih predikat pemain terbaik perang bintang 2006. Pada saat menggunakan jersey klub Sriwijaya FC, ia juga pernah mencicipi gelar juara Divisi Utama Liga Indonesia 2007 dan Piala Indonesia 2007 serta 2010. Ia juga meraih gelar pemain terbaik Divisi Utama Liga Indonesia pada 2007.



Source: Zah Rahan Tinggalkan Persipura?
Selengkapnya Zah Rahan Tinggalkan Persipura?

Zanetti Ingin Cepat Bermain Lagi

Zanetti Ingin Cepat Bermain Lagi

Zanetti dijadwalkan menjalani pembedahan pemulihan achilles tendon kaki kiri di bawah pengawasan doktor pasukan Enrico Castellacci. Pemain asal Argentina berusia 39 tahun itu dijangka akan hilang dari lapangan hijau selama kira-kira enam minggu. Artinya, Internisti baru dapat kembali melihat aksi sang kapten di Giuseppe Meazza pada musim kompetisi 2013/2014. Hebatnya, sebelum naik meja operasi, Zanetti sempat mengeluarkan kenyataan yang berisi penolakan bersara.


Zanetti, Full back yang telah membela I Nerazzurri sejak 27 Ogos 1995 itu mengaku tidak sepakat dengan nasihat sejumlah orang yang inter-circle-logomemintanya gantung kasut. Pasalnya, pada 10 laga akan datang, pemain yang akrab dengan nomor punggung 4 itu akan berusia 40 tahun. Kecederaan didapat Zanetti saat Minggu (28/4) membela Inter menghadapi Palermo di Stadio Renzo Barbera. Pada laga yang berakhir dengan kekalahan 0-1 I Nerazzurri itu, Zanetti terkapar di lapangan. Pasukan perubatan langsung bergerak cepat melakukan pemeriksaan lengkap. Hasilnya, achilles tendon kaki kiri Zanetti mengalami kerosakan. Hanya operasi yang boleh memulihkannya.


Zanetti bersyukur tidak mengalami banyak kecederaan serius selama karier. Mungkin kecederaan ini yang pertama dalam beberapa tahun terakhir. Jadi, Zanetti akan memanfaatkan waktu rehat ini dengan baik untuk memulihkan diri. Selepas pembedahan, ia butuh physiotherapist. Lalu, ia menyatakan akan siap beraksi lagi. Catatan sejarah menunjukkan, sejak 1995, Zanetti adalah pemain penting Inter. Selain lebih daripada 800 laga, sejumlah gelaran juara berjaya disumbangkan bekas pemain Talleres dan Banfield itu.


Dia memberi Inter 5 scudetto, 4 Coppa Itali, 1 Liga Champions, 1 Piala Super Eropa, dan 1 Piala Dunia FIFA. Di era Zanetti pulalah Inter mencatat sejarah treble winners. Kecederaan Zanetti memang datang pada saat yang tidak tepat.


Pasalnya, Inter telah lebih dulu kehilangan Rodrigo Palacio, Diego Milito, Walter Samuel, Antonio Cassano, Walter Gargano, serta Fredy Guarin. Selain itu, I Nerrazurri akan terancam gagal tampil di pertandingan Eropa musim depan kerana kedudukan di klasemen sementara Seri A yang tidak menguntungkan. Saat ini Inter masih berada di urutan 7 dengan 53 poin alias tertinggal satu poin daripada Udinese (peringkat 6).


 



Source: Zanetti Ingin Cepat Bermain Lagi
Selengkapnya Zanetti Ingin Cepat Bermain Lagi

Hawk-Eye Gagal Bersaing Dengan GoalControl

Hawk-Eye Gagal Bersaing Dengan GoalControl

Hawk Eye, perusahaan asal Inggris kalah bersaing dengan GoalControl karena badan Sepak Bola Dunia (FIFA) lebih memilih kerja sama dengan perusahaan asal Jerman tersebutl untuk menjalankan misinya membantu wasit dalam memutuskan gol dengan bantuan teknologi. Sebelumnya, beberapa pihak memprediksi Hawk-Eye akan memenangi tender tersebut karena sistem teknologi mereka sudah teruji di tenis dan kriket. Namun, Selasa (2/4), FIFA lebih berkenan dengan teknologi yang diusung GoalControl. Pada lelang tender itu, GoalControl menyisihkan Hawk- Eye, GoalRef, dan Cairos.


Hawk-Eye technologyHawk-Eye dan GoalControl pada dasarnya berbasis pada sistem kamera, sedangkan GoalRef dan Cairos berbasis pada sistem medan magnet di sekitar gawang dan sebuah kepingan pemberi sinyal di dalam bola. GoalControl mendapat persetujuan FIFA sekitar satu bulan yang lalu. Rencananya, rancangan sistem teknologi yang disusun GoalControl akan segera diuji pada Piala Konfederasi 2013, musim panas atau Juni nanti.


Ini adalah langkah akhir mereka sebelum memang akhirnya digunakan di Piala Dunia 2014. Keputusan FIFA memilih Goal- Control memang bukan tanpa alasan. FIFA meyakini GoalControl akan berhasil meciptakan teknologi yang akurat. Alasannya, teknologi garis gawang termutakhir Goal- Control, GoalControl-4D, menggunakan 14 kamera supercepat.


Alat perekam bola ini akan diletakkan di sekeliling stadion yang langsung mengarah ke gawang. Ketika bola melewati garis, kurang dari satu detik, semua wasit akan menerima getaran dan sinyal optik di dalam jam tangan mereka. Selain itu, FIFA juga melihat budget teknologi ini bersahabat dengan kondisi finansial di Brasil. GoalControl- 4D diperhitungkan tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam.  Sebab, sistem teknologi ini bisa berjalan dengan sangat baik tanpa perlu memodifikasi bola, tiang/mistar gawang, dan jaring gawang. Dengan kata lain, biaya yang diperlukan untuk memasang teknologi ini di satu stadion sekitar 170.000 pounds, dan untuk satu kali pertandingan sekitar 2.550 pounds.


Dirk Broichhausen, yang menyaksikan langsung pengujian sistem GoalControl-4D Februari lalu di Dusseldorf dan Gelsenkirchen. Tidak perlu ada modifikasi lapangan. Sebab, investasi pada teknologi ini saja sudah cukup. Teknologi garis gawang patut menjadi pelengkap dalam drama sepak bola. Pasalnya, dalam hitungan detik, wasit sepak bola dituntut untuk selalu tegas memutuskan sesuatu peristiwa. Namun, keputusan dari mereka terkadang tidak akurat karena dihalangi keterbatasan indera. Dengan adanya teknologi ini, kekecewaan seperti tidak disahkannya gol Frank Lampard saat memperkuat Inggris kontra Jerman di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan (Afsel) tak terjadi lagi.


Jangan lewatkan berita terbaru seputar Piala Dunia 2014 Brasil lainnya hanya di Master Agen Bola, agen SBOBet terpercaya dan pusat kabar sepakbola terbaru



Source: Hawk-Eye Gagal Bersaing Dengan GoalControl
Selengkapnya Hawk-Eye Gagal Bersaing Dengan GoalControl