Showing posts with label irfan bachdim. Show all posts
Showing posts with label irfan bachdim. Show all posts

Timnas Indonesia Jalani Laga Berat Namun Optimis

Timnas Indonesia Jalani Laga Berat Namun Optimis

Tim Nasional Indonesia, diyakini akan melakoni laga berat dalam lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2015 melawan Tim Nasional Arab Saudi, Sabtu malam ini (23/03/2013). Walaupun demikian, optimisme tetap merebak di Timnas Indonesia untuk meraih hasil positif di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, sekaligus memutuskan rekor pertemuan negatif dengan Arab Saudi.

Usaha Tim Merah-Putih untuk mencuri poin atau mencatatkan kemenangan pertama saat menjamu Arab Saudi, dibayangi berbagai catatan pertemuan yang buruk. Dari 11 pertandingan yang dimainkan kedua negara, Indonesia hanya mampu mengantongi tiga kali hasil imbang. Selebihnya, selalu berakhir dengan kekalahan. Hasil imbang perdana, diukir tim Garuda pada tahun 1983. Berlaga di ajang Kualifikasi Olimpiade 1984, Arab yang kala itu juga bertindak sebagai tim tamu ditahan imbang, 1-1.

Pemain Timnas Indonesia dalam sesi latihan menghadapi Arab Saudi, Maret 2013.

Adapun, hasil imbang kedua terjadi pada tahun 1997. Dijamu Arab Saudi dalam laga persahabatan, pertandingan kembali diakhiri dengan kedudukan 1-1. Hasil imbang terakhir kedua tim terjadi pada tahun 2011. Kala itu, kedua tim sama-sama ditukangi pelatih asal Belanda. Frank Rijkaard di kubu The Green Falcons, sedangkan Wim Rijsbergen membawa panji Merah-Putih. Tidak sama seperti di dua laga sebelumnya, hasil imbang ke-3 ini berakhir dengan skor kacamata, 0-0.

Pelatih Timnas Indonesia, Rahmad Darmawan, ketika ditanyakan peluang dari Irfan Bachdim dan rekan-rekan dalam pertandingan kali ini, menekankan bahwa hasil akhir akan sangat ditentukan oleh motivasi seluruh pemain. Dirinya menambahkan bahwa para pemain wajib memotivasi diri sendiri untuk menang dan tidak boleh takut dengan kehebatan Arab Saudi. Memang jika dibandingkan kekuatan di antara kedua tim, Arab Saudi dan Indonesia cukup memiliki jarak. Akan tetapi, motivasi berlipat yang tengah didapat tim Garuda setelah kembali bergabungnya pemain-pemain terbaik Tanah Air lewat keputusan Konggres Luar Biasa PSSI tanggal 17 Maret lalu, tentunya akan menjadi faktor pembeda dalam laga melawan Arab Saudi.

Semoga faktor positif yang disebutkan sang pelatih tersebut, dapat dimaksimalkan dan jadi senjata ampuh buat meredam Arab Saudi. Tentunya tugas para pemain adalah bermain sebaik mungkin sesuai instruksi pelatih, sedangkan hasil akhir pertandingan akan menjadi tanggung jawab Rahmad Darmawan dan Jacksen F Tiago sebagai duet pelatih sementara timnas.

Hal senada juga disampaikan salah satu pemain belakang tim Garuda, Ricardo Salampesy. Dirinya menyatakan, jika seluruh pemain yang saat ini tergabung dalam tim Garuda memiliki motivasi berlipat untuk mengincar kemenangan perdana dari The Green Falcons. Seluruh pemain sambung Salampesy, telah siap memberikan kemampuan terbaiknya dalam pertandingan melawan salah satu kekuatan sepakbola di Asia tersebut, Sabtu malam nanti. Tentunya slogan “Garuda di Dadaku” akan sangat cocok untuk melecut semangat para punggawa Tim Nasional Indonesia dalam melawan Arab Saudi.


Source: Timnas Indonesia Jalani Laga Berat Namun Optimis
Selengkapnya → Timnas Indonesia Jalani Laga Berat Namun Optimis

Irfan Bachdim Ingin Juara Bersama Chonburi

Irfan Bachdim Ingin Juara Bersama Chonburi

Irfan Bachdim yang telah resmi pindah dari Persema Malang untuk memperkuat klub asal Thailand, Chonburi FC, menyatakan kesiapannya untuk memenangkan gelar bersama tim barunya tersebut.

Setelah menemui titik temu sebagai jalan keluar dari masalah penundaan pembayaran gajinya selama 8 bulan membela Persema Malang, Irfan Bachdim bakal segera memperkuat Chonburi FC. Pemain yang kini genap berusia 24 tahun itu pun saat ini mematok target bahwa ia ingin merebut gelar bersama dengan tim yang berasal dari Thailand itu.

Irfan Bachdim, saat masih menjadi penyerang Persema Malang

Sebelumnya, Irfan Bachdim melakukan percobaan di Chonburi dan dinyatakan lolos. Akan tetapi, International Transfer Certificate (ITC), masih juga belum diperoleh Irfan, sebab masih tertahan prosesnya oleh klub lamanya, Persema Malang. Bahkan sempat timbul opini dari sang pemain, bahwa Persema yang berkompetisi di Indonesia Premier League (IPL) ini, hendak mematikan karirnya. Beruntung akhirnya masalah itu terpecahkan dan Irfan Bachdim pun dapat segera membela Chonburi.

Irfan Bachdim yang akan mengenakan nomor punggung 20 di Chonburi, akan menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di Liga Premier Thailand.

Penyerang andalan tim nasional Indonesia ini, berharap dapat sukses dan membawa kebanggaan tersendiri bagi dirinya dan bangsa Indonesia bersama klub barunya asal negeri gajah putih tersebut.

Pemain yang memang sering menegaskan bahwa ia bukanlah seorang pemain sepakbola naturalisasi, tetapi merupakan pesepakbola yang memegang paspor Indonesia sejak lahir itu pun menambahkan bahwa memang akan sangat menyenangkan dapat jadi pemain Indonesia yang pertama yang berlaga di liga Thailand. Dirinya dikenal pula identik melakukan selebrasi mencetak gol dengan mencium jari tengahnya. Besar harapan kita semua, Bachdim mampu memberikan kontribusi dan prestasi besar di usianya yang masih tergolong muda bersama Chonburi, sekaligus mengasah kemampuan bermainnya, sehingga dapat membantu timnas Garuda berbicara lebih banyak di pentas Asia maupun Dunia.


Source: Irfan Bachdim Ingin Juara Bersama Chonburi
Selengkapnya → Irfan Bachdim Ingin Juara Bersama Chonburi

Irfan Bachdim Alami Masalah Pada ITC

Irfan Bachdim Alami Masalah Pada ITC

Proses transfer dari salah satu pemain Indonesia yang bernama Irfan Bachdim ke dalam Chonburi FC diisukan masih menyisakan beberapa masalah. Hal itu dikarenakan bahwa sampai dengan sekarang ini, sang pemain masih dikabarkan belum juga mengantongi ITC alias International Transfer Certificate yang dibutuhkan di dalam proses transfer itu agar bisa berjalan lancar.

Hal tersebut juga dikatakan oleh Marcos Paulo, yang merupakan sang Direktur alih status dan transfer PSSI kala ia dijumpai di dalam kantor PSSI beberapa waktu yang lalu. PSSI sampai dengan sekarang ini juga masih menantikan kelengkapan dari beberapa surat yang harus dikeluarkan oleh pihak Persema Malang, yang merupakan tim Irfan Bachdim yang sebelumnya.

Marcos Paulo telah menyatakan bahwa sampai dengan saat ini masih belum ada ITC dari Irfan Bachdim untuk proses transfer itu. Hingga sekarang ini juga Irfan Bachdim masih belum diproses oleh pihak PSSI. ITC hingga kini masih juga belum keluar dikarenakan oleh pihak Persema Malang selaku tim Irfan Bachdim yang sebelumnya masih belum mengurusi berbagai kelengkapan guna menerbitkan hal itu.

ITC memang sangat dibutuhkan oleh seorang pemain sepak bola di dalam melengkapi beberapa proses transfer si pemain menuju klub yang lainnya di luar negeri, seperti pada kasus Irfan Bachdim yang akan menuju Chonburi FC. Sebelumnya juga pihak Chonburi FC sudah mewanti agar pihak Persema Malang bisa segera merampungkan proses pembuatan dari ITC Irfan Bachdim itu.

Apabila proses transfer dari Irfan Bachdim tak berhasil, maka untuk yang kedua kalinya pemain yang berasal dari Indonesia itu tak berhasil untuk menjalani karir di Thailand dikarenakan oleh masalah ITC yang masih juga belum lengkap hingga saat ini.

Beberapa waktu yang lalu, Titus Bonai juga hampir dipastikan akan bermain bersama dengan BEC Tero Sasana. Akan tetapi ITC yang harusnya sudah keluar, akhirnya mengalami masalah dan juga menyebabkan sang pemain akhirnya tak berhasil bermain bersama dengan BEC Tero Sasana serta memilih untuk gabung dengan Semen Padang.

 


Irfan Bachdim Alami Masalah Pada ITC
Selengkapnya → Irfan Bachdim Alami Masalah Pada ITC