Showing posts with label sepp blatter. Show all posts
Showing posts with label sepp blatter. Show all posts

Michel Platini Buat Keputusan Sendiri untuk Jadi Calon Presiden FIFA

Michel Platini Buat Keputusan Sendiri untuk Jadi Calon Presiden FIFA

Agen bola sbobet mewartakan Michel Platini sudah membuat keputusan sendiri unuk menjadi salah satu calon Presiden FIFA di periode berikutnya. Ya, Presiden Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) terebut sudah resmi mencalonkan dirinya sebagai Presiden FIFA yang pemilihannya itu sendiri akan di gelar pada tanggal 26 Februari 2016 mendatang. Menurut data dari Agen Bola Terpercaya Master Agen Bola, Platini baru mengambil keputusan itu setelah Sepp Blatter sebagai Presiden FIFA untuk periode 2015 hingga 2019 lalu sudah menanggalkan jabatannya kemudian bergegas untuk menggelar pemilihan kembali pada tanggal tersebut. Nantinya, mantan pemain andalan Juventus itu pun bakal bersaing dengan beberapa kandidat lainnya untuk menjadi ketua federasi tertinggi sepakbola dunia itu. fifa-logo


Michel Platini setidaknya harus bersaing dengan beberapa nama beken seperti David Ginola mantan pemain tim nasional Prancis, Zico mantan punggawa tim nasional Brasil, eks Wakil Presiden FIFA juga mencalonkan diri di pemilihan sebelumnya, yakni Prnce Ali Bin Hussein. Setelah resmi mengumumkan diri ingin ikut serta menjadi calon Presiden FIFA, Platini pun mengucap janji bakal membuat FIFA menjadi lebih baik lagi daripada sebelumnya. FIFA memang sedang menjadi sorotan utama usai beberapa pejabat terasnya ditangkap oleh FBI dan pihak kepolisian Swiss lantaran dituding telah melakukan pencucian uang dan tindak pidana korupsi.


Agen Bola SBOBEt Percaya Michel Platini Akan Menjadi Presiden FIFA Yang Baik Seperti Presiden FIFA Sebelumnya.


Agen bola sbobet mewartakan Michel Platini menjelaskan bahwa itu merupakan keputusannya pribadi dan memang sudah melalui tahap pertimbangan matang sebelumnya. Seperti yang diwartakan oleh Agen Bola Terpercaya Master Agen Bola, pria kelahiran Joeuf, Prancis padatanggal 21 Juni 1955 itu pun menegaskan akan ada waktu dimana setiap orang mesti mengatur sendiri masa depan Anda. Untuk itu, dirinya sedang berdiri pada momen-momen krusial dan momen pemilihan Presiden FIFA itu praktis bakal menentukan masa depan FIFA yang sesungguhnya. Maka dari itu, pria yang dulunya berhasil mengantarkan The Old Lady merengkuh trofi Liga Champions 1985 itu pun meminta dukungan dari seluruh masyarakat dan para pecinta sepak bola di dunia.


Michel Platini ingin menjadikan FIFA seperti yang diinginkan oleh para fans setianya selama ini, Platini mengawali karier awalnya sebagai Presiden UEFA sejak tahun 2007 itu pun mengklain, FIFA harus menjadi contoh persatuan dan pantas untuk dihargai, tidak di rendahkan. Platini ingin mengembalikan posisi dan martabat tinggi FIFA. Nama baik FIFA harus segera ditegakkan kembali. Dirinya ingin mengandalkan cinta dan dukungan terhadap dunia sepak bola secara bersama-sama untuk mewujudkan FIFA baru yang bersatu, bersolidaritas, penuh teladan, dan disukai masyarakat.



Source: Michel Platini Buat Keputusan Sendiri untuk Jadi Calon Presiden FIFA
Selengkapnya Michel Platini Buat Keputusan Sendiri untuk Jadi Calon Presiden FIFA

Theo Zwanziger : Putusan FIFA Salah Besar

Theo Zwanziger : Putusan FIFA Salah Besar

Theo Zwanziger yang merupakan anggota Komite Eksekutif FIFA berpendapat bahwa keputusan FIFA untuk memilih Qatar sebagai tuan rumah pada kompetisi sepak bola bergengsi, Piala Dunia 2022 adalah sebagai kesalahan fatal. Zwanziger juga menilai, wacana pemindahan jadwal penyelenggaraan ke musim dingin justru bisa mengganggu jadwal liga-liga di Eropa lainnya. Seperti yang dilansir Sport Bild pada hari Jumat, 26 July 2013 lalu, ia mengatakan jika usulan Sepp Blatter tersebut untuk menunjukpemilihan Qatar ialah sebuah kesalahan besar.


Theo Zwanziger yang juga adalah mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) tersebut merasa khawatir, apabila perubahan jadwal yang fifa-theodiusulkan oleh Presiden FIFA Sepp Blatter tersebut akan membahayakan sepak bola Jerman secara menyeluruh. Menurutnya, penggantian jadwal Piala Dunia akanikut mempengaruhi struktur federasi sepak bola di Eropa. Selain itu, pergantian ini juga akanmenimbulkan dampak pada Bundesliga serta ke divisi-divisi bawah lainnya.


Theo Zwanziger memang memiliki cukup alasan untuk mengemukakan pendapatnya tersebut. Sebab rencana pemindahan jadwal Piala Dunia ke musim dingin ini bukan hanya akan berpengaruh ke Jerman saja, tetapijuga sampai ke liga-liga sepak bola di Eropa pada umumnya.

Selain di Inggris, pertandingan Eropa juga mempunyai winter break atau libur selama lebih dari kurang 6 minggu pada akhir bulan Desember. Apabila wacana pemindahan jadwal itu benar-benar terealisasi, maka negara-negara di Eropa yang menjadi peserta masih harus membutuhkan setidaknya 6 pekan untuk mempersiapkan timnya masing-masing.


Theo Zwanziger berpendapat, apabila menunjuk Qatar terbukti merupakan sebuah kesalahan, maka keputusan itu harus segera dicabut. Jangan sampai justru ada beban lebih besar bagi pihak-pihak yang justru tidak terlibat secara langsung. Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, pada pekan kemarin Blatter sempat mewacanakan pemindahan jadwal Piala Dunia ini lantaran cuaca Qatar di musim panas dirasakan terlalu panas. Sebagai gambaran, temperatur Qatar pada bulan Juni dan Juli pada umumnya mencapai hingga 40 derajat celsius. Atas dasar itulah, maka Blatter menilai jika cuaca panas tidak akan bisa ditolerir hanya dengan mendinginkan stadion saja.


 



Source: Theo Zwanziger : Putusan FIFA Salah Besar
Selengkapnya Theo Zwanziger : Putusan FIFA Salah Besar

Sepp Blatter Bersalah Pada Piala Dunia 2022?

Sepp Blatter Bersalah Pada Piala Dunia 2022?

Sepp Blatter yang merupakan Presiden FIFA mengaku bahwa dirinya ikut berperan dalam kesalahan yang dibuat ketika menentukan Qatar sebagai tuan rumah dari kompetisi bergengsi Piala Dunia 2022 lantaran tidak teliti dalam mempertimbangkan soal cuacanya. Ia pun mengusulkan supaya jadwal Piala Dunia 2022 tersebut bisa diubah sehingga dapat digelar pada musim dingin saja.


Seperti yang diketahui, Qatar resmi terpilih sebagai tuan rumah dalam Piala Dunia 2022 pada pemilihan tahun 2010 lalu. Pada saat itu, pialadunia-qatarpanelis tidak terlalu memperhitungkan cuaca yang terjadi pada musim panas. Terlebih lagi,tim tuan rumah juga meyakinkan akan memasang pendingin di setiap stadion. Akan tetapi, rupanya hal itu saja tidak cukup karena Piala Dunia merupakan festival yang juga terjadi di luar stadion.


Sepp Blatter menjelaskan, Piala Dunia seharusnya adalah sebuah festival untuk rakyat. Oleh sebab itu, Anda tidak akanbisa bermain sepak bola di musim panas seperti yang terjadi di Qatar. Sementara itu menanggapi persoalan janji yang diungkapkan pihak panitia mengenai pemasangan pendingin di stadion, Blatter pun menjawab, Anda memang bisa mendinginkan stadion, tetapi tidakakan bisa mendinginkan seluruh negeri. Anda juga tidak bisa dengan mudah mendinginkan suasana di Piala Dunia nanti.


Sepp Blatter melanjutkan, para pemain harus bisa bermain dalam kondisi terbaik supaya Piala Dunia itu bisa berlangsung dengan baik.Pada bulan Maret 2013 lalu, Blatter mengungkapkan, jika Piala Dunia harus digelar pada bulan Juni dan Juli. Akan tetapi, khusus bagi Qatar, ia membuka kemungkinan untuk mengubah waktu pelaksanaannya demi menghindari temperatur yang sangat tinggi. Perubahan waktu itulah yang nantinya harus didiskusikan lagi secara detail dan mempertimbangkan banyak hal.


Sepp Blatter mengatakan, pihaknya tentu saja harus melindungi semua partner, sponsor kami, dan juga partner televisi. Maka dari itu ia harus sangat kuat menghadapi persoalan ini. Menurutnya sekarang ini masih banyak waktu yang tersedia sehingga ia bisa kembali membuka diskusi di tingkat Komite Eksekutif (FIFA) pada bulan Oktober 2013 mendatang. Menurutnya, pihak dari Komite Eksekutif akan mengikuti proposal yang ia berikan. Kemudian, mereka semua sudah harus membahas topik yang sedang terjadi ini.



Source: Sepp Blatter Bersalah Pada Piala Dunia 2022?
Selengkapnya Sepp Blatter Bersalah Pada Piala Dunia 2022?

Brasil Tidak Cemaskan Aksi Terorisme di PD 2014

Brasil Tidak Cemaskan Aksi Terorisme di PD 2014

Brasil tidak cemas meski dunia dihebohkan setelah dua bom meledak ketika berlangsungnya balapan lari, Senin (15/4). Insiden yang terjadi di sekitar garis finis itu menyebabkan tiga korban jiwa dan lebih dari 170 orang yang terdiri atas penonton dan peserta terluka, di antaranya ada yang kehilangan anggota tubuh karena harus diamputasi. Peristiwa ini dipastikan serangan teroris setelah tim investigasi menganalisa semua bukti, terutama foto-foto terbaru yang dikirimkan para saksi mata yang ada di sekitar lokasi. Disebutkan dalam foto tersebut terlihat adanya paket atau benda mencurigakan di sekitar garis finis yang diduga sebagai sumber ledakan. Insiden ini menimbulkan keresahan publik. Sebab, event olahraga besar sudah menjadi target aksi terorisme.brasil-piala-dunia-18-04-2013


Brasil yang menjadi tuan rumah pada Piala Dunia 2014 tidak perlu cemas. Piala Konfederasi 2013 dan Piala Dunia 2014 bisa merasakan dampak buruknya. Bukan tidak mungkin dua ajang itu akan sepi pengunjung karena khawatir soal keamanan. Itu bisa dimaklumi. Pasalnya, bukan kali ini saja perhelatan olahraga diganggu teroris atau organisasi bawah tanah. Contohnya saja meledaknya bom saat Olimpiade Atlanta 1996 yang menewaskan dua orang. Atau ledakan bom mobil di sekitar Santiago Bernabeu, beberapa jam sebelum Real Madrid menjamu Barcelona di semifinal Liga Champions, 1 Mei 2002. Namun, keresahan itu ditepis Pemerintah Brasil. Mereka menjamin keselamatan para pengunjung selama Piala Konfederasi 2013 dan Piala Dunia 2014 berlangsung.


Brasil akan mendapatkan jaminan serupa diberikan FIFA. Organisasi yang dipimpin Sepp Blatter itu mengklaim akan memperketat keamanan untuk dua kejuaraan sepak bola tersebut. Valcke membeberkan, FIFA akan menggandeng semua instansi internasional, baik itu agen secret service, kepolisian, militer dan Interpol. FIFA juga akan bekerja sama dengan divisi keamanan dari 32 negara yang mengikuti Piala Dunia 2014. Lalu, menyusun sistem keamanan yang mengadopsi Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Apa yang dilakukan FIFA hampir sama seperti Brasil. Menteri Luar Negeri Brasil Antonio Patriota mengklaim pihaknya sudah merancang blueprintsoal keamanan untuk Piala Konfederasi 2013 dan Piala Dunia 2014. Mereka mengaku telah memperhitungkan segala sesuatunya agar dua perhelatan itu berlangsung aman.


Brasil akan berbagi informasi dengan tim investigasi untuk mengetahui apakah ada kemungkinan Piala Konfederasi 2013 dan Piala Dunia 2014 jadi sasaran teroris. Brasil memang harus bergerak cepat untuk meredakan keresahan masyarakat. Pasalnya, Piala Konfederasi akan berlangsung 15 Juni mendatang, sedangkan Piala Dunia 2014 tinggal berjarak sekitar 14 bulan lagi.



Source: Brasil Tidak Cemaskan Aksi Terorisme di PD 2014
Selengkapnya Brasil Tidak Cemaskan Aksi Terorisme di PD 2014