Showing posts with label persema malang. Show all posts
Showing posts with label persema malang. Show all posts

Hariadi Ungkap Alasan Mundur dari IPL

Hariadi Ungkap Alasan Mundur dari IPL

Hariadi, selaku manajer Bontang FC mengungkapkan salah satu alasan klubnya untuk lebih memilih mundur dari keikutsertaan mereka di putaran kedua Indonesian Premier League (IPL) lantaran menganggap jika turnamen tersebut tidak memiliki aturan regulasi yang jelas. Menurut penilaiannya, PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) kurang serius dalam mempersiapkan putaran kedua IPL ini.


Seperti yang diketahui, Bontang FC sendiri sudah mengutarakan keinginannya untuk tidak melanjutkan putaran kedua IPL melalui pesan elektronik yang dikirimkan kepada PT LPIS, hari Senin 26 Agstus 2013 malam. Walaupun demikian, LPIS masih menilai jika pengunduran resmi tersebut belum resmi karena surat elektronik yang dikirim tidak dibumbuhi tanda tangan.


indonesian-premier-leagueHariadi pun mengatakan, keputusan untuk mundur dari IPL adalah hasil kesepakatan bersama antara pihak manajemen klub Bontang FC. Mereka juga menilai, tidak ada perkembangan baik dari persiapan putaran kedua IPL dan sejumlah keputusan yang dibuat LPIS juga diambil tanpa persetujuan beberapa klub IPL.


Hariadi menjelaskan, seperti penentuan jadwal pertandingan. Ia berpendapat, seharusnya ada manager meeting terlebih dulu sebelum memutuskan. Akan tetapi hal itu justru tidak dilaksanakan. Misalnya, klub akan bertanding pada tanggal 4 September melawan Persema Malang. Padahal pada pekan-pekan tersebut mereka tengah mengadakan acara Pilkada pada 10 September. Maka dari itulah, ia menganggap tidak terdapat koordinasi yang jelas.


Hariadi mengungkapkan dengan lugas bahwa mereka tidak mempunyai aturan regulasi yang jelas. WO pun tidak jelas. Tidak ada aturan yang jelas ke depannya. Persibo WO dibirarkan. Sama saja jika klub WO juga kan tidak ada masalah. Di samping itu, Hariadi pun menambahkan sekarang ini IPL belum mempunyai aturan regulasi yang jelas. Salah satunya adalah banyak tim yang dibiarkan walk-over dalam sejumlah pertandingan di putaran pertama. Hariadi memberi permisalan, Persibo WO dibiarkan begitu saja. Maka dari itu, ia berpendapat lebih baik dana tersebut mereka simpan untuk mengikuti kompetisi di musim selanjutnya saja.


 



Source: Hariadi Ungkap Alasan Mundur dari IPL
Selengkapnya → Hariadi Ungkap Alasan Mundur dari IPL

PSM Makassar Menang Tanpa Harus Bertanding

PSM Makassar Menang Tanpa Harus Bertanding

PSM Makassar meraih kemenangan tanpa harus melakukan pertandingan melawan Persema Malang. PSM diberi kemenangan WO dengan skor 3-0, tanpa perlu mengeluarkan tenaga sama sekali, setelah sang lawan, Persema Malang, benar-benar tidak muncul di Stadion Andi Mattalata, sore kemarin, Rabu (27/3/2013).


Persema Malang yang tidak hadir saat melawan PSM Makassar, Maret 2013


Skuad asuhan Petar Segrt datang lengkap ke lapangan, mereka bahkan dielu-elukan suporternya yang berjumlah puluhan orang dan memerahkan tribun terbuka. Para penonton dengan penuh semangat menyanyikan yel-yel berisi puja-puji bagi kejayaan PSM. Tapi tak ada lawan yang menantang Juku Eja, padahal di scoring-board sudah tercantum papan nama dua kesebelasan, lengkap dengan kedudukannya: PSM Makassar 3-0 Persema. Di tengah lapangan, Deny Marsel dan rekan-rekan tampak hanya berlatih rutin saja. Setelah merangkai sesi pemanasan dengan taktik olah bola, 30 pemain berkumpul melingkari bulatan garis tengah.


Para pemain dibagi dua oleh Segrt selaku pelatih dari PSM, untuk memainkan sesi bertanding 11 lawan 11 dalam satu lapangan penuh. Satu kesebelasan mengenakan rompi biru menghadapi tim dengan kostum kandang berwarna merah-merah khas pasukan Persema Malang.


Di tribun VIP Stadion Andi Mattalata yang dulunya dikenal dengan Stadion Mattoangin, Chief Executive Officer (CEO) PSM, Rully Habibie, memberitahukan kepada wartawan bahwa PSM dinyatakan menang atas Persema dengan skor 3-0 oleh badan penyelenggara Indonesia Premier League (IPL). Angka gratis ini membuat PSM di klasemen sementara IPL 2013-14, mengumpulkan tiga poin dalam empat kali laga melalui capaian sekali menang dan tiga kalah dengan deviasi -2 dari kemasukan 5 gol dan memasukkan 3 gol. Sabtu (30/3/2013) mendatang, dijadwalkan PSM Makassar akan menjamu PSIR Rembang.


PSM Makassar dinyatakan menang WO atas Persema Malang, lantaran tim lawan tidak muncul di lapangan. Pernyataan kemenangan itu sesuai dengan surat elektronik PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) dengan No. LPIS-572/OC-Dir/AH/III/2013 per tanggal 27 Maret 2013 kepada manajemen PT Paggolona Sulawesi Mandiri selaku pengelola PSM. Surat bernomor via email tersebut dikonfirmasi oleh Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina, kepada wartawan di Stadion Andi Mattalata, Makassar, Rabu (27/3/2013). Dan juga dibenarkan oleh Chief Executive Officer (CEO) PSM Rully Habibie di tempat yang sama.


Tapi di lain pihak, pelatih Petar Segrt mengaku tidak begitu senang karena menang tanpa bertanding. Menurut Segrt, di satu pihak, setiap orang bisa melihat situasi sekarang setelah PSM mengajukan protes. Kemarin, katanya, Persepar Palangkaraya tidak bertanding padahal dijadwalkan. Sebutnya, itu karena Persepar dan juga Persibo belum mengontrak pemain.



Source: PSM Makassar Menang Tanpa Harus Bertanding
Selengkapnya → PSM Makassar Menang Tanpa Harus Bertanding

Irfan Bachdim Ingin Juara Bersama Chonburi

Irfan Bachdim Ingin Juara Bersama Chonburi

Irfan Bachdim yang telah resmi pindah dari Persema Malang untuk memperkuat klub asal Thailand, Chonburi FC, menyatakan kesiapannya untuk memenangkan gelar bersama tim barunya tersebut.

Setelah menemui titik temu sebagai jalan keluar dari masalah penundaan pembayaran gajinya selama 8 bulan membela Persema Malang, Irfan Bachdim bakal segera memperkuat Chonburi FC. Pemain yang kini genap berusia 24 tahun itu pun saat ini mematok target bahwa ia ingin merebut gelar bersama dengan tim yang berasal dari Thailand itu.

Irfan Bachdim, saat masih menjadi penyerang Persema Malang

Sebelumnya, Irfan Bachdim melakukan percobaan di Chonburi dan dinyatakan lolos. Akan tetapi, International Transfer Certificate (ITC), masih juga belum diperoleh Irfan, sebab masih tertahan prosesnya oleh klub lamanya, Persema Malang. Bahkan sempat timbul opini dari sang pemain, bahwa Persema yang berkompetisi di Indonesia Premier League (IPL) ini, hendak mematikan karirnya. Beruntung akhirnya masalah itu terpecahkan dan Irfan Bachdim pun dapat segera membela Chonburi.

Irfan Bachdim yang akan mengenakan nomor punggung 20 di Chonburi, akan menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di Liga Premier Thailand.

Penyerang andalan tim nasional Indonesia ini, berharap dapat sukses dan membawa kebanggaan tersendiri bagi dirinya dan bangsa Indonesia bersama klub barunya asal negeri gajah putih tersebut.

Pemain yang memang sering menegaskan bahwa ia bukanlah seorang pemain sepakbola naturalisasi, tetapi merupakan pesepakbola yang memegang paspor Indonesia sejak lahir itu pun menambahkan bahwa memang akan sangat menyenangkan dapat jadi pemain Indonesia yang pertama yang berlaga di liga Thailand. Dirinya dikenal pula identik melakukan selebrasi mencetak gol dengan mencium jari tengahnya. Besar harapan kita semua, Bachdim mampu memberikan kontribusi dan prestasi besar di usianya yang masih tergolong muda bersama Chonburi, sekaligus mengasah kemampuan bermainnya, sehingga dapat membantu timnas Garuda berbicara lebih banyak di pentas Asia maupun Dunia.


Source: Irfan Bachdim Ingin Juara Bersama Chonburi
Selengkapnya → Irfan Bachdim Ingin Juara Bersama Chonburi

Irfan Bachdim Alami Masalah Pada ITC

Irfan Bachdim Alami Masalah Pada ITC

Proses transfer dari salah satu pemain Indonesia yang bernama Irfan Bachdim ke dalam Chonburi FC diisukan masih menyisakan beberapa masalah. Hal itu dikarenakan bahwa sampai dengan sekarang ini, sang pemain masih dikabarkan belum juga mengantongi ITC alias International Transfer Certificate yang dibutuhkan di dalam proses transfer itu agar bisa berjalan lancar.

Hal tersebut juga dikatakan oleh Marcos Paulo, yang merupakan sang Direktur alih status dan transfer PSSI kala ia dijumpai di dalam kantor PSSI beberapa waktu yang lalu. PSSI sampai dengan sekarang ini juga masih menantikan kelengkapan dari beberapa surat yang harus dikeluarkan oleh pihak Persema Malang, yang merupakan tim Irfan Bachdim yang sebelumnya.

Marcos Paulo telah menyatakan bahwa sampai dengan saat ini masih belum ada ITC dari Irfan Bachdim untuk proses transfer itu. Hingga sekarang ini juga Irfan Bachdim masih belum diproses oleh pihak PSSI. ITC hingga kini masih juga belum keluar dikarenakan oleh pihak Persema Malang selaku tim Irfan Bachdim yang sebelumnya masih belum mengurusi berbagai kelengkapan guna menerbitkan hal itu.

ITC memang sangat dibutuhkan oleh seorang pemain sepak bola di dalam melengkapi beberapa proses transfer si pemain menuju klub yang lainnya di luar negeri, seperti pada kasus Irfan Bachdim yang akan menuju Chonburi FC. Sebelumnya juga pihak Chonburi FC sudah mewanti agar pihak Persema Malang bisa segera merampungkan proses pembuatan dari ITC Irfan Bachdim itu.

Apabila proses transfer dari Irfan Bachdim tak berhasil, maka untuk yang kedua kalinya pemain yang berasal dari Indonesia itu tak berhasil untuk menjalani karir di Thailand dikarenakan oleh masalah ITC yang masih juga belum lengkap hingga saat ini.

Beberapa waktu yang lalu, Titus Bonai juga hampir dipastikan akan bermain bersama dengan BEC Tero Sasana. Akan tetapi ITC yang harusnya sudah keluar, akhirnya mengalami masalah dan juga menyebabkan sang pemain akhirnya tak berhasil bermain bersama dengan BEC Tero Sasana serta memilih untuk gabung dengan Semen Padang.

 


Irfan Bachdim Alami Masalah Pada ITC
Selengkapnya → Irfan Bachdim Alami Masalah Pada ITC