Showing posts with label mario balotelli. Show all posts
Showing posts with label mario balotelli. Show all posts

Italia Amankan Satu Tiket ke Brasil

Italia Amankan Satu Tiket ke Brasil

Italia pada akhirnya sukses mengamankan satu tiket ke putaran final Piala Dunia 2014 setelah mengalahkan Ceko dengan skor 2-1 pada lanjutan kualifikasi Grup B Piala Dunia 2014 Zona Eropa di Stadion Juventus, yang dihelat pada hari Rabu 11 September 2013 dini hari kemarin (WIB). Italia pun menjadi tim kedua dari kawasan Eropa yang berhasil meloloskan diri ke Brasil setelah Belanda.


Italia yang memperoleh tiga poin itu pun sekaligus membuat Italia semakin kokoh saja beradadi  posisi puncak klasemen dengan poin 20, ataubrasil-tiket unggul tujuh angka dari Bulgaria di peringkat kedua. Sementara itu, Ceko sendiri masih tetap bercokol di posisi keempat dengan perolehan poin sembilan. Pada laga tersebut, meskipun mereka bermain di kandang sendiri, Italia pun sempat dikejutkan oleh gol Ceko yang dikreasikan oleh Libor Kozak pada menit ke 19.


Dimulai dari serangan balik, Kozak pun berhasil memaksimalkan umpan manis yang diberikan Petr Jiracek untuk membobol gawang milik Italia yang dikawal oleh Gianluigi Buffon. Tertinggal satu angka, Italia pun langsung menambah intensitas serangan mereka. Sebenarnya, pada menit ke 24, Mario Balotelli mendapatkan satu peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Namun sayangnya, bola tendangan kaki kanannya itu masih membentur mistar gawang Ceko.


Italia terlihat mampu mendominasi jalannya laga di sepanjang babak pertama. Akan tetapi, beberapa peluang yang diperoleh Andrea Pirlo dan kawan-kawan sering kali menemui jalan buntu lantaran barisan pertahanan Ceko tampil dengan cukup disiplin. Gol yang ditunggu-tunggu oleh para pendukung tim tuan rumah baru terjadi pada saat pertandingan memasuki paruh kedua. Memasuki menit ke 51, Giorgio Chiellini melesakkan sundulan kepala setelah menerima umpan tendangan pojok Antonio Candreva. Sundulan itu pun mengubah gol menjadi 1-1.


Sementara itu berselang 3 menit kemudian, Italia sukses memperoleh peluang emas untuk berbalik unggul setelah sang pengadil pertandingan menunjuk titik putih karena bek Ceko, Theodor Gebre Selassie, melanggar Mario Balotelli di dalam kotak terlarang. Mario Balotelli pun menjadi pahlawan yang berhasil mencetak gol dan membuat skor berubah menjadi 2-1.


 



Source: Italia Amankan Satu Tiket ke Brasil
Selengkapnya → Italia Amankan Satu Tiket ke Brasil

Mario Balotelli Senang Bisa Kalahkan PSV

Mario Balotelli Senang Bisa Kalahkan PSV

Mario Balotelli sebagai salah satu striker AC Milan menyatakan bahwa mereka sudah berhasil mengalahkan PSV Eindhoven dengan hasil kemenangan 3-0 di leg kedua play-off Liga Champions, yang digelar pada hari Rabu 28 Agustus 2013 malam hari waktu setempat atau Kamis, 29 Agustus 2013 dini hari kemarin (WIB). Dengan hasil positif  itu, AC Milan pun lolos ke fase grup dengan keunggulan agregat 4-1.


ac-milan-golMario Balotelli mengungkapkan, di Belanda timnya sudah dapat bermain bagus dan tidak beruntung dengan hasil imbang. Sementara itu di AC Milan sendiri, timnya sudah membuktikan bahwa mereka memang pantas menang karena ia dan rekan rekan di dalam satu timnya sudah berhasil membunuh mereka. Rasa bahagia itupun diungkapkan Balotelli kepada Sbobet. Seperti yang diketahui, pada pertandingan di San Siro tersebut, pemain yang berasal dari Ghana, yaitu Kevin Prince Boateng, membuat PSV harus tertunduk lesu karena dia mencetak dua gol.


Mario Balotelli pun berhasil menyumbangkan satu gol lainnya. Hasil kemenangan itu sekaligus juga menghapus rasa sedih klub AC Milan karena menuai hasil negative di pekan pertama Serie-A yang dihelat pada akhir pekan lalu. Ketika melakoni pertandingan menghadapi tim promosi Hellas Verona pada hari Sabtu 17 Agustus 2013 lalu, AC Milan memang dipaksa menyerah dengan perolehan skor akhir 1-2.


Mario Balotelli mengungkapkan, tentu saja hal itu sangat normal karena ia ingin memenangkan scudetto dan Liga Champions, tetapi hal yang paling penting adalah untuk bisa meraihnya satu per satu. Maka dari itu, untuk siapakah gol yang dicetak oleh Balotelli pada saat itu? Rupanya, mantan pemain dari klub Manchester City ini mendedikasikan gol tersebut kepada agen, bukan kepada Presiden Silvio Berlusconi. Ia pun mengucapkan minta maaf  kepada Presiden, karena ia mempersembahkannya untuk Mino Raiola. Pada minggu ini, Raiola mengatakan jika Mario Balotelli dan Paul Pogba merupakan kedua pemain dengan harga dua kali lebih besar jika dibandingkan dengan Gareth Bale.


 



Source: Mario Balotelli Senang Bisa Kalahkan PSV
Selengkapnya → Mario Balotelli Senang Bisa Kalahkan PSV

Chelsea Taklukan AC Milan

Chelsea Taklukan AC Milan

Chelsea berhasil menundukkan klub AC Milan pada pertandingan Guinness International Champions Cup yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey pada hari Senin 5 Agustus 2013 pagi hari WIB. Klub yang juga dikenal dengan julukan The Blues sukses memenangkan laga dengan perolehan skor akhir 2-0 atas AC Milan. Pada saat laga baru berjalan selama empat menit, Kevin de Bruyne sukses melepaskan tembakan rendah ke kotak penalti Milan yang segera disambar Branislav Ivanovic. Akan tetapi sayangnya, Abbiati lebih sigap dan sukses mengamankan bola.
chelsea-milan-image-06-08-2013
Chelsea pun berbalik mendapatkan serangan dari Mario Balotelli melalui tendangan kaki kanannya, sebelum Ivanovic membuang bola dengan sundulannya. Tidak bermain gentar begitu saja, AC Milan kembali menekan lewat kerja samayang apik antara El Shaarawy dan Boateng dari sisi kanan kotak penalti Milan. Sebenarnya Milan mendapatkan peluang terbaik pada menit ke 26. Akan tetapi lagi-lagi Ivanovic bertindak sigap dengan menginter cepat bola sebelum pada akhirnya masuk ke dalam gawang milik Petr Cech.


Chelsea pada akhirnya berhasil membuka keunggulan pada menit ke-28 melalui Kevin de Bruyne. De Bruyne langsung melesakkan bola ke dalam gawang Abbiati yang salah mengantisipasi arah pergerakan Hazard. Usai gol tersebut, rupanya kedua tim justru seperti menurunkan tempo permainan mereka.


Chelsea pun membuang kesempatan untuk menambah gol setelah Demba Ba sempat mengirimkan umpan dengan baik untuk Eden Hazard, tetapi sayangnya masih bisa diantisipasi oleh pemain belakang Matias Silvestre. Sementara itu upaya AC Milan untuk menyamakan skor kedudukan melalui kerja sama Balotelli ke Boateng pun masih bisa dijinakkan oleh lini pertahanan Chelsea.


Chelsea hampir saja mampu memperlebar jarak pada menit ke 79. Kerja sama antara Fernando Torres dan Victor Moses diakhiri dengan sepakan Andre Schuerrle yang sayangnya masih melebar dari sasaran. Pada akhirnya The Blues sukses memastikan kemenangan pada menit ke 92. Sekarang ini, Schuerrle tidak lagi menyia-nyiakan peluang yang didapat untuk mencetak gol. Umpan silang yang diberikan Moses mampu dimaksimalkan oleh pemain yang berasal dari Jerman itu untuk merobek jala Milan.



Source: Chelsea Taklukan AC Milan
Selengkapnya → Chelsea Taklukan AC Milan

Mario Balotelli Cedera Sehingga Harus Meninggalkan Piala Konfederasi

Mario Balotelli Cedera Sehingga Harus Meninggalkan Piala Konfederasi

Mario Balotelli saat ini sedang mengalami cedera sehingga ia harus meninggalkan ajang bergengsi Piala Konfederasi. Ya, perjalanan karier Balotelli di Piala Konfederasi harus berakhir di tengah jalan. Usai resmi didiagnosa mengalami cedera pada bagian pahanya, penyerang yang berasal dari klub AC Milan itu rupanya mesti dipulangkan ke Milan, Italia.Hal itu dilakukan agar dirinya bisa mendapatkan perawatan lebih lanjut oleh staf medis Rossoneri.


Kabar itupun diutarakan langsung oleh Enrico Castellacci selaku dokter tim nasional Italia. Ia mengatakan, Balotelli tidak bisa pulih hari ini Cesare Prandelliataupun di pertandingan final nanti yang rencananya bakal digelar pada hari Minggu. Maka dari itu, Italia pun tidak ingin mengambil risiko besar. Selain itu, seperti yang dilansir dari Master Agen Bola, Cesare Prandelli sebagai pelatih klub yang berjuluk Gli Azzurri itu juga sudah setuju untuk membawa pulang Balotelli kembali ke AC Milan.


Enrico Castelacci mengatakan, setelah dirinya berbicara serius dengan sederet staf medis klub AC Milan, Prandelli pun setuju untuk memulangkan Balotelli ke Milan guna mendapat penanganan yang lebih baik di sana untuk mempercepat proses pemulihan cederanya itu. Tentu saja ketidakhadiran Balotelli dipastikan bakal menjadi kerugian besar untuktim nasional Italia di ajang bergengsi Piala Konfederasi.


Mario Balotelli memang kerap dilabeli sebagai penyerang tunggal selama berada di fase grup. Ia juga sukses menghasilkan gol pada saat bertanding melawan Meksiko dan juga Jepang. Sementar itu, Prandelli juga mengakui bahwa dirinya mungkin saja akan melakukan perubahan formasi secara besar-besaran.


Prandelli mengungkapkan, tanpa kehadiran Mario Balotelli tentu saja ia lebih harus memfokuskan diri pada kerja yang kolektif. Ia mengaku memiliki para pemain dengan karakter yang berbeda satu antara lainnya. Akan tetapi, tujuan utama melakukan perubahan formasi itu ialah untuk membuat tim lebih kompak dalam membangun kekuatan di tengah lapangan hijau.


Sementara untuk mencari pemain pengganti Balotelli, Prandelli mempunyai tiga pilihan, yakni Sebastian Giovinco, Alberto Gilardino, dan juga Stephan El Shaarawy. Di sisi lainnya, Italia dipastikan bakal kembali diperkuat oleh Andrea Pirlo setelah sebelumnya dalam pertandingan melawan Brasil, Pirlo memang sempat absen karena cedera betisnya.



Source: Mario Balotelli Cedera Sehingga Harus Meninggalkan Piala Konfederasi
Selengkapnya → Mario Balotelli Cedera Sehingga Harus Meninggalkan Piala Konfederasi

Timnas Italia Unggul Tipis dari Jepang

Timnas Italia Unggul Tipis dari Jepang

Timnas Italia sendiri menciptakan gol lewat kaki Daniele De Rossi, Atsuto Uchida (Own Goal), Mario Balotelli dan Sebastian Giovinco. Sementara gol-gol Jepang tercipta melalui Keisuke Honda, Shinji Kagawa dan Shinji Okazaki. Pertarungan sendiri memang berjalan dengan sangat seru. Kedua tim menampilkan pertandingan kelas dunia dengan menampilkan performa terbaik dan menghibur. Kredit khusus juga untuk Jepang yang tidak pantang menyerah meski harus mengakui keperkasaan Italia. Peluit kickoff babak pertama dibunyikan kedua tim tampil dengan permainan terbuka. Umpan satu dua sentuhan juga terlihat di awal-awal pertandingan.


Timnas Italia melalui playmaker mereka Andrea Pirlo mampu memberikan umpan-umpan matang kepada Mario Balotelli di depan. mario-pirloSementara itu, dari kubu Jepang sendiri, bola lebih banyak berada pada penguasaan Shinji Kagawa. Pemain Manchester United itu mampu menjadi pengatur irama permainan di lini tengah Jepang. Kagawa pun tidak bekerja sendirian, Keisuke Honda dan Yasuhito Endo kerap kali melakukan tusukan-tusukan yang membuat pertahanan Italia harus bekerja keras.


Memasuki menit ke 21, pada akhirnya Jepang mampu memecah kebuntuan dengan mencetak gol melalui titik putih. Hukuman itu diterima oleh Italia karena pemain striker Shinji Okazaki dilanggar oleh penjaga gawang Italia, Gianluigi Buffon. Tanpa ampun wasit memberikan hadiah penalti kepada skuad Alberto Zaccheroni. Honda yang ditunjuk sebagai algojo mampu menuntaskan tugasnya dengan baik dan papan skor berubah 1-0 untuk keunggulan Jepang.


Usai gol pertama, permainan Jepang mulai menemukan ritme permainan yang sebenarnya. Memanfaatkan lebar lapangan, para pemain Jepang terus coba mencari peluang membongkar pertahanan yang digalang oleh Giorgio Chiellini cs. Honda dan Kagawa acap kali membuat peluang-peluang berbahaya namun masih terbentur dengan tembok pertahanan Gli Azzurri yang kokoh.


Setelah mencoba beberapa kali akhirnya pertahanan Italia tembus juga, kali ini Kagawa yang mampu mencetak gol setelah memanfaatkan kemelut di mulut gawang Italia. Jepang pun semakin perkasa dengan keunggulan 2-0 di menit ke-33. Melihat skor tertinggal, Italia pun tidak tinggal diam. Bahkan sang allenatore Cesare Prandelli melakukan pergantian pemain dengan menggantikan Alberto Aquilani dengan Sebastian Giovinco yang mempunyai naluri menyerang lebih tinggi. Keputusan Prandelli pun membuahkan hasil pada menit ke-41. Daniele De Rossi mampu memperkecil jarak skor dengan menciptakan gol melalui sundulan setelah memanfaatkan corner kick dari Pirlo. Sampai turun minum, skor pun tidah berubah masih untuk keunggulan Jepang 2-1.



Source: Timnas Italia Unggul Tipis dari Jepang
Selengkapnya → Timnas Italia Unggul Tipis dari Jepang

Mario Balotelli Tidak Mengerti Peraturan FIFA

Mario Balotelli Tidak Mengerti Peraturan FIFA

Mario Balotelli yang merupakan striker asal Italia memang seakan tidak ada habisnya dalam melakukan kontroversi. Dan saat ini, entah secara sadar atau tidak, ia mengaku tidak mengetahui peraturan FIFA mengenai hukuman skors sehingga ia dengan tenang melepaskan kausnya untuk merayakan golnya ke dalam gawang milik Meksiko.


Mario Balotelli memang sukses menjadi pahlawan kemenangan Italia atas Meksiko dengan perolehan skor beda tipis 2-1, pada laga Piala Konfederasi 2013 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, pada hari Minggu 16 Juni 2013 lalu. Akan tetapi, setelah mencetak gol, Balotelli kemudian melakukan selebrasi dengan melepas kausnya. Jelas saja tindakan tersebut membuat sang pengadil yang berasal dari Cile, yakni Enrique Osses yang memimpin jalannya pertandingan langsung menghadiahi Balotelli dengan kartu kuning.


meksiko-vs-italiaMario Balotelli pun diperingatkan oleh Cesare Prandelli selaku pelatih tim nasional Italia untuk tidak mengulangi cara selebrasi yang seperti itu. Ketika diwawancarai, Balotelli pun mengatakan, ia tidak tahu ada peraturan mengenai 2 kartu kuning yang berujung dengan skors di turnamen ini. Ia pun berjanji, lain kali ia tidak akan melakukan hal itu lagi (selebrasi gol dengan melepas kaus).


Mario Balotelli juga terkejut dengan dukungan yang diberikan oleh publik Maracana terhadapnya. Ia mengungkapkan, rasanya sungguh amat luar biasa karena bisa mendapatkan tepuk tangan yang meriah pada saat dirinya digantikan dengan Alberto Gilardino di Stadion Maracana tersebut.


Mario Balotelli di luar aksi kontroversialnya tersebut juga masih memiliki keyakinan besar dapat membawa tim nasional Italia ke babak final Piala Konfederasi di tahun ini. Italia memang masih harus berhadapan dengan Brasil dan Jepang di sisa pertandingan Grup A. Apabila bisa memenangkan pertandingan, ia berharap agar Italia bisa lolos dan melaju ke final. Ia mengaku, saat ini ia akan melakukan berbagai cara untuk mengamankan satu tiket tersebut. Apakah keinginan Mario Balotelli tersebut bisa dipenuhi? Kita tunggu saja nanti!


 



Source: Mario Balotelli Tidak Mengerti Peraturan FIFA
Selengkapnya → Mario Balotelli Tidak Mengerti Peraturan FIFA

Timnas Italia Rileks Hadapi Lawan-lawannya

Timnas Italia Rileks Hadapi Lawan-lawannya

Timnas Italia rileks hadapi lawan-lawannya. Punggawa Gli Azzurri pun pergi mengunjungi Patung Kristus Sang Penebus yang terletak di Pegunungan Corcovado. Patung setinggi 38 meter yang berada di bagian puncak pegunungan tersebut merupakan simbol kota sebagai patung selamat datang bagi setiap pengunjung yang bertandang ke Kota Rio. Bagi umat kristiani, patung yang juga masuk ke dalam kategori tujuh keajaiban dunia ini memang memiliki makna yang lebih besar sekadar tempat wisata saja.
cesar-prandelii-image-18-06-2013

Timnas Italia mengunjungi patung yang didesain oleh orang asli Brasil Heitor da Silva Costa tersebut, sekaligus juga untuk empat berwisata religi. Nah, kaitannya dengan wisata religi, ada sosok yang ciukup menarik perhatian dalam rombongan timnas Italia. Dia adalah Mario Balotelli. Statusnya yang penuh kontroversi dan kerap melakukan tindakan bodoh membuat kunjungannya ke Patung Kristus Sang Penebus ibarat perjalanan pertobatan akan kesalahan-kesalahan yang sudah dilakukannya.


Timnas Italia melalui pelatih Cesare Prandelli disebut-sebut sebagai sosok yang paham benar bagaimana cara mengendalikan mentalitas anak asuhannya itu. Sebagaimana saat ia juga melakukan ritual mengunjungi kuil-kuil yang berada di wilayah Polandia pada saat ajang bergengsi Piala Eropa 2012 lalu untuk mendoakan timnya. Kunjungan ke Patung Kristus Sang Penebus mungkin saja adalah salah satu cara Prandelli untuk mengingatkan kepada Balotelli akan keagungan Sang Pencipta.


Dengan demikian, maka si pemain akan menjadi lebih tenang dalam bermain dan tidak mudah terprovokasi serta tersulut emosinya. Kebetulan mantan bintang Manchester City yang sekarang bermain untuk AC Milan tersebut baru saja kembali merugikan Italia pada saat dihadiahi kartu merah pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Rep Ceko. Beruntung Gli Azzurri tidak mengecap pahitnya kekalahan.


Timnas Italia memang memahami betul bahwa Balotelli adalah asset berharga. Italia memerlukan kontribusi maksimalnya di ajang Piala Konfederasi edisi tahun ini. Oleh karena itu, membawa Balotelli ke tempat pelesiran religius seperti Patung Kristus Sang Penebus diharapkan bisa memberikannya sebuah pengalaman spiritual mendalam. Faktanya, potensi Balotelli telah diakui bintang sekaligus legendaris Brasil Pele. Jika Pele pun sudah melayangkan pujian, apalagi yang diragukan.



Source: Timnas Italia Rileks Hadapi Lawan-lawannya
Selengkapnya → Timnas Italia Rileks Hadapi Lawan-lawannya

Mario Balotelli Menjual Narkoba?

Mario Balotelli Menjual Narkoba?

Mario Balotelli yang merupakan pemain bintang dari klub AC Milan kembali menjadi sorotan pemberitaan. Saat ini, bomber teranyar tersebut dituduh telah ikut terlibat dengan sekelompok mafia yang mengedarkan obat-obatan terlarang. Nama Balotelli pun mencuat pada sebuah persidangan kriminal yang digelar di Italia, beberapa waktu yang lalu. Dalam sidang tersebut, terdapat seorang saksi bernama Armando Rosa yang secara mengejutkan menyatakan kepada jaksa bahwa Balotelli sempat menjadi penjual narkoba.
cesare-image-01-06-2013

Tuduhan inipun bermula pada saat attacante Italia tersebut mengunjungi kota Naples 3 tahun yang lalu. Ketika itu, Balotelli terlihat sedang berada di kawasan Scampia yang terkenal sebagai kawasan mafia. Balotelli sendiri mengaku bahwa ia tidak mengetahui jika tempat yang dikunjunginya itu merupakan markas dari para mafia.


Mengetahui kabar yang beredar tersebut, Balotelli pun langsung membantah dengan tegas. Tentu saja ia menyangkal berita yang menyebutkan bahwa dirinya itu adalah penjual narkoba. Ia pun menuliskan pernyataan sanggahannya tersebut di situs jejaring Twitter milik pribadinya. Ia menambahkan, seharusnya orang yang mendompleng namanya itu merasa malu. Jangan sampai namanya ikut disebut-sebut hanya untuk mengambil keuntungan bagi beberapa pihak saja. Tentu saja Balotelli sangat wajar merasa kesal dan geram atas pemberitaan negative mengenai dirinya itu.


Pemberitaan mengejutkan itupun juga didengar Cesare Prandelli, selaku pelatih tim nasional Italia. Prandelli yang sedang mempersiapkan anak asuhnya, termasuk diantaranya adalah Balotelli untuk menjalani pertandingan uji coba melawan San Marino pun tidak mau mengeluarkan banyak pendapat.


Ia mengatakan, sepertinya Mario telah memberikan klarifikasi, jadi tidak ada lagi hal-hal yang harus ia katakan. Ia juga mengaku sama sekali tidak tertarik dengan isu yang merebak ini. Prandelli juga menjelaskan, pasti Mario Balotelli sudah tahu tentang apa yang harus ia jalankan, dan yang tidak boleh. Berita ini merupakan sebuah topik yang amat sensitive. Jika membicarakannya sebagai sebuah lelucon saja, ia pun khawatir bakal menimbulkan masalah baru yang lebih serius untuk ke depannya. Menurut anggapannya, isu tersebut belumlah menemui kejelasan, apakah sebuah tuduhan atau sebaliknya.



Source: Mario Balotelli Menjual Narkoba?
Selengkapnya → Mario Balotelli Menjual Narkoba?

Rasisme di Dunia Sepak Bola

Rasisme di Dunia Sepak Bola

Rasisme yang terjadi di Seri A rupanya kembali dikhawatirkan oleh Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC). Hal itu terbukti karena FIGC telah mengeluarkan sinyal bahaya terhadap rasisme tersebut. Misalnya saja peristiwa terulangnya penghinaan kepada Mario Balotelli dan juga Kevin-Prince Boateng di laga AC Milan melawan AS Roma yang ikut serta menjadi alasan dari berangnya FIGC.


mario-balotelli-ac-milanRasisme memang harus diperangi dan telah menjadi bukti keseriusan dari otoritas tertinggi dari sepak bola di Italia itu. Untuk dapat memerangi rasisme yang terjadi tersebut, salah satunya dibuktikan dengan memberikan manajemen I Giallorossidenda sebesar 50.000 euro atas ulah tak terpuji yang terdapat di Romanisti San Siro, pada hari Minggu 12 Mei 2013 lalu. FIGC pun menganggap jikalau tindakan para pendukung Roma yang menirukan suara-suara mirip binatang tertentu sambil menyebutkan nama Balotelli dan Boateng tak dapat dibenarkan.


Selain itu, FIGC juga memberikan sang pengadil Gianluca Rocchi pujian lantaran sudah dengan berani langsung menghentikan pertandingan selama beberapa menit untuk memberi kesempatan kepada para petugas keamanan agar bisa mengendalikan situasi riuh tersebut. Pernyataan resmi yang dilontarkan oleh FIGC dan Lega Calcio seperti yang dilansir oleh Football Italia berbunyi, bahwa tindakan tifosi Roma tersebut tak bisa diterima. Hukuman denda yang dijatuhkan itu pun sembari dapat memantau sikap mereka di pertandingan berikutnya. Apabila kejadian tersebut kembali terulang, maka hukuman pun akan ditambah.


Keputusan tegas dari FIGC yang menjatuhkan denda kepada Roma untuk membayar sejumlah 50.000 euro itu pun langsung mendapatkan tanggapan. Pada pernyataan resminya, manajemen klub yang berasal dari ibu kota Italia itu pun mengutuk ulah segelintir pendukungnya yang secara sadar telah melakukan tindak penghinaan kepada Mario Balotelli dan Kevin Prince Boateng pada pertandingan di San Siro tersebut. Pihak manajemen mengatakan, bahwa mereka mengutuk segala tindakan yang berbau rasial, termasuk yang dilakukan oleh tifosikami sendiri. Mereka juga berkomitmen untuk melawan rasisme.



Source: Rasisme di Dunia Sepak Bola
Selengkapnya → Rasisme di Dunia Sepak Bola

Serie A Lebih Pilih Pemain Berbakat Dari Pada Pemain Mahal

Serie A Lebih Pilih Pemain Berbakat Dari Pada Pemain Mahal

Seri A tidak seperti Liga Primer yang gemar menghambur-hamburkan uang demi menambah kekuatan. Klub-klub di Italia hanya mengeluarkan biaya seperlunya saja. Mereka cuma merekrut pemain yang benar-benar bisa memberikan dampak positif. Juventus adalah yang termasuk di salah satunya. Mereka hanya menggelontorkan sekitar 53,05 juta euro untuk belanja. Jika dikurangi dengan pemasukan sebesar 19,75 juta euro, biaya yang keluarkan hanya sekitar 31,2 juta euro.


Hal ini jelas berbeda dibandingkan dengan edisi 2011/2012 yang hampir mendekati angka 100 juta euro.Tim asuhan Antonio Conte tersebut juga tak membeli pemain yang harganya di atas 10 juta euro. Pembelian termahal hanyalah penyerang Sebastian Giovinco dari Parma senilai 11 juta euro. Meski demikian, La Vecchia Signora, julukan Juventus, tetap mampu menjuarai Seri A.


Penyusunan pemain buruan menjadi kunci utama. Misalnya saja keputusan Juventus untuk memboyong Martin Caceres dari Sevilla.Mereka italian-logomematenkan kontrak bek berusia 26 tahun itu yang semula berstatus pinjaman. Langkah tersebut pun terbukti sangat jitu. Caceres mampu menutup kelemahan di lini belakang. Caceres sudah tampil 15 kali di Seri A. Selama itu, Juventus hanya sekali kebobolan lebih dari satu gol, yakni kala ditaklukkan Inter Milan dengan perolehan skor 1- 3. Sementara lima di antaranya berakhir clean sheet. Berkat jasanya pula, klub asal Turin itu menjadi tim Seri A dengan pertahanan terkuat.


Faktanya, gawang Juventus baru kemasukan 20 gol. Perekrutan Giovinco juga dinilai sukses. Dia telah memberi pengaruh positif bagi Juventus. Faktanya, dia telah menghasilkan tujuh gol ditambah dengan enam assistselama 29 kali tampil di Seri A. Prestasi bagus juga ditorehkan Paul Pogba yang direkrut dari Manchester United (MU). Gelandang berusia 19 tahun yang didapat secara gratis itu mampu membukukan lima gol dari 27 penampilan di kompetisi domestik. Hanya, Pogba masih kesulitan untuk mengatur emosinya.


Terbukti, dia menerima skorsing tiga laga akibat meludahi Salvatore Aronica saat menundukkan Palermo 1-0.Juventus tidak sendiri. AC Milan juga mencatat pembelian sukses saat membajak Mario Balotelli dari Manchester City.Terlepas dari sikap negatifnya, Super Mario, sapaan Balotelli, langsung jadi pilar di San Siro. Biaya 20 juta euro ditebusnya dengan sembilan gol dari 10 laga Seri A. Balotelli bahkan berkesempatan tampil di Liga Champions musim depan.



Source: Serie A Lebih Pilih Pemain Berbakat Dari Pada Pemain Mahal
Selengkapnya → Serie A Lebih Pilih Pemain Berbakat Dari Pada Pemain Mahal

Milan Menanti Gol Shaarawy

Milan Menanti Gol Shaarawy

Milan akan terus menanti gol dan hasil kemenangan yang akan membuat El Shaarawy kembali menjadi pujaan tifosi. Pasalnya, penyerang muda Italia keturunan Mesir itu terakhir kali mencetak gol pada saat Derby della Madonnina digelar di Giuseppe Meazza. Ketika itu, gol El Shaarawy membuat laga dua tim terbaik Kota Mode tersebut berakhir imbang dengan skor 1-1. Namun, yang paling penting dari gol dan kemenangan yang dipersembahkan El Shaarawy pada laga kontra Pescara adalah semakin besarnya peluang Milan tampil di play-offLiga Champions 2013/2014.


el-shaarawyMilan pada saat ini kokoh di peringkat 3 klasemen sementara dengan 65 poin alias unggul empat poin atas Fiorentina (peringkat 4). Di atas kertas, poin Milan kemungkinan kembali bertambah saat menghadapi Pescara. Namun, bertandang ke Stadio Adriatico, Milan mungkin saja akan tampil tanpa menurunkan skuad terbaik mereka. Riccardo Montolivo serta Bojan Krkic dipastikan absen karena masih dibekap cedera.


Sementara Nigel de Jong juga tidak merumput akibat akumulasi kartu kuning. Praktis, di jajaran depan, I Rossoneri hanya akan mengandalkan El Shaarawy dan Mario Balotelli sebagai ujung tombak utama. Kabar baiknya, Senin (6/5), Massimo Ambrosini yang sempat cedera telah terlihat kembali berlatih bersama para pemain. Gelandang veteran itu diprediksi akan merumput di laga versus Pescara. Kembalinya Ambrosini minimal bisa menambal lubang yang ditinggalkan De Jong. Karena itu, apa pun alasannya, Milan harus memetik kemenangan.


Milan harus menghindari hasil negatif di kandang Pescara. Menurut Muntari, performa positif Milan akhir-akhir ini harus dijaga. Dengan soliditas tim plus kepercayaan diri para pemain, gelandang berusia 28 tahun ini yakin Milan bisa finis di peringkat 3. Pelatih Massimiliano Allegri juga ternyata memiliki harapan yang sama. Dia percaya I Rossoneridapat membabat habis semua laga tersisa dengan kemenangan.Meski Pescara adalah penghuni degradasi, Allegri tidak mau menganggap remeh lawannya. Pasalnya, sekali Milan terpeleset, tiket play-off Liga Champions akan melayang. Dengan tiga pertandingan sisa, Allegri berjanji akan mengembalikan kejayaan Milan. Pasalnya, ini adalah pertama kalinya dalam 26 tahun, I Rossoneriharus melewati Seri A dengan terseok-seok.



Source: Milan Menanti Gol Shaarawy
Selengkapnya → Milan Menanti Gol Shaarawy

Mario Balotelli Tak Maksimal, Milan Gagal Menang

Mario Balotelli Tak Maksimal, Milan Gagal Menang

Mario Balotelli sebagaimana diketahui mendapatkan sanksi dari manajemen Milan. Dan ketika berhadapan dengan Fiorentina, AC Milan harus puas dengan skor imbang 2-2 di laga tersebut. Adapun sanksi  berupa denda tersebut diberikan kepada pemain penuh ulah itu karena dia diketahui merokok di dalam toilet saat perjalanan menggunakan kereta dari AC Milan ke Firenze. Insiden merokok di toilet yang dilakukan Balotelli awalnya diketahui rekan setimnya, M’Baye Niang. Niang yang melihat aksi rekan setimnya itu langsung melaporkan kepada Wakil Presiden Milan Adriano Galliani yang berada dalam satu gerbong.


Mario Balotelli AC MilanAksi Balotelli memaksa Galliani untuk langsung menjatuhkan sanksi. Mungkin ada kaitannya dengan sanksi tersebut, penampilan mantan penyerang Manchester City ini tak seperti biasanya. Akibatnya, I Rossoneri pun gagal meraih kemenangan, meski telah unggul 2-0 lebih dahulu dan tertolong dengan tim lawan bermain 10 orang. Pelatih Milan Massimiliano Allegri mengakui hasil imbang ini disebabkan lemahnya tekad dan semangat para punggawanya meraih kemenangan. Dia menilai para pemain lengah pada babak kedua dan membiarkan 10 pemain Fiorentina bangkit. Padahal, Stephan El Shaarawy dkk sudah total mengendalikan jalannya pertandingan pada babak pertama.


Lepas dari penampilan Balotelli, Allegri mengatakan timnya bisa mengendalikan babak pertama dengan baik. Tapi, Milan tidak mampu mengatasi situasi selanjutnya dengan baik. Pada babak kedua, ia tidak begitu positif karena Milan terlihat lengah. Ini memalukan, mengingat kemenangan dalam pertandingan ini sangat penting untuk memangkas poin dengan Fiorentina. Sekarang, Milan harus tetap tenang, mengingat I Rossonerri sudah melakukannya dengan baik dan kesalahan adalah bagian dari proses pendewasaan.


Di sisi lain, La Viola menyambut penuh kepuasan hasil tersebut. Pelatih Fiorentina Vincenzo Montella memuji mentalitas para pemainnya. Menurut dia, program pembentukan mentalitas yang telah dirancang terbukti manjur. Faktanya, mereka mampu bangkit kendati sedang ditindih insiden besar dan tertinggal 0-2 dari klub se-elite Milan.


Meski demikian, Direktur Olahraga Fiorentina Daniele Prade masih menganggap kartu merah yang diterima Nenad Tomovic dinilai kontroversi. Prade menilai pemainnya itu telah diculik wasit Paolo Tagliavento sebelum akhirnya bisa menahan imbang Milan.



Source: Mario Balotelli Tak Maksimal, Milan Gagal Menang
Selengkapnya → Mario Balotelli Tak Maksimal, Milan Gagal Menang

Setelah Balotelli, Kini Milan Incar Vidic?

Setelah Balotelli, Kini Milan Incar Vidic?

Terlepas dari semua ulah bengal yang ditunjukkan Mario Balotelli, tak bisa dipungkiri juga bila pemain AC Milan ini juga memiliki skill yang mumpuni. Bahkan, sang Allenatore, Massimiliano Allegri, mensejajarkan nama Balo dengan mantan penyerang Milan, Zlatan Ibrahimovic.


Dia mengaku, pernyataan tersebut dia katakan karena menurutnya, secara fisik dan teknik yang dimiliki Balotelli, sangat balotelli-blackmirip dengan apa yang dimiliki Zlatan Ibrahimovic. Meskipun, menurutnya Balo lebih unggul dari faktor usia yang lebih muda, dan juga agresivitas yang lebih mumpuni.


Mantan pelatih Cagliari ini juga mengaku masa-masanya di AC Milan bukanlah tanpa halangan. Terutama setelah ditinggalkan pemain terbaiknya, seperti Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva yang kompak memiliki meninggalkan Rossoneri dan memilih hengkang ke PSG. Namun, hal itu tidak menyurutkan tekadnya untuk terus membawa Milan meraih kesuksesan,


Milan tengah mengincar Vidic, tujuannya tidak lain tak tidak bukan adalah untuk menambah kekuatan Milan pasca ditinggal bek tangguh mereka, Thiago Silva agar dijadikan tandem bagi Philippe Mexes di jantung pertahanan mereka.


vidicKlub yang bermarkas di San Siro ini memang sedang menjalani sebuah rencana pembaruan dalam skuad tim, yaitu hanya mau membeli atau mendatangkan pemain yang memiliki usia maksimal 25 tahun, namun sepertinya Vidic sebagai sebuah pengecualian.


Minimnya waktu bertanding yang didapatkan pemain belakang Manchester United, Nemanja Vidic sepanjang musim ini, lantas menimbulkan spekulasi bahwa pemain asal Serbia ini akan dijual pada musim panas mendatang.


Badai cedera yang menghantam Vidic membuatnya jarang tampil musim ini. Tak hanya itu, pemain yang sudah tujuh tahun berada di Old Trafford itu juga gagal kembali menampilkan penampilan terbaiknya. Wajar, jika Vidic kini bukan pilihan utama skuad Setan Merah.


Terlebih, kontrak pemain berjuluk Vidaminator bersama Setan Merah akan berakhir di tahun 2014 nanti. Melihat situasi ini, klub Italia, AC Milan siap mengambil langkah seribu untuk menggaet pemain 31 tahun ini agar bisa berkostum Rossoneri.


 



Source: Setelah Balotelli, Kini Milan Incar Vidic?
Selengkapnya → Setelah Balotelli, Kini Milan Incar Vidic?

Balotelli Yakin Milan Geser Napoli

Balotelli Yakin Milan Geser Napoli

AC Milan terus mampu untuk menjaga tren apik mereka di kancah Serie A Italia. Yang terakhir kali, AC Milan berhasil untuk mengalahkan tim tamu mereka, Palermo dengan hasil akhir yang meyakinkan yaitu dua gol tanpa balas. Mario Balotelli kembali menjadi bintang kemenangan dari I Rossoneri.

Ya, semenjak didatangkan dari pihak Manchester City di lantai transfer bulan Januari yang lalu, Mario Balotelli seperti memberikan angin yang segar didalam permainan AC Milan. Pemain bomber yang terkenal dengan sikap bengalnya itu menjadi actor yang utama di balik keberhasilan AC Milan untuk tak terkalahkan dalam total 11 laga yang terakhir Liga Italia.

balotelliDidalam laga yang terakhir yang berhadapan dengan Palermo di kandang mereka sendiri, San Siro tadi malam, Balotelli kembali untuk menjadi salah satu sosok yang sentral. Borongan sebanyak dua buah gol yang ia lahirkan berhasil untuk mengantarkan Milan memetik kemenangan dua gol tanpa balas. Hal itu adalah gol yang ke-7 di dalam total 6 laga yang ia jalani sampai kini.

Walaupun berhasil untuk merebut tiga angka penuh, akan tetapi kemenangan itu masih belum sanggup untuk mengantarkan Milan merangkak naik pada peringkat kedua di papan klasemen sementara. Milan masih ada di peringkat ketiga, yaitu zona playoff Liga Champions, ataupun selisih sebanyak dua angka dari Napoli yang berada di posisi kedua yaitu zona otomatis untuk lolos di dalam ranh Liga Champions musim depan.

Berkiatan dengan hal itu, maka Mario Balotelli tidak terlalu risau untuk memikirkan hal itu. Ia pun menilai bahwa AC Milan akan sanggup untuk menggeser posisi dari Napoli di dalam sisa 9 laga yang masih ada pada musim kali ini. Di laga yang akan dihelat pada minggu depan, baik itu Milan ataupun Napoli akan menjalani sebuah pertandingan yang sangat berat. Milan harus berkunjung di dalam kandang Chievo sementara itu untuk Napoli mereka akan berjumpa dengan Torino di dalam kandang mereka sendiri.

 


Source: Balotelli Yakin Milan Geser Napoli
Selengkapnya → Balotelli Yakin Milan Geser Napoli

Balotelli Berandai Main Di Camp Nou

Balotelli Berandai Main Di Camp Nou

Mario Balotelli yang merupakan sang striker AC Milan kembali jadi seorang pahlawan kemenangan kala I Rossoneri berhasil untuk menumbangkan Palermo pada Minggu dini hari tadi dengan hasil akhir dua gol tanpa balas. Tidak tanggung-tanggung lagi, pemain yang akrab dengan kontroversi itu pun memborong dua buah gol didalam laga menarik itu.

balotelli-dan-el-shaarawy

Pemain yang memang tak dapat ikut serta dalam kancah Liga Champions bersama Milan musim ini pun juga mempunyai pendapat berkaitan dengan kegagalan Milan didalam menembus babak perempat final usai mereka disingkirkan oleh Barca didalam pertandingan leg yang kedua dan kalah dalam agregat gol di antara keduanya.

Balotelli telah menyatakan bahwa mungkin saja mereka tak bermain seperti halnya El Barca di laga itu. akan tetapi mereka dapat ada didalam satu level dengan Barca sebab mereka sanggup untuk menaklukkan Barca di dalam kandang mereka sendiri. sekarang ini mereka telah mampu untuk bangkit dan pulih dari masa yang buruk.

Kala ditanya apa seandainya bila dirinya dapat bermain kala berhadapan dengan Barcelona, bisa mengubah keadaan yang terjadi sekarang ini, maka sang eks pungawa Manchester City pun juga memperlihatkan sikap yang merendah saja.

Balotelli telah menyatakan dalam menanggapi pertanyaan itu bahwa Barca merupakan sebuah tim yang begitu luar biasa dan juga tangguh, dan mereka pun juga mempunyai mental jawara yang begitu besar. Siapa pun yang bermain berhadapan dengan Barca, tak akan ada beberapa perubahan. Mungkin apabila dirinya ikut bermain dalam pertandingan itu, Milan dapat menelan kekalahan 8 gol tanpa balas.

Sejak gabung bersama dengan Milan di awal tahun kali ini, Balotelli termasuk didalam salah satu striker yang subur di kancah Serie A Italia. 7 buah gol dari total 6 pertandingan yang ia jalani jadi sebuah bukti nyata betapa tangguhnya pemain yang memiliki nama lengkap sebagai Mario Burwuah Balotelli itu.


Source: Balotelli Berandai Main Di Camp Nou
Selengkapnya → Balotelli Berandai Main Di Camp Nou

Allegri Nilai Balotelli Waktunya Bersinar

Allegri Nilai Balotelli Waktunya Bersinar

Allegri mengatakan bahwa tak dapat dipungkiri lagi bahwa kemenangan demi kemenangan yang didapatkan oleh AC Milan sejak bulan Januari yang lalu tak dapat dilepaskan dari peran serta pemain yang bernama Mario Balotelli. Menciptakan gol seakan telah jadi rutinitas dari punggawa berusia 22 tahun itu. termasuk juga didalam pertandingan Milan yang terakhir yang berhadapan dengan Palermo, Balotelli yang sangat sering disapa dengan nama Balo berhasil untuk memborong dua buah gol kemenangan Milan di kandang mereka yaitu San Siro pada Minggu malam tadi.

massimiliano-allegri-image-19-03-2013

Deretan prestasi yang berhasil ditorehkan oleh Mario Balotelli sampai dengan sejauh ini berhasil untuk membuat sang pelatih mereka Massimiliano Allegri memberikan apresiasi yang sangat tinggi bagi Balotelli. Pada umurnya yang masih dikatakan muda, Allegri pun juga begitu yakin bahwa Balotelli untuk tetap bersinar masih begitu panjang sampai nanti.

Allegri telah menyatakan bahwa menurut dirinya, sekarang ini memang merupakan waktu yang begitu apik untuk Mario Balotelli. Ia pun jadi pemeran utama didalam tim yang mayoritas dihuni oleh para punggawa belia. Ia juga merupakan tipikal pemain yang tenang dan juga begitu professional. Allegri pun juga menambahkan bahwa Balotelli sudah melakoni sekitar 7 sampai dengan 8 tahun di dalam kancah Eropa, lalu sekarang ini merupakan saat yang terbaik bagi Balotelli untuk sungguh-sunguh memperlihatkan kualitas yang ia miliki.

Arsitek yang juga sempat menjadi seorang pelatih bagi Cagliari itu pun juga memberikan sebuah klarifikasi yang berkaitan dengan kabar akan keretakan hubungan antara dirinya dengan salah satu striker andalan Milan yang lainnya yaitu Stephan El Shaarawy. Kabar akan retaknya hubungan di antara pelatih dan juga pemain itu berasil muncul ke permukaan dikarenakan oleh keputusannya yang menarik keluar El Shaarawy dari lapangan hijau pada menit 58 untuk digantikan dengan M’Baye Niang beberapa waktu yang lalu.


Source: Allegri Nilai Balotelli Waktunya Bersinar
Selengkapnya → Allegri Nilai Balotelli Waktunya Bersinar

Inter Dikenai Denda Atas Hinaan Rasis Pada Balotelli

Inter Dikenai Denda Atas Hinaan Rasis Pada Balotelli

Serie A Italia sudah memutuskan guna memberikan denda pada pihak Inter Milan senilai 50 ribu euro karena perilaku fans mereka di dalam laga derby Della Madonnina pada Senin dini hari yang lalu. Usai dilakukan penyelidikan yang lebih lanjut, fans dari Inter Milan dinyatakan sudah bersalah atas beberapa pelanggaran, dan juga salah satunya merupakan teriakan dan nyanyian yang berbau rasis yang ditujukan pada penyerang AC Milan yaitu Mario Balotelli.

Sebuah pernyataan yang resmi telah menyatakan bahwa Inter Milan dikenai denda dikarenakan oleh sejumlah kesalahan yang dilakukan oleh fansnya yaitu antara lain adalah :

  • Teriakan dan juga nyanyian rasis yang ditujukan bagi seorang pemain dari tim lawan yaitu Mario Balotelli di menit 11 paruh yang pertama, dan juga di menit 11, 15, 16, dan 19 di paruh yang kedua.
  • Nyanyian yang sama ditujukan kepada pemain dari tim lawan pada menit 30 di paruh yang pertama dan juga menit 44 di paruh yang kedua.
  • Menunjukkan beberapa spanduk penghinaan yang ditujukan bagi fans dan juga pemain lawan.
  • Menggunakan sinar laser yang ditujukan kepada pemain lawan di dalam beberapa kesempatan.

 

Inter Milan sendiri juga sebelumnya sempat dikenai denda sebesar 15 ribu euro usai para fans mereka meneriakkan hinaan yang bersifat rasis bagi Mario Balotelli di dalam laga yang berhadapan dengan Chievo beberapa waktu yang lalu. Sementara itu, AC Milan pun juga akhirnya dikenai oleh denda senilai 10 ribu euro usai para fans mereka memamerkan spanduk yang telah ditujukan guna menghina para pemain dan juga para fans dari Inter Milan.

Selain itu, Mario Balotelli pun juga telah dijatuhi dengan denda senilai 10 ribu euro dan juga sebuah peringatan yang resmi untuk gerakan tubuhnya kepada para fans dari Inter Milan di dalam pertandingan itu, yang dianggap sebagia sebuah wujud dari sikap provokatif kepada para fans dari tim lawan.

 


Source: Inter Dikenai Denda Atas Hinaan Rasis Pada Balotelli
Selengkapnya → Inter Dikenai Denda Atas Hinaan Rasis Pada Balotelli

Zanetti Tak Harapkan Balotelli ke AC Milan

Zanetti Tak Harapkan Balotelli ke AC Milan

Javier Zanetti, pemain senior sekaligus kapten dari Inter Milan, mengakui bahwa sebenarnya dia sangat kaget sekaligus tak berharap Mario Balotelli bergabung bersama dengan AC Milan musim ini.

Javier Zanetti mengaku bahwa ia kaget akan bergabungnya Mario Balotelli menuju AC Milan pada transfer musim dingin, akhir bulan Januari yang lalu. Mario Balotelli sendiri juga pernah bermain dengan Zanetti sewaktu masih membela Inter Milan. Balotelli akhirnya memutuskan hijrah ke Liga Premier Inggris untuk memperkuat Manchester City. Akan tetapi, penyerang yang saat ini berusia 22 tahun itu akhirnya memilih untuk kembali ke Italia, setelah mengalami konflik di Manchester City dengan sang pelatih, Roberto Mancini. Penyerang yang eksentrik dan temperamental ini akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan AC Milan, klub yang diidolakannya sejak kecil.

Mario Balotelli, striker tajam dan berbahaya AC MIlan 2013

Keputusan yang telah diambil oleh Mario Balotelli, yang mempunyai julukan “Super Mario” , untuk menjadi bagian dari AC Milan itu, diakui oleh Zanetti sangat tak diharapkannya sama sekali. Pemain yang berasal dari Argentina itu menilai bahwa Mario Balotelli dapat membuat Milan menjadi lebih kuat dan tangguh.

Kekhawatiran Zanetti tersebut tampaknya sangat beralasan, terbukti dari tiga pertandingan terakhir AC Milan, pemain yang berasal dari Italia namun berdarah Ghana itu pun selalu mampu jadi penentu kemenangan AC Milan.

Javier Zanetti yang telah memasuki usia 39 tahun ini, menambahkan bahwa sosok Balotelli merupakan seorang penyerang yang sangat hebat dan tajam di dalam kotak penalti lawan. Hal ini terbukti dari torehan gol Balotelli dalam ketiga pertandingan terakhir Milan.

Mario Balotelli akan kembali menuju Giuseppe Meazza pada tanggal 25 Februari yang akan datang. Penyerang yang sudah mengemas 4 buah gol dari tiga pertandingan itu pastinya begitu bernafsu untuk menjebol jala Inter Milan dengan kostum AC Milan. Ditambah lagi, beberapa waktu yang lalu Mario Balotelli menyatakan bahwa dirinya akan melakukan selebrasi bila sanggup menjebol gawang Inter Milan di dalam laga bertajuk “Derby della Madonnina” itu.

Zanetti pun berharap bahwa Inter Milan akan mampu meredam pergerakan dan ketajaman bomber baru AC Milan tersebut pada laga melawan rival sekotanya, AC Milan.


Source: Zanetti Tak Harapkan Balotelli ke AC Milan
Selengkapnya → Zanetti Tak Harapkan Balotelli ke AC Milan

AC Milan Miliki Lini Depan Terbaik di Italia

AC Milan Miliki Lini Depan Terbaik di Italia

AC Milan musim ini diyakini memiliki lini depan terbaik di Serie A Italia, setidaknya demikian menurut Cristian Zaccardo.

Cristian Zaccardo mengatakan dengan jajaran penyerang tajam dan berbahaya yang dimiliki Milan musim ini, menjadikan hal tersebut sebagai kenyataan. Lini depan AC Milan musim ini dihuni oleh penyerang muda dan haus gol seperti Stephan El Shaarawy, Robinho, Giampaolo Pazzini, Bojan Krkic dan yang terakhir kali bergabung, Mario Balotelli. Duet Shaarawy dan Balotelli belakangan ini menjadi salah satu tumpuan sang pelatih, Massimiliano Allegri, dalam mendongkrak prestasi Milan di paruh ke-2 musim ini.

Zaccardo yang juga baru bergabung dengan AC Milan di paruh ke-2 musim kompetisi setelah dibeli dari Parma, meyakini kualitas para penyerang tersebut adalah yang terbaik saat ini di Serie A Italia.

Penampilan Milan pada musim ini terbilang tidak begitu buruk, meski pada awal musim banyak pihak yang meragukan dari kepemimpinan seorang Allegri, tetapi Milan dapat tampil dengan percaya diri serta mengubah persepsi banyak orang dengan dapat lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Mereka juga dapat meraih posisi yang lebih baik jika dibandingkan dengan awal musim lalu dan ini merupakan torehen yang positif buat tim ini untuk dapat terus meraih kemenangan dan memperbaiki posisi serta untuk dapat mengejar peringkat yang lebih baik lagi menjelang akhir musim kompetisi.

Duet Berbahaya AC Milan, Shaarawy dan Balotelli

Pelatih yang baru menangani Milan, Allegri, sempat diragukan kepemimpinannya karena dirinya belum pernah melatih tim besar. Hal ini juga terlihat di perjalanan Milan pada awal musim, mereka mengalami beberapa kekalahan meski pada pertengahan musim, Milan kembali mulai menemukan penampilan terbaiknya. Dengan membeli beberapa pemain baru seperti Nigel De Jong, dan yang terbaru adalah Balotellli yang merupakan mantan pemain Manchester City, manajemen Milan berharap mereka akan dapat mencapai prestasi yang lebih baik dari musim lalu, guna memuaskan harapan pendukung “I Rossoneri”.

Sepanjang musim ini, AC Milan telah berhasil menyerangkan 41 gol dari total 20 pertandingan dan hanya kalah dari Roma, Juventus dan Napoli yang berhasil menyarangkan lebih banyak gol. Namun tidak mustahil mereka dapat menjadi yang paling produktif di akhir musim ini, apabila jajaran penyerang berbahaya mereka kian tajam di sisa pertandingan yang ada.


Source: AC Milan Miliki Lini Depan Terbaik di Italia
Selengkapnya → AC Milan Miliki Lini Depan Terbaik di Italia

Balotelli Diisukan Berurusan Dengan Kepolisian

Balotelli Diisukan Berurusan Dengan Kepolisian

Mario Balotelli beberapa waktu yang lalu kedapatan sedang digeledah oleh pihak kepolisian Italia, yang akhirnya membuat dirinya kembali terlibat di dalam sebuah masalah. Pihak AC Milan pun saat ini akhirnya menepis kabar yang sudah beredar itu dan menyatakan bahwa striker baru mereka itu berada di dalam kondisi baik-baik saja.

balotelliPada Kamis dini hari kemarin sudah mencuat kabar yagn menyatakan bahwa Mario Balotelli sudah diamankan oleh pihak polisi Italia. Kabar yang lainnya pun juga menyatakan bahwa pemain yang baru saja didatangkan oleh Milan itu juga sempat adu mulut dengan beberapa pihak berwenang di Italia.

Kabar itu pun langsung mendapatkan sanggahan yang datang dari pihak Rossoneri. Melalui situs resmi mereka, AC Milan pun menyatakan bahwa tidak ada masalah apapun yang terjadi saat ini dengan Mario Balotelli. Yang sebenarnya telah terjadi beberapa waktu yang lalu yaitu hanyalah sebuah pemeriksaan rutin yang dilakukan oleh polisi bandara pada mobil Audi milik penyerang internasional berdarah Italia tersebut.

AC Milan telah menyatakan di dalam situs resmi mereka beberapa wkatu lalu bahwa hari itu di Bandara Linate, kepolisian local telah melakukan sebuah pemeriksaan rutin kepada mobil Audi yang digunakan oleh Mario Balotelli. Hal itu sangat bertolak belakang dari kabar yang mencuat dari beberapa sumber yang ada, tidak ada perdebatan apa pun yang sudah terjadi saat itu.

Selain itu, pernyataan yang dikabarkan oleh pihak Football Italia itu juga menambahkan bahwa Mario Balotelli datang menuju Milanello seperti biasanya dan ia juga ikut di dalam sesi latihan saat itu.

Walaupun menjadi seorang penyerang yang dinilai memiliki banyak bakat dan juga potensi besar, keputusan AC Milan untuk memboyong Mario Balotelli dinilai juga begitu beresiko. Hal itu berkaitan dengan perilaku pemain berusia 23 tahun itu yang sering membuat ulah kontroversial baik kala masih berada di Inter Milan ataupun usai dibeli oleh Manchester City.


Source: Balotelli Diisukan Berurusan Dengan Kepolisian
Selengkapnya → Balotelli Diisukan Berurusan Dengan Kepolisian