Showing posts with label piala dunia 2022. Show all posts
Showing posts with label piala dunia 2022. Show all posts

Theo Zwanziger : Putusan FIFA Salah Besar

Theo Zwanziger : Putusan FIFA Salah Besar

Theo Zwanziger yang merupakan anggota Komite Eksekutif FIFA berpendapat bahwa keputusan FIFA untuk memilih Qatar sebagai tuan rumah pada kompetisi sepak bola bergengsi, Piala Dunia 2022 adalah sebagai kesalahan fatal. Zwanziger juga menilai, wacana pemindahan jadwal penyelenggaraan ke musim dingin justru bisa mengganggu jadwal liga-liga di Eropa lainnya. Seperti yang dilansir Sport Bild pada hari Jumat, 26 July 2013 lalu, ia mengatakan jika usulan Sepp Blatter tersebut untuk menunjukpemilihan Qatar ialah sebuah kesalahan besar.


Theo Zwanziger yang juga adalah mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) tersebut merasa khawatir, apabila perubahan jadwal yang fifa-theodiusulkan oleh Presiden FIFA Sepp Blatter tersebut akan membahayakan sepak bola Jerman secara menyeluruh. Menurutnya, penggantian jadwal Piala Dunia akanikut mempengaruhi struktur federasi sepak bola di Eropa. Selain itu, pergantian ini juga akanmenimbulkan dampak pada Bundesliga serta ke divisi-divisi bawah lainnya.


Theo Zwanziger memang memiliki cukup alasan untuk mengemukakan pendapatnya tersebut. Sebab rencana pemindahan jadwal Piala Dunia ke musim dingin ini bukan hanya akan berpengaruh ke Jerman saja, tetapijuga sampai ke liga-liga sepak bola di Eropa pada umumnya.

Selain di Inggris, pertandingan Eropa juga mempunyai winter break atau libur selama lebih dari kurang 6 minggu pada akhir bulan Desember. Apabila wacana pemindahan jadwal itu benar-benar terealisasi, maka negara-negara di Eropa yang menjadi peserta masih harus membutuhkan setidaknya 6 pekan untuk mempersiapkan timnya masing-masing.


Theo Zwanziger berpendapat, apabila menunjuk Qatar terbukti merupakan sebuah kesalahan, maka keputusan itu harus segera dicabut. Jangan sampai justru ada beban lebih besar bagi pihak-pihak yang justru tidak terlibat secara langsung. Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, pada pekan kemarin Blatter sempat mewacanakan pemindahan jadwal Piala Dunia ini lantaran cuaca Qatar di musim panas dirasakan terlalu panas. Sebagai gambaran, temperatur Qatar pada bulan Juni dan Juli pada umumnya mencapai hingga 40 derajat celsius. Atas dasar itulah, maka Blatter menilai jika cuaca panas tidak akan bisa ditolerir hanya dengan mendinginkan stadion saja.


 



Source: Theo Zwanziger : Putusan FIFA Salah Besar
Selengkapnya Theo Zwanziger : Putusan FIFA Salah Besar

Sepp Blatter Bersalah Pada Piala Dunia 2022?

Sepp Blatter Bersalah Pada Piala Dunia 2022?

Sepp Blatter yang merupakan Presiden FIFA mengaku bahwa dirinya ikut berperan dalam kesalahan yang dibuat ketika menentukan Qatar sebagai tuan rumah dari kompetisi bergengsi Piala Dunia 2022 lantaran tidak teliti dalam mempertimbangkan soal cuacanya. Ia pun mengusulkan supaya jadwal Piala Dunia 2022 tersebut bisa diubah sehingga dapat digelar pada musim dingin saja.


Seperti yang diketahui, Qatar resmi terpilih sebagai tuan rumah dalam Piala Dunia 2022 pada pemilihan tahun 2010 lalu. Pada saat itu, pialadunia-qatarpanelis tidak terlalu memperhitungkan cuaca yang terjadi pada musim panas. Terlebih lagi,tim tuan rumah juga meyakinkan akan memasang pendingin di setiap stadion. Akan tetapi, rupanya hal itu saja tidak cukup karena Piala Dunia merupakan festival yang juga terjadi di luar stadion.


Sepp Blatter menjelaskan, Piala Dunia seharusnya adalah sebuah festival untuk rakyat. Oleh sebab itu, Anda tidak akanbisa bermain sepak bola di musim panas seperti yang terjadi di Qatar. Sementara itu menanggapi persoalan janji yang diungkapkan pihak panitia mengenai pemasangan pendingin di stadion, Blatter pun menjawab, Anda memang bisa mendinginkan stadion, tetapi tidakakan bisa mendinginkan seluruh negeri. Anda juga tidak bisa dengan mudah mendinginkan suasana di Piala Dunia nanti.


Sepp Blatter melanjutkan, para pemain harus bisa bermain dalam kondisi terbaik supaya Piala Dunia itu bisa berlangsung dengan baik.Pada bulan Maret 2013 lalu, Blatter mengungkapkan, jika Piala Dunia harus digelar pada bulan Juni dan Juli. Akan tetapi, khusus bagi Qatar, ia membuka kemungkinan untuk mengubah waktu pelaksanaannya demi menghindari temperatur yang sangat tinggi. Perubahan waktu itulah yang nantinya harus didiskusikan lagi secara detail dan mempertimbangkan banyak hal.


Sepp Blatter mengatakan, pihaknya tentu saja harus melindungi semua partner, sponsor kami, dan juga partner televisi. Maka dari itu ia harus sangat kuat menghadapi persoalan ini. Menurutnya sekarang ini masih banyak waktu yang tersedia sehingga ia bisa kembali membuka diskusi di tingkat Komite Eksekutif (FIFA) pada bulan Oktober 2013 mendatang. Menurutnya, pihak dari Komite Eksekutif akan mengikuti proposal yang ia berikan. Kemudian, mereka semua sudah harus membahas topik yang sedang terjadi ini.



Source: Sepp Blatter Bersalah Pada Piala Dunia 2022?
Selengkapnya Sepp Blatter Bersalah Pada Piala Dunia 2022?