Showing posts with label juventus. Show all posts
Showing posts with label juventus. Show all posts

John Elkann Dukung Penuh Juventus

John Elkann Dukung Penuh Juventus

Agen bola terpercaya setuju akan dukungan penuh John Elkann terhadap usaha serta kerja keras Juventus hingga sekarang demi bisa kembali ke jalur kemenangan sebagaimana musim 2014-2015 lalu. Lewat agen SBOBet online Elkann yang merupakan salah satu petinggi The Old Lady sekaligus bagian dari keluarga besar Agnelli menyatakan harapannya agar Bianocneri bisa segera bangkit serta menemukan kembali bentuk permainan mereka yang sesungguhnya. Menurut penilaian bandar bola SBOBet, kebangkitan merupakan hal wajib untuk diperoleh Juve dalam waktu dekat agar mereka dapat bergerak semakin dekat pada target yang telah ditentukan pihak manajemen pada awal musim baru.


john-elkannAgen bola terpercaya paham jika Juventus sudah memperoleh hasil kurang memuaskan pada sejumlah pertandingan di awal kompetisi Serie A kali ini. Perolehan hasil negatif skuad asuhan Massimiliano Allegri tersebut bisa dikatakan merupakan dampak dari kepergian beberapa pemain pilar mereka. Agen SBOBet online mencatat, si Nyonya Tua mulai mengalami kemunduran semenjak kepergian Andrea Pirlo, Carlos Tevez serta Arturo Vidal yang semuanya memutuskan angkat kaki dari Turin. Padahal ketiga punggawa bintang tersebut mempunyai peranan penting dalam dua hingga empat musim terakhir. Setelah sukses meraih gelar juara Supercoppa Italia, bandar bola SBOBet melaporkan Paul Pogba menderita hasil minor usai dikalahkan Udinese 0-1, AS Roma 1-2 serta tertahan imbang 1-1 ketika menghadapi Cheivo Verona pada tiga laga awal Serie A.


Agen bola terpercaya melaporkan Juventus berhasil bangkit dengan mempercundangi tim jawara Liga Premier 2013-2014 dengan skor akhir 2-1 di matchday pertama Liga Champions serta menundukkan Genoa 2-0 pada pekan keempat. Agen SBOBet online menilai sungguh sayang karena La Vecchia Signora harus kembali menelan pil pahit setelah gagal mengantongi kemenangan ketika melawan Frosinone. Menurut bandar bola SBOBet tidak ada satupun pihak yang menyangka anak asuh Allegri tertahan imbang 1-1 saat menghadapi tim promosi.


Agen bola terpercaya melaporkan, berdasarkan hasil pertandingan tadi Juventus masih terpaku pada peringkat 13 dimana mereka cuma sanggup mengumpulkan 5 point saja.


Agen bola terpercaya menilai, sebagai peraih empat gelar Scudetto secara berturut-turut hasil seperti ini sepertinya mempertegas bahwa dalam dunia sepakbola keadaan bisa berubah begitu cepat. Kepada agen SBOBet online, Elkann mengatakan si Nyonya Tua harus segera bangkit. Ketika melakoni sejumlah laga kontra tim asal Inggris mereka sudah menampilkan performa mengesankan. Namun menurut bandar bola SBOBet ada satu hal yang perlu diingat yaitu para Pogba dkk tak boleh mempunyai keraguan sedikitpun kalau tim kebanggaan mereka terus bekerja keras serta memfokuskan diri pada pertandingan selanjutnya.


 



Source: John Elkann Dukung Penuh Juventus
Selengkapnya John Elkann Dukung Penuh Juventus

Leonardo Bonucci Siap Bertanggung Jawab

Leonardo Bonucci Siap Bertanggung Jawab

Agen bola terpercaya melaporkan bahwa Leonardo Bonucci siap bertanggung jawab atas hasil imbang Juventus ketika berhadapan dengan Frosinone. Baru saja menuai banyak pujian usai bermain apik ketika mengalahkan Genoa dengan skor telak 2-0 akhir pekan lalu, agen SBOBet online melaporkan si Nyonya tua lagi-lagi mendapatkan hasil tak sesuai harapan dengan hanya bermain imbang 1-1 saat menghadapi tim promosi, Frosinone. Bek tangguh The Old Lady itu mengatakan dirinya tidak mencari alasan tertentu dibalik hasil minor timnya. Sebagaimana informasi dari bandar taruhan bola, setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, para fansi Bianconeri di Juventus Stadium lantas menyoraki para pasukan Massimiliano Allegri saat mereka keluar meninggalkan lapangan hijau.


Agen bola terpercaya memaklumi rasa kecewa para penggemar setia Juventus lantaran tim favorit mereka hanya sanggup memperoleh hasil seri waktu berhadapan dengan tim papan bawah.


leonardo-bonucciAgen bola terpercaya mencatat, raihan hari itu membuat langkah si Nyonya Tua terpaku pada peringkat 13 tangga klasemen sementara Serie A musim 2015-2016. Sebagaimana pemberitaan agen SBOBet online, pesepakbola asal Italia tersebut mengaku dirinya takkan memberikan alasan apapun serta siap bertanggung jawab atas perolehan tak memuaskan ini. Bonucci sang kapten kubu The Old Lady menuturkan kepada bandar bola SBOBet bahwa hal ini merupakan proses dimana sebuah tim bisa menjadi klub besar serta disegani para rival kedepannya.


Agen bola terpercaya mencatat, Leonardo Bonucci sudah merasa bangga lantaran dirinya diberikan kepercayaan untuk memakai ban kapten, dimana sebelumnya jabatan ini disandang oleh para pemain juara. Namun meski dipenuhi rasa bangga ia mengatakan kepada agen SBOBet online dirinya tanggung jawabnya terhadap tim menjadi lebih besar lantaran para kapten sebelumnya telah berhasil membentuk nama Juventus hingga menjadi besar seperti sekarang. Kepada bandar bola SBOBet, pria berdarah Italia itu mengaku sudah membuang dua point pada laga kontra Frosinone. Awalnya ia memperkirakan timnya bakal mengecap hasil tanding sempurna saat menjalani debut sebagai kapten dan sejatinya memang berdasarkan data statistik dari duel sengit itu, pasukan La Vecchia Signora telah mendominasi jalannya laga.


Agen bola terpercaya menerima informasi statistik penguasaan bola Paul Pogba dkk sudah mencapai angka 65%. Juan Cuardado beserta koleganya bahkan sudah melesatkan 23 tembakan secara total ke arah gawang tim lawan. Sebaliknya disisi lain, Frosinone hanya mencatatkan enam tembakan ke jala Bianconeri. Kepada agen SBOBet online, mantan punggawa Bari dan Inter Milan tersebut menegaskan dirinya tak akan terus meratap. Ia justru semakin termotivasi serta dipenuhi rasa percaya diri guna merebut tiga point utuh pada laga Juventus yang selanjutnya.



Source: Leonardo Bonucci Siap Bertanggung Jawab
Selengkapnya Leonardo Bonucci Siap Bertanggung Jawab

Walter Mazzarri Samai Level Timnya dengan Juventus

Walter Mazzarri Samai Level Timnya dengan Juventus

Walter Mazzarri sebagai pelatih Inter Milan menilai bahwa klubnya memiliki level yang sama dengan Juventus. Hal itu pun mengacu pertandingan Serie-A antara kedua kubu yang berakhir 1-1, di Giuseppe Meazza pada hari Sabtu 14 September 2013 waktu setempat lalu. Mazzarri mengungkapkan, timnya sudah mampu bermain pada level yang sama dengan tim yang terkonsolidasi, terutama di babak pertama. Setelah waktu turun minum, klub bahkan berhasil menekan lini pertahanan lawan untuk meraih kemenangan, yang adalah langkah besar mengingat sedikitnya waktu tim ini membangun kebersamaan.


Walter Mazzarri pun mengaku bahwa dirinya merasa sangat antusias ketika melihat tim Inter sekarang ini. Menurut penilaiannya, tim sudah mazzari-levelbermain dengan sangat baik pada saat melawan Genoa dan Catania, namun dengan segala hormat kedua tim itu bukanlah Juventus dan ia ingin melihat bagaimana tim menyiapkan diri untuk menghadapi laga melawan Juventus tersebut. Ia juga menambahkan, tentu saja Anda bisa merasa tekanan yang diberikankan sedikit oleh anak asuhnya pada babak pertama, namun para pemain sudah menunjukkan respons yang sangat penting.


Walter Mazzarri pun merasa bangga jika melihat cara skuadnya bermain pada tahap di musim seperti sekarang ini. Seperti yang diketahui, pada pertandingan itu Inter memang berhasil unggul terlebih dulu melalui lesakkan gol yang disumbangkan oleh Mauro Icardi pada menit ke 73. Sementara itu dua menit kemudian, Juventus menyamakan kedudukan melalui Arturo Vidal. Menurut catatan Liga Serie A, di sepanjang pertandingan kemarin Inter menguasai bola sebanyak 50 persen dan menciptakan empat peluang emas dari delapan kali percobaan yang mereka lakukan.


Sementara itu di sisi lain, Juventus melepaskan lima tembakan titis dari 12 usaha yang mereka rintis. Dengan meraih hasil imbang itu, Inter Milan pun meduduki peringkat ke 2 dengan perolehan nilai tujuh, atau setara dengan Juventus yang berada di posisi ketiga.Sedangkan Napoli masih kokoh berdiri di posisi puncak klasemen.



Source: Walter Mazzarri Samai Level Timnya dengan Juventus
Selengkapnya Walter Mazzarri Samai Level Timnya dengan Juventus

Antonio Conte Masih Belum Puas

Antonio Conte Masih Belum Puas

Antonio Conte yang merupakan pelatih dari Juventus mengaku belum merasa puas dengan performa anak asuhnya di dalam turnamen Trofeo TIM 2013. Bahkan, ia juga menilai jika Juventus masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah sebelum mempersiapkan diri menghadapi berbagai pertandingan di Serie-A 2013-2014. Pada laga pertama turnamen yang berlangsung di Stadion Mapei pada hari Selasa 23 April 2013 waktu setempat, Juventus dikalahkan oleh AC Milan melalui drama adu penalti 6-7, usai bermain imbang tanpa gol hingga babak tambahan.


antonio-conteSementara itu di pertandingan kedua, Juventus justru terlihat lebih kesulitan pada saat menghadapi Sassulo dan kembali harus mengakhiri pertandingan melalui adu penalti dan menang 4-3 setelah juga bermain dengan skor kacamata hingga babak tambahan. Maka dari itu Conte berpendapat, hal terpenting saat ini adalah bahwa Juve sudah menyelesaikan pemusatan latihan pra-musim dan dalam pertemuan tersebut tidak ada pemain yang mengalami cedera.


Antonio Conte dengan optimis juga menyatakan, jika ia tidak akan menyerah begitu saja. Akan tetapi, ia juga mengaku bahwa anak asuhnya belum mampu menunjukkan banyak dari apa yang dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan masing-masing individu. Namun ia dapat mengerti hal ini, lantaran menurut pendapatnya seluruh punggawa di timnya sudah bekerja dengan keras dan mungkin saja pada saat itu mereka sedang kelelahan.


Antonio Conte memang langsung menurunkan kedua bomber barunya, yakni Carlos Tevez dan Fernando Llorente pada saat melawan Milan. Walaupun begitu, Conte mengaku belum menentukan pilihan apakah ia akan tetap memasang dua striker tersebut sebagai formasi andalan utama skuadnya di musim depan atau justru akan mengganti starter di pertandingan berikutnya.


Antonio Conte menjelaskan, ia memiliki sejumlah striker yang bisa dipilih dan tentu saja ia akan membuat keputusan yang bergantung pada performa mereka masing-masing di latihan dalam beberapa minggu ini. Oleh sebab itu ia mengaku akan terus memperhatikan bagaimana perkembangan performa dari setiap anak asuhnya, supaya kemudian bisa mengambil satu keputusan tetap.


 


 



Source: Antonio Conte Masih Belum Puas
Selengkapnya Antonio Conte Masih Belum Puas

Antonio Conte Tidak Saingi Bayern dan Barca

Antonio Conte Tidak Saingi Bayern dan Barca

Antonio Conte yang merupakan pelatih dari klub Juventus mengaku bahwa dirinya tidak terlalu berharap menyaingi Bayern Munchen dan Bercelona di musim mendatang. Ia berpendapat, jika kualitas tim yang juga dikenal dengan julukan La Vecchia Signora ini masih tertinggal di belakang kedua klub besar tersebut. Seperti yang diketahui, Juve termasuk ke dalam salah satu klub yang terlihat paling aktif ketika membeli para pemain baru pada bursa transfer di musim panas ini.


antonio-conteAntonio Conte bersama dengan Juvetus berhasil membeli kedua pemain di posisi striker berkemampuan tinggi, yaitu Fernando Llrorente dan Carlos Tevez. Selain itu, mereka pun baru saja mendapatkan bek asal Torino, Angelo Ogbonna. Walaupun demikian, Conte merasa jika timnya belum mempunyai modal yang cukup untuk menduduki posisi juara Eropa. Akan tetapi, ia juga masih tetap merasa optimistis untuk membuat hat-trick gelar juara Liga Serie-A, setelah kedua tahun belakangan ini kerap menjadi kampiun.


Antonio Conte mengakui, salah satu lawan terberat untuk klubnya di Serie-A adalah Napoli yang sekarang ini tengah dibesut oleh mantan pelatih Chelsea, Rafael Benitez. Ia menjelaskan, di dalam dua tahun belakangan ini, Juventus sudah mampu kembali menggapai citra kebesarannya, yaitu untuk membentuk tim kemenangan. Menurutnya, Conte telah kembali untuk mendapatkan citra seperti yang pernah dimiliki klub baik di Italia maupun dunia.


Antonio Conte mengatakan, mempertahankan gelar yang sudah mereka peroleh merupakan sebuah pekerjaan rumah yang sangat besar. Apabila bisa meraih gelar ketiga secara berturut-turut, maka hal itu akan menjadi pencapaian yang bersejarah, seperti halnya yang sudah diraih Juventus antara tahun 1930 dan 1935. Meskipun begitu, ia juga mengaku masih terdapat jurang yang cukup lebar jika membandingkan sepak bola Italia dengan klub-klub besar di Eropa.


Antonio Conte berpendapat, bahwa Bayern Munchen dan Barcelona sudah memperkuat timnya dengan baik. Maka dari itu akan sangat sulit rasanya untuk memperpendek jarak. Juventus harus bekerja lebih keras lagi di tengah lapangan. Tidak ada cara lainnya yang bisa Juve lakukan untuk memperkecil jarak di antara kedua klub tangguh tersebut. Menurutnya, klub lain terlalu jauh berada di atas mereka, sehingga Juventus terus berusaha memperkuat timnya dengan membeli para pemain tangguh.


 



Source: Antonio Conte Tidak Saingi Bayern dan Barca
Selengkapnya Antonio Conte Tidak Saingi Bayern dan Barca

Madrid Akan Perbanyak Laga Amal

Madrid Akan Perbanyak Laga Amal

Real Madrid akan perbanyak laga amal. Bertemu di Santiago Bernabeu, hari ini para punggawa dari kedua klub akan terlibat pertandingan yang bertajuk Corazon Classic Match. Melanjutkan sukses 3 perhelatan sebelumnya, maka Real Madrid sekali lagi akan menggelar pertandingan amal. Laga tersebutakan mempertemukan legenda Real Madrid dan juga veteran klub Juventus. Demikianlah yang disampaikan oleh Presiden Madrid Florentino Perez, seperti yang dikutip dari situs resmi klub.


Madrid menggelar laga tersebut dengan tujuan untuk mengumpulkan dana kemanusiaan. Nantinya, uang yang terhimpun akan disumbangkan Perez-rmke Palang Merah Spanyol. Laga ini memang hanya pertandingan amal. Tapi, efeknya bisa meringankan beban orang yang sangat memerlukan. Real Madrid sendiri yang sejatinya adalah pihak penyelenggara tidak boleh melewatkan kesempatan ini untuk membantu sesama. Intinya, sepak bola harus menjadi inspirasi anak-anak. Sejumlah nama tenar akan ambil bagian pada pertandingan nanti. Madrid diwakili Zinedine Zidane, Fernando Hierro, Emilio Butragueno, Luis Figo, Fernando Morientes, dan Francisco Buyo. Sementara Juventus mendatangkan Edgar Davids, Pavel Nedved, Gianluca Pessotto, serta Giuseppe Marotta. Kehadiran para bintang tersebut membuat Perez optimistis penonton terhibur dan bernostalgia.


Pasalnya, mereka dapat melihat lagi pemain idolanya yang menggiring bola. Klub Juventus tak ketinggalan juga mengutarakan rasa antusiasme untuk menyambut pertandingan amal nanti. La Vecchia Signora merasa merasa senang dapat terlibat membantu sesama. Oleh sebab itu, sang juara Seri A tersebut berjanji menyajikan tontonan seru. Presiden Juventus Andrea Agnelli mengatakan pihaknya dan Juventus, merupakan kehormatan bisa mengikuti Corazon Classic Match 2013. Juventus dan para pemain yang akan diturunkan akan mengerahkan yang terbaik agar pertandingan ini berjalan lancar. Mereka ini ingin menjadi pertandingan perayaan.


Hal yang serupa itupun diungkapkan oleh Wakil Presiden Palang Merah Spanyol, yakni Javier Senent. Ia benar-benar berterima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh Madrid dan juga Juventus. Sebab, pertandingan itu dilandasi dengan tujuan yang baik. Oleh karena itu pihaknya akan memberi kerja sama penuh untuk mendukung pertandingan tersebut.  Senent juga mengatakan jika hal ini adalah suatu kebanggaan tersendiri. Hasil pertandingan ini akan diberikan kepada keluarga yang memiliki anak-anak cacat. Ia juga ingin berterima kasih kepada Madrid atas kepedulian serta kontribusinya kepada orang-orang yang membutuhkan.


 



Source: Madrid Akan Perbanyak Laga Amal
Selengkapnya Madrid Akan Perbanyak Laga Amal

Chicharito Setia Pada MU Meski Banyak Godaan

Chicharito Setia Pada MU Meski Banyak Godaan

Javier Chicharito Hernandez yang merupakan penyerang asal Meksiko ini mengaku sudah merasa tidak betah lagi karena jarang menjadi pilihan utama di Old Trafford. Karena itu, dia ingin angkat kaki dari Theatre of Dream pada musim panas ini, dengan dua klub sekota di La Liga, Real Madrid dan Atletico Madrid, tertarik untuk mendapatkannya.


Kini, Juventus pun ikut dalam persaingan memperebutkan tanda tangan striker mungil nan lincah tersebut, yang dikenal dengan sebutan Chicharito. Bianconeri sangat gencar berburu penyerang, demi meraih kejayaan di berbagai kompetisi pada musim mendatang.


javier-hernandezSebenarnya Juventus sudah mendapatkan penyerang secara gratis dari Atletico Bilbao, Llorente. Tetapi menurut Tuttosport, juara Serie-A ini menginginkan Chicarito yang mempunyai karakteristik berbeda. Pengejaran terhadap striker Manchester United ini tak tergantung kepada sukses atau tidaknya negosiasi salah satu striker incarannya, Gonzalo Higuain dan Stevan Jovetic.


Keputusan Sir Alex Ferguson untuk pensiun pada akhir musim ini mengundang banyak simpati. Kali ini, giliran Javier Chicharito Hernandez yang mengungkapkan kesannya terhadap manajer Manchester United tersebut.


Menurut striker mungil asal Meksiko itu, Ferguson menjadi berkat baginya. Karena itu, dia bangga pernah dibesut pria berusia 71 tahun asal Skotlandia tersebut, yang setelah resmi pensiun akan menjadi direktur dan duta klub. Posisi Sir Alex Ferguson digantikan oleh David Moyes. Sejak Chicharito bergabung dengan MU pada musim panas 2010, pemain berusia 24 tahun ini sudah memenangi dua gelar Premier League di bawah kendali Ferguson, yang sudah 26 tahun menangani Setan Merah. Chicharito melukiskan bos MU itu sebagai seorang gentleman dan menambahkan bahwa Ferguson lebih dari sekadar Sir.


Striker Manchester United (MU), Javier Chicharito Hernandez, mengaku musim ini merasa frustrasi bersama Setan Merah. Meski sering menunjukkan permainan memuaskan, ia tetap saja cuma menjadi pemain cadangan.


Manajer MU Sir Alex Ferguson beberapa kali memuji Hernandez. Sebab, meski sering diturunkan sebagai pemain pengganti, dia kerap mencetak gol-gol menentukan. Musim ini, Hernandez sudah membukukan 16 gol buat MU. Meski begitu, ia tak juga memberinya tempat utama, bahkan di kala Robin van Persie paceklik gol.


 



Source: Chicharito Setia Pada MU Meski Banyak Godaan
Selengkapnya Chicharito Setia Pada MU Meski Banyak Godaan

Juventus Kembali Dikaitkan Dengan Higuain dan Tevez

Juventus Kembali Dikaitkan Dengan Higuain dan Tevez

Juventus memang masih terus dikait-kaitkan dengan Carlos Tevez dan juga Gonzalo Higuain pada bursa transfer musim panas nanti. Pemain yang aktif berada di posisi bek I Bianconeri, yakni Leonardo Bonucci juga ikut mengomentari mengenai perekrutan dua bintang tersebut.


tevez-image-08-06-2013


Juventus memang sudah cukup serius untuk mendatangkan Tevez dari klub Manchester City. Hal itu pun diungkapkan sendiri oleh Direktur Umum Juve, yaitu Giuseppe Marotta beberapa waktu yang lalu. Bukan hanya Tevez saja, tetapi Higuain juga masuk ke dalam daftar pembelian pemain si Nyonya Tua pada bursa transfer saat ini. Walau presiden Real Madrid telah menegaskan bahwa Juve belum melakukan pendekatan dalam bentuk apapun akan pembelian strikernya tersebut.


Jika dibebaskan memilih, maka Bonucci pasti akanmemilih Juve untuk mendatangkan Higuain daripada Tevez. Jadi, siapa yang akan dipilih antara Gonzalo Higuain dan Carlos Tevez? Dan Bonucci ternyata lebih memilih Higuain. Mungkin saja Juve pada saat ini membutuhkan pemain dari kalangan papan atas dunia, sosok yang dapat menentukan hasil pertandingan. Terkadang, Juventus memang harus menemui kebuntuan, terutama pada saat menghadapi klub kecil.


Mantan pemain Bari juga ikut mengomentari mengenai bidikan Juve lainnya, seperto striker Fiorentina, Stevan Jovetic. Bonucci menyambut positif apabila Jovetic benar-benar datang ke Turin, meskipun sang pemain dibanderol dengan harga yang cukup mahal, yaitu 30 juta euro. Stevan Jovetic merupakan pemain besar. Jovetic telah menunjukkan diri sebagai sosok pembeda bersama Fiorentina. Tentunya, dia akan disambut bila datang ke Juventus.


Juventus memang sudah berhasil mempertahankan scudetto dalam dua musim belakangan ini. Namun di kancah Eropa, tepatnya di Liga Champions, mimpi Juve harus terhenti pada saat bertemu dengan Bayern Munich di babak perempatfinal. Bek Nyonya Tua, Leonardo Bonucci yakin dengan performa klubnya bakal lebih kompetitif pada musim mendatang. Terutama saat bertarung di kancah Liga Champions musim depan. Jadi, siapa yang nantinya benar-benar akan direkrut Juventus?



Source: Juventus Kembali Dikaitkan Dengan Higuain dan Tevez
Selengkapnya Juventus Kembali Dikaitkan Dengan Higuain dan Tevez

Juventus Berpesta Rayakan Scudetto

Juventus Berpesta Rayakan Scudetto

Juventus memastikan diri sebagai pemilik gelar scudetto Seri A musim ini. Kemenangan atas Palermo memang semakin mengukuhkan Juventus di puncak klasemen sementara Serie A dengan koleksi 83 poin. Klub asal Turin tersebut jauh meninggalkan pesaing utama Napoli yang berada di peringkat 2 dengan perbedaan 11 angka. Bagi Juventus, kejayaan mereka merengkuh scudettomusim ini merupakan yang kedua kali secara berturut-turut. Sebelumnya, Gianluigi Buffon dan kawan-kawan juga berjaya meraih gelaran yang sama pada musim 2011/2012. Secara keseluruhan, tim berjuluk Nyonya Tua tersebuttelah mengoleksi 29 gelar scudetti.


FBL-ITA-SERIEA-PALERMO-JUVENTUS


Juventus sebenarnya juga berjaya menjadi juara pada musim 2004/2005 dan 2005/2006. Tetapi, kedua gelar itu dicabut karena mereka tersangkut kasus Calciopoli. Namun, bagi Juventini, julukan untuk suporter Juventus, mereka tetap menganggap pasukan kesayangannya telah mengoleksi 31 gelar scudetti. Orang yang paling berbahagia atas kejayaan Juventus meraih scudetto tentu sang Pelatih Antonio Conte. Maklum, bila ditotal secara keseluruhan, Conte telah meraih tujuh scudetti sepanjang kariernya. Lima di antaranya ketika masih bermain dan dua diraihnya sebagai pelatih. Conte mengaku sangat bangga dengan para pemain, asisten, dan seluruh pemain daripada pasukan yang telah berjuang sebaik mungkin sehingga Juventus berjaya meraih gelaran scudetto musim ini.


Menurut jurulatih berusia 43 tahun tersebut, penyertaan Nyonya Tua di Liga Champions pada musim ini sangat menguras fisik dan jugapikiran mereka. Namun, mereka mengaku tetap fokus untuk menghadapi perlawanan demi perlawanan dengan sebaik mungkin. Senada dengan Conte, Buffon menilai kejayaan Juventus mempertahankan gelaran scudettomusim ini adalah berkat semangat juang yang tidak kenal lelah, yang telah ditunjukkan oleh seluruh pasukannya. Penjaga gawang pasukan kebangsaan Italia tersebut mengatakan jika kecemasan yang melekat pada Juventus di awal musim justru tidak membuat mereka merasa terbeban.


Buffon mengaku sangat menikmati gelar scudetto keenamnya bersama dengan tim Juventus sejak hijrah dari Parma pada tahun 2001 silam. Sementara di kubu lawan, kekalahan 0-1 dari Juventus membuat Palermo tertahan di peringkat 18 klasemen sementara dengan mengoleksi 32 poin. Meskipun kecewa dengan kekalahan yang dialami pasukannya,sang pelatih Giusseppe Sannino menilai para pemainnya telah berjuang dengan seluruh kemampuan terbaik. Sannino meminta pasukannya untuk fokus meraih hasil maksimum di tiga perlawanan sisa agar terhindar dari zonadegradasi.



Source: Juventus Berpesta Rayakan Scudetto
Selengkapnya Juventus Berpesta Rayakan Scudetto

Serie A Lebih Pilih Pemain Berbakat Dari Pada Pemain Mahal

Serie A Lebih Pilih Pemain Berbakat Dari Pada Pemain Mahal

Seri A tidak seperti Liga Primer yang gemar menghambur-hamburkan uang demi menambah kekuatan. Klub-klub di Italia hanya mengeluarkan biaya seperlunya saja. Mereka cuma merekrut pemain yang benar-benar bisa memberikan dampak positif. Juventus adalah yang termasuk di salah satunya. Mereka hanya menggelontorkan sekitar 53,05 juta euro untuk belanja. Jika dikurangi dengan pemasukan sebesar 19,75 juta euro, biaya yang keluarkan hanya sekitar 31,2 juta euro.


Hal ini jelas berbeda dibandingkan dengan edisi 2011/2012 yang hampir mendekati angka 100 juta euro.Tim asuhan Antonio Conte tersebut juga tak membeli pemain yang harganya di atas 10 juta euro. Pembelian termahal hanyalah penyerang Sebastian Giovinco dari Parma senilai 11 juta euro. Meski demikian, La Vecchia Signora, julukan Juventus, tetap mampu menjuarai Seri A.


Penyusunan pemain buruan menjadi kunci utama. Misalnya saja keputusan Juventus untuk memboyong Martin Caceres dari Sevilla.Mereka italian-logomematenkan kontrak bek berusia 26 tahun itu yang semula berstatus pinjaman. Langkah tersebut pun terbukti sangat jitu. Caceres mampu menutup kelemahan di lini belakang. Caceres sudah tampil 15 kali di Seri A. Selama itu, Juventus hanya sekali kebobolan lebih dari satu gol, yakni kala ditaklukkan Inter Milan dengan perolehan skor 1- 3. Sementara lima di antaranya berakhir clean sheet. Berkat jasanya pula, klub asal Turin itu menjadi tim Seri A dengan pertahanan terkuat.


Faktanya, gawang Juventus baru kemasukan 20 gol. Perekrutan Giovinco juga dinilai sukses. Dia telah memberi pengaruh positif bagi Juventus. Faktanya, dia telah menghasilkan tujuh gol ditambah dengan enam assistselama 29 kali tampil di Seri A. Prestasi bagus juga ditorehkan Paul Pogba yang direkrut dari Manchester United (MU). Gelandang berusia 19 tahun yang didapat secara gratis itu mampu membukukan lima gol dari 27 penampilan di kompetisi domestik. Hanya, Pogba masih kesulitan untuk mengatur emosinya.


Terbukti, dia menerima skorsing tiga laga akibat meludahi Salvatore Aronica saat menundukkan Palermo 1-0.Juventus tidak sendiri. AC Milan juga mencatat pembelian sukses saat membajak Mario Balotelli dari Manchester City.Terlepas dari sikap negatifnya, Super Mario, sapaan Balotelli, langsung jadi pilar di San Siro. Biaya 20 juta euro ditebusnya dengan sembilan gol dari 10 laga Seri A. Balotelli bahkan berkesempatan tampil di Liga Champions musim depan.



Source: Serie A Lebih Pilih Pemain Berbakat Dari Pada Pemain Mahal
Selengkapnya Serie A Lebih Pilih Pemain Berbakat Dari Pada Pemain Mahal

Juventus Timbulkan Rasa Cemas Conte

Juventus Timbulkan Rasa Cemas Conte

Juventus kini semakin menanggung beban yang amat berat untuk mempertahankan citra baik di liga domestik maupun saat berlaga di Eropa. Wajar bila Nyonya Tua akan mengalami beban lebih besar, terutama saat tampil di Liga Champions musim depan. Karena, prestasi Juventus di pertandingan sepakbola tertinggi Benua Biru itu masih belum teruji. Faktanya, mereka tak boleh bertahan lama setelah dihempaskan Bayern Munich dalam babak perempat final musim ini. Pada pertandingan itu, Juventus harus dua kali tenggelam pada dua leg perempat final dengan skor kekalahan yang konsisten.


Ketika berlaga di kandang Bayern di Allianz Arena, 3 April lalu, Puan Tuatersandung 0-2. Kisah menyedihkan itu kembali terulang ketika conte-juveJuventusmenjamu FC Hollywood, julukan Bayern, di Juventus Stadium, 11 April. Tersingkirnya Juventus sebagai satu-satunya wakil Itali yang berlangsung di babak perempat final Liga Champions tentunya membuat kedudukan Itali menurun. Dalam koefisiensi Persatuan Bola Sepak Eropa (UEFA), Itali berada di urutan keempat dengan torehan 34,357 mata, digeser Jerman satu peringkat.


Meski tidak mengurangkan jatah di kancah pertandingan Eropa, prestasi pasukan Itali menjadi dipersoalkan. Atas alasan itu, Conte merasa bimbang jika suatu saat bola sepak Itali akan terpeleset. Di Itali, kebanyakan masyarakat lebih tertarik untuk melihat sejarah (torehan prestasi) ketimbang bagaimana pasukan-pasukan besar bisa bermain dengan lebih baik lagi di masa depan. Padahal, hal itu sangat penting untuk keperluan sepak bola Itali. Menganalisis keadaan ini, Conte akan mencoba membenahi Juventus.


Formula yang sudah dia coba pada musim ini akan disusun seperti semula. Pasalnya, susunan 3-5-2 dan 3-5-1-1 masih kurang ampuh untuk mengatasi pasukan-pasukan di luar tanah Itali. Selain itu, Conte juga menyarankan pengurusan Juventus agar mau menggelontorkan lebih banyak dana. Dengan demikian, dia boleh mensasarkan dan merayu pemain-pemain kelas dunia seperti Edinson Cavani. Hal ini dilakukan demi membina Juventus yang lebih baik.


Berpatok pada keberhasilan di liga domestik dan kegagalan di pertandingan Eropa, pemain tengah Juventus Andrea Pirlo mengatakan bahawa Juventus harus sering memperhatikan gaya permainan klub Eropa yang lain. Dengan demikian, bukan sesuatu yang mustahil jika Nyonya Tua akan memajang Trofi Liga Champions ketiganya musim depan.



Source: Juventus Timbulkan Rasa Cemas Conte
Selengkapnya Juventus Timbulkan Rasa Cemas Conte

Napoli Akan Terus Kejar Juventus

Napoli Akan Terus Kejar Juventus

Napoli membuat asa Juventus untuk memastikan scudetto pekan ini resmi mengalami penundaan. Hal itu tidak terlepas dari torehan positif Napoli pada pertandingan giornata 34. Klub Italia Selatan itu tetap mempertahankan posisi 2 klasemen sementara dengan koleksi 69 poin dari hasil 20 kemenangan, 9 kali imbang, dan 5 kekalahan. Kendati mengaku senang dengan kemenangan yang diraih Napoli, Pelatih Walter Mazzarri rupanya sempat diliputi kekhawatiran.


Napoli mendapatkan tantangan serius dari Pescara yang tampil di hadapan pendukungnya di Stadio Adriatico dengan memberikan perlawanan cukup sengit. Namun, dengan perjuangan keras, Napoli akhirnya mampu memecah kebuntuan lewat gol Gokhan Inler pada menit ke-46. Gol yang dicetak pemain asal Swiss tersebut membuat I Partenopei makin termotivasi. Napoli sukses memperbesar keunggulan berkat sumbangan Goran Pandev (58) dan Blerim Dzemaili (82).


Pada babak pertama jelas Mazzarri sempat khawatir lantaran Napoli tidak dapat mencetak gol, meski memiliki banyak peluang. Pada babak juve-3dkedua, Napoli berhasil memecah kebuntuan. Dan, itu sangat penting. Para pemain Napoli telah memberikan reaksi yang bagus dengan mencetak tiga gol sehingga membuat dirinya lebih tenang.


Allenatore berusia 51 tahun tersebut menilai absennya Edinson Cavani karena akumulasi kartu membuat lini depan Napoli sedikit tumpul. Mazzarri bahkan yakin jika Cavani bermain, Napoli dapat mencetak gol lebih cepat.


Meski timnya terancam gagal merebut scudettodari Juventus, Mazzarri tidak terlalu kecewa. Dia justru mengatakan bahwa Napoli telah menjalani Seri A musim ini dengan sangat bagus. Pelatih kelahiran San Vincenzo tersebut berharap timnya dapat tampil lebih baik musim depan.


Harus diakui Napoli tidak dapat bersaing dengan Juventus dalam perburuan scudetto musim ini. Juve memang telah melakukan hal-hal yang luar biasa. Namun, secara keseluruhan Napoli patut berbangga karena berada di peringkat kedua. Ini jelas musim yang indah bagi Napoli. Sementara di kubu lawan, kekalahan 0-3 dari Napoli membuat Pescara semakin tenggelam di dasar klasemen sementara dengan koleksi 22 poin. Sepanjang musim ini klub berjuluk Ikan Lumba-Lumba tersebut hanya mampu mengemas 6 kemenangan, 4 imbang, dan 24 kekalahan.


 



Source: Napoli Akan Terus Kejar Juventus
Selengkapnya Napoli Akan Terus Kejar Juventus

Juventus Menghitung Hari Angkat Trofi

Juventus Menghitung Hari Angkat Trofi

Juventus memiliki hasrat besar untuk menggenggam gelar Seri A dalam dua musim berturut-turut yang kemungkinan akan tinggal menghitung hari. Maklum, hingga jelang giornata 34, Gianluigi Buffon dkk tetap kukuh memuncaki klasemen sementara Seri A dengan koleksi 77 poin dari hasil 24 kemenangan, 5 kali imbang, dan 4 kekalahan.


juventusDengan keunggulan poin yang jauh dari runner-up Napoli atau peringkat 3 AC Milan, hanya keajaiban yang bisa menghalangi gelar juara yang sudah pasti menjadi milik Juventus. Pesta juara klub berkostum putih-hitam itu mungkin akan digelar pada malam nanti di Olimpico Turin atau pekan depan di Juventus Arena. Sebab, hasil itu akan tergantung hasil pertandingan giornata 34. Meski sangat di unggulkan bisa memenangkan laga, bek tengah Giorgio Chiellini menilai, Derby della Mole menghadapi Torino tidak akan berjalan dengan mudah bagi Juve. Terlepas dari keberhasilan Juventus mempermalukan Torino 3-0 pada pertemuan pertama di Juventus Arena, 1 Desember 2012, Chiellini mengatakan bahwa klub berjuluk Il Toro itu adalah salah satu tim yang sangat terorganisasi sehingga sangat menyulitkan.


Juventus mengawali Derby Della Mole ini dengan rasa optimis dan bagi Chiellini, laga kali ini sudah sangat tidak asing. Hal itu karena ia sudah membela Juve selama delapan musim lamanya, ia mengungkapkan pertandingan melawan Torino memiliki Atmosfer yang juga sangat luar biasa yang tentu akan mampu mempengaruhi emosi setiap pemain yang bertanding dilapangan.


Juventus dan juga Chiellini mengatakan kendati saat ini Torino berada di peringkat 16 klasemen sementara, itu tidak akan membawa pengaruh terhadap sengitnya laga melawan Il Toro dan mereka dipastikan akan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik. Untuk mengamankan tiga poin, Pelatih Antonio Conte memastikan akan menggunakan komposisi pemain terbaiknya. Meski ia belum bisa menurunkan Sebastian Giovinco, Nicolas Anelka, dan Simone Pepe yang masih terkendala dengan cederanya, kembalinya Chiellini diyakini bakal membuat lini pertahanan Juventus semakin kukuh.


Cairo menilai, dukungan penuh tifosi mereka akan membuat Torino makin termotivasi memenangkan pertandingan. Hanya, beda dengan Juventus, Torino baru saja mengalami rentetan hasil negatif. Klub berkostum merah darah itu menelan 3 kekalahan dan 1 hasil imbang pada empat pertandingan Seri A terkini. Torino menyerah dari Napoli, AS Roma, dan Fiorentina serta ditahan imbang oleh Bologna. Sebaliknya, Juventus selalu berhasil meraih kemenangan pada enam giornata Seri A.


 



Source: Juventus Menghitung Hari Angkat Trofi
Selengkapnya Juventus Menghitung Hari Angkat Trofi

Alexis Sanchez Jadi Incaran Utama Juve

Alexis Sanchez Jadi Incaran Utama Juve

Alexis Sanchez adalah salah satu buruan utama La Vecchia Signora alias Si Nyonya Tua. Peluang Juventus memboyong Sanchez ke Turin musim depan terbilang cukup besar. Maklum, striker asal Cile tersebut tak maksimal menunjukkan performa terbaik bersama Barcelona. Gangguan cedera yang kerap dialami membuat Sanchez kesulitan bersaing dengan penyerang lain macam Pedro, David Villa, dan Lionel Messi. Akibatnya, produktivitas Sanchez menurun drastis. Pemain berusia 24 tahun tersebut hanya mampu mencetak dua gol dari 20 penampilannya bersama El Azulgrana sepanjang musim 2012/2013.


Alexis SanchezAlexis Sanchez disinyalir bakal hengkang di akhir musim panas mendatang. Kembali ke Serie A merupakan salah satu opsi terbaik yang dimiliki Sanchez. Pasalnya, pemain yang identik dengan nomor punggung 9 tersebut pernah menjalani puncak penampilannya saat memperkuat Udinese pada periode 2006–2011. Juventus rupanya telah memonitor kondisi tak menentu yang tengah dialami Sanchez dalam beberapa bulan terakhir. Sebagai bukti keseriusannya, La Vecchia Signora telah melakukan pertemuan dengan agen Sanchez, yakni Fernando Felicevic, dua pekan lalu.


Namun, Juventus bukan klub satusatunya yang menginginkan Sanchez. Klub Italia lainnya, yakni Inter Milan dan klub Inggris Arsenal juga menyatakan ketertarikannya terhadap Sanchez. Namun, keinginan Juventus mendatangkan Sanchez pada musim panas mendatang mendapat penolakan dari Mirko Vucinic. Kendati mengakui kehebatan Sanchez, penyerang asal Montenegro tersebut menilai barisan penyerang yang dimiliki Juventus saat ini merupakan komposisi terbaik. Memang, selain Vucinic, La Vecchia Signora masih memiliki Alessandro Matri, Fabio Quagliarella, hingga Nicolas Anelka.


Alexis Sanchez merupakan pemain yang hebat. Tapi, saat ini Juventus telah memiliki barisan penyerang terbaik dan sudah teruji kualitasnya. Jadi, Vucinic berpendapat Juve tidak perlu mendatangkan penyerang baru pada musim panas mendatang. Meski banyak menuai kritik lantaran penampilannya yang buruk, khususnya ketika Juventus dikalahkan Bayern Munchen pada leg kedua perempat final Liga Champions, Kamis (11/4), Vucinic menolak jika dikatakan pemain yang tidak konsisten. Dia menegaskan selalu memberikan seluruh kemampuan terbaik di lapangan. Adalah sebuah kebohongan mengatakan bahwa Vucinic pemain yang tidak konsisten. Demikian ungkapnya kepada para wartawan, sebagaimana yang dikutip agen IBCBet terpercaya, Master Agen Bola.



Source: Alexis Sanchez Jadi Incaran Utama Juve
Selengkapnya Alexis Sanchez Jadi Incaran Utama Juve

Bayern Munchen Punya Modal Positif

Bayern Munchen Punya Modal Positif

Bayern Munchen yang merupakan klub berjuluk FC Hollywood itu siap menaklukkan raksasa Italia Juventus pada leg pertama babak perempat final di Allianz Arena, dini hari nanti. Performa Bayern saat menumbangkan Hamburg memang sangat luar biasa. Hal itu dibuktikan dengan sembilan gol yang bersarang ke gawang Hamburger yang dikawal Rene Adler.


jupp-heynecks-image-03-04-2013


Kemenangan tersebut merupakan gol terbesar yang diraih Bayern sejak Allianz Arena resmi dibuka pada 2005 dan kemenangan kandang keempat terbesar yang diraih FC Hollywood di Bundesliga. Selain itu, kans Bayern merebut gelar domestik ke-23 sepanjang sejarah sepertinya hanya tinggal menunggu waktu. Pasalnya, kemenangan atas Hamburger semakin mengukuhkan posisi Philipp Lahm dkk di peringkat teratas klasemen sementara dengan mengoleksi 72 poin dan meninggalkan pesaing utamanya, Borussia Dortmund, dengan selisih 20 angka di posisi 2. Berbagai torehan sensasional tersebut jelas menggambarkan dominasi dan keperkasaan Bayern di pentas domestik.


Pelatih Bayern Jupp Heynckes mengatakan, salah satu kunci sukses timnya mengalahkan Hamburger dikarenakan para pemainnya sangat menikmati pertandingan. Dengan begitu, pemainnya mampu melakukan pergerakan dan umpan-umpan efektif yang membuat lawan sangat tertekan. Kendati memuji penampilan timnya, Heynckesmemintapara pemainnya tidak cepatpuas. Dia mengatakan, pertandingan melawan Juventus akan sangat berbeda. Pelatih berusia 67 tahun itu menilai, LaVecchia Signora– –julukan Juventus–– merupakan salah satu klub terbaik Eropa yang memiliki permainan agresif dan sangat berbahaya.


Senada dengan Heynckes, sayap Bayern Arjen Robben mengaku sudah tidak sabar menantikan leg pertama perempat final kontra Juventus. Pemain bernomor punggung 10 itu berjanji akan berusaha tampil sebaik mungkin agar dapat membantu timnya meraih kemenangan. Robben mengungkapkan bahwa dirinya sangat berambisi membawa Bayern menjuarai Liga Champions musim ini.


Maklum, mantan pemain Chelsea dan Real Madrid itu masih diliputi rasa penasaran lantaran gagal meraihnya pada musim 2009/2010 dan 2011/2012. Sementara kubu Juventus enggan termakan provokasi tuan rumah. Mereka pun berjanji akan memberikan performa terbaik, apalagi seusai mengalahkan Inter Milan 2-1 pada lanjutan Seri A, Sabtu (30/3). Sama seperti Bayern, LaVecchiaSignorajuga berada di garis terdepan untuk mempertahankan gelar scudetto musim ini. Saat ini, Gianluigi Buffon dkk berada di puncak klasemen sementara Seri A dengan koleksi 68 poin dan meninggalkan Napoli sembilan angka di peringkat 2.



Source: Bayern Munchen Punya Modal Positif
Selengkapnya Bayern Munchen Punya Modal Positif

Inter Yakin Bisa Kalahkan Juventus

Inter Yakin Bisa Kalahkan Juventus

Inter akan berhadapan dengan Juventus, seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya, tensi Derby d’Italia pada Sabtu (30/3) dipastikan panas. Pasalnya, ada ambisi besar yang diusung para punggawa Inter Milan maupun Juventus ketika pertandingan berlangsung di Giuseppe Meazza. Bila mampu memetik kemenangan di depan Interisti, Inter akan menjadi tim pertama yang mengalahkan La Vecchia Signoradalam lima pertandingan beruntun di Seri A maupun Liga Champions. Sebaliknya, jika kekalahan diderita I Nerazzurri, gerbang Juventus untuk mengakhiri musim kompetisi 2012/2013 dengan scudetto terbuka semakin lebar. Saat ini, Juventus unggul sembilan poin atas runner-upNapoli.


Para pemain Inter berharap bisa mengalahkan Juventus lagi. Mereka yakin akan kembali mengalahkan Juventus dengan kerja keras sebagai sebuah tim. Inter harus meniru penampilan di pertandingan Liga Europa (melawan Tottenham Hotspur). Meski gagal lolos, setidaknya mereka telah menunjukkan diri sebagai tim yang pantang menyerah. Optimisme Inter muncul berdasarkan hasil pertemuan terakhir di Juventus Arena.


Saat itu pada 3 November 2012, Inter berhasil memetik kemenangan 3-1 melalui dua gol Diego Milito dan satu gol Rodrigo Palacio. Yang paling membuat Interisti bangga karena Inter mencatatkan diri sebagai tim pertama yang bisa mengalahkan Juventus di Seri A dalam 50 pertandingan beruntun. Sebab, selama 49 laga sebelumnya, tidak ada satu pun yang mampu mengecundangi Si Nyonya Besar.


Inter memang memiliki kenangan bagus di pertemuan terakhir. Saat itu, Milito dan Palacio membuat Inter meraih kemenangan. Dan Inter berharap, mudah-mudahan kejadian tersebut bisa terulang lagi akhir pekan ini. Bagi Inter, mengalahkan Juventus sama penting dengan meraih kemenangan di Derby della Madonnina. Dua laga itu akan selalu dikenang. Meski dua pekan lalu menelan pil pahit kekalahan 0-1 dari Bologna di Seri A, para punggawa Inter terlihat optimistis menatap duel sarat gengsi menghadapi Juventus.


Dengan dukungan total tifosi, mereka percaya diri akan sanggup memetik kemenangan penting atas sang musuh abadi. Apalagi, tiga poin akan membuat Inter kembali ke persaingan memperebutkan tiket Liga Champions. Saat ini dengan 47 poin, mereka tertinggal empat poin dari tim peringkat 4 Fiorentina.


Khusus pekan ini, semua pertandingan Seri A akan berlangsung pada Sabtu (30/3). Hal ini dilakukan karena Minggu (31/3) adalah Hari Paskah. Berdasarkan tradisi yang selama ini berlaku di sepak bola Italia, pertandingan akan dimajukan satu hari ketika Hari Paskah menyapa.


 



Source: Inter Yakin Bisa Kalahkan Juventus
Selengkapnya Inter Yakin Bisa Kalahkan Juventus

Antonio Conte Ingin Seperti Sir Alex

Antonio Conte Ingin Seperti Sir Alex

Antonio Conte yang mengancam akan meninggalkan Italia beberapa hari lalu, sepertinya hendak meralat pernyataannya tersebut. Dirinya mengaku akan mencoba untuk menjadi Sir Alex Ferguson dari Juventus. Conte begitu terganggu dengan kontroversi atas perayaan di Bologna, di mana dia mengatakan bahwa itu membuatnya merasa seperti ingin meninggalkan sepakbola Italia untuk pekerjaan di luar negeri. Namun, ketika mantan pelatih Atalanta ini tengah berada di Catanzaro, kemudian Conte melihat spanduk besar bertuliskan: Ferguson-Manchester United = Conte-Juventus. Dia pun terinspirasi dengan tulisan yang berada di spanduk tersebut.

Antonio Conte pelatih sukses Juventus 2013Conte mengatakan dirinya akan mencoba untuk tetap berada di Juventus selama mungkin demi mencapai banyak gelar kemenangan, dan menjadi pribadi yang luar biasa dan menjadi legendaris seperti Sir Alex Ferguson.  Fergie telah berada di bangku Manchester United sejak 1986, dan memenangkan 12 gelar Liga Premier Inggris, 5 Piala FA, 4 Piala Liga, 10 trofi Community Shields, 2 trofi Liga Champions, 1 Piala Winners, 1 Piala Super Eropa, 1 Piala Interkontinental dan 1 Piala Dunia antar klub. Polesan Antonio Conte saat melatih Juventus dalam dua musim belakangan ini mengundang tawaran dari banyak klub besar. Pelatih berusia 43 tahun itu pun tak berani menjamin akan menolak tawaran tersebut.

Beberapa kabar terakhir menyebutkan bahwa Conte ditaksir beberapa klub elite Eropa, seperti Chelsea dari Inggris, anggota Ligue 1 Paris Saint-Germain (PSG), dan raksasa La Liga, Real Madrid. Sejak menangani si “Nyonya Tua” pada awal musim 2011-2012, Conte sukses meraih scudetto dan Super Coppa Italia di musim perdananya. Sedangkan pada musim ini, anak-anak asuhannya berpeluang mempertahankan gelar scudetto. Tidak hanya itu, hingga saat ini Bianconeri masih bertahan di kancah Liga Champions yang telah menginjak babak perempat final. Tentu ini menjadi pencapaian yang sangat signifikan yang dilalui Juve, pasalnya beberapa musim sebelumnya, La Vecchia Signora hanya bisa finis di posisi ketujuh dalam dua tahun terakhir.


Source: Antonio Conte Ingin Seperti Sir Alex
Selengkapnya Antonio Conte Ingin Seperti Sir Alex

Conte Ingin Pergi Karena Sepakbola Italia Tidak Kondusif

Conte Ingin Pergi Karena Sepakbola Italia Tidak Kondusif

Ranah sepak bola Italia, terutama Serie A Italia mulai tidak dirasa nyaman dan juga kondusif dari kacamata Antonio Conte. Yang menjadi puncaknya yaitu pelatih Juventus itu berniat untuk angkat kaki dari Italia dan menjalani karier pada kompetisi yang lainnya di luar negerinya yang tercinta.

Hal itu pun dikarenakan bahwa Conte sudah mulai merasa tidak kerasan dengan kondisi yang ada didalam sepak bola Italia, mulai dari sikap yang tak masuk akal dari koleganya satu profesi sampai dengan cenderung anarkis bukan hanya dari para pendukung namun juga dari para warga di kota itu.

Di dalam waktu yang sebelumnya, Antonio Conte pun juga mengaku bahwa ia merasa begitu kesal akan komentar yang diberikan oleh pelatih Bologna yang bernama Stefano Pioli, setelah skuad didikannya ditaklukkan oleh Juventus dengan hasil akhir dua gol tanpa balas. Antonio Conte pun juga dinilai sudah melakukan selebrasi yang berlebihan dan dinilai tidak memberikan hormat kepada public yang saat itu memenuhi stadion Renato Dall’Ara, kandang dari Bologna.

Kondisi yang sangat tidak nyaman itusedianya telah dirasakan oleh Antonio Conte dan juga oleh segerap rombongan tim, sebelum pertandingan itu dimulai. Bus yang ditumpangi oleh tim itu sebelum juga juga pernah ditimpuki oleh batu, diludahi dan juga disoraki menggunakan kata yang kasar oleh beberapa warga yang berada di kota Bologna itu kala bus mereka melewati alun-alun kota sebelum akhirnya masuk ke dalam stadion.

Padahal di saat yang sebelumnya, Antonio Conte pun juga kenal Bologna dengan penduduk mereka yang ramah, namun untuk dirinya saat-saat itu juga telah berakhir begitu saja. Beberapa sorakan dan juga banner yang memang berbau provokasi berkaitan dengan insiden Heysel dan kematian dari eks Presiden Agnelli, telah dinilai oleh Conte bukan merupakan hal sepak bola lagi, akan tetapi sepertinya sudah bermain didalam sebuah zona perang besar.


Source: Conte Ingin Pergi Karena Sepakbola Italia Tidak Kondusif
Selengkapnya Conte Ingin Pergi Karena Sepakbola Italia Tidak Kondusif

Selebrasi Conte Munculkan Kritikan

Selebrasi Conte Munculkan Kritikan

Antonio Conte, sang pelatih Juventus telah melakukan sebuah selebrasi atas kemenangan Juve di dalam markas Bologna walaupun pertandingan saat itu masih belum berakhir. Selebrasi yang ia lakukan itu pun lalu memunculkan beberapa kritikan dari Stefano Pioli, pelatih dari Bologna.

antonio-conte-juventus

Berkunjung di dalam Stadion Renato Dall’Ara pada Minggu dini hari tadi, Juventus berhasil untuk membawa pulang kemenangan dengan hasil akhir dua gol tanpa balas. Dua buah gol yang didapatkan oleh Juventus itu dilahirkan oleh Mirko Vucinic dan juga oleh Claudio Marchisio.

Kemenangan itu pun berhasil untuk membuat Juventus makin kokoh berada didalam pucuk papan klasemen sementara Serie A Italia dengan raihan 65 angka dan juga kian mendekatkan mereka dengan gelar scudetto musim kali ini. juventus pun saat ini unggul sebanyak 12 angka dari Napoli yang berada di posisi kedua dan juga Serie A Italia pun hanya tinggal tersisa selama 9 minggu lagi saat ini.

Kala pertandingan itu tersisa beberapa menit saja, Antonio Conte telah melakukan sebuah selebrasi sembari mengajak para fans Juventus yang ada di stadion guna merayakan kemenangan itu. Ia pun lalu melayangkan sebuah ciuman kepada arah kamera televise saat ini. selebrasi yang ia lakukan itu pun lalu memunculan kritikan dari Pioli. Pelatih dari Bologna itu pun menilai bahwa Conte tidak respek kepada pasukannya.

Pioli telah menyatakan bahwa selebrasi kemenangan yang dilakukan oleh Antonio Conte memang agak berlebih menurut dirinya. Hal itu dikarenakan bahwa tak hanya ditujukan bagi timnyas sendiri. bagaimana pun juga mereka telah membahas hal itu dan juga menjelaskannya.

Bologna sendiri juga sebenarnya sempat mengimbangi permainan Juventus sampai dengan paruh pertama usai dngan hasil imbang tanpa gol. Namun Bologna lalu mesti mengakui ketangguhan Juventus yang sanggup melahirkan dua buah gol yang akhirnya mampu mengantarkan mereka merebut kemenangan.


Source: Selebrasi Conte Munculkan Kritikan
Selengkapnya Selebrasi Conte Munculkan Kritikan

Neuer Yakin Bayern Mampu Taklukkan Juventus

Neuer Yakin Bayern Mampu Taklukkan Juventus

Manuel Neuer yang merupakan penjaga gawang Bayern Munich optimis timnya akan mampu menyingkirkan La Vecchia Signora pada babak perempat final yang akan segera digelar ini, meskipun menyadari bahwa Juventus sama sekali bukan lawan yang mudah untuk ditaklukkan. Terbukti dari seringnya mereka memberikan kesulitan kepada lawan yang mereka hadapi di lapangan hijau.

Bayern MunchenBayern Munich dan Juventus diundi bertarung pada babak8 besar dngan skuad yang berasal dari Jerman itu jadi tim tuan rumah lebih dulu di dalam Allianz Arena pada tanggal 2 April sebelum menjalani laga tandang menuju Turin di tanggal 10 April.

Bayern Munich sudah mampu dua kali menjadi finalis di dalam kurun waktu 3 musim terakhir, sementara itu Juventus baru bermain kembali di dalam ranah Liga Champions musim kali ini usai absen sleama dua tahun terakhir. Dengan kondisi yang seperti itu maka pastinya Die Roten jauh lebih diunggulkan apabila dibandingkan dengan Juventus untuk dapat lolos pada babak semifinal Liga Champions.

Akan tetapi permainan dari Juventus pada musim yang lalu membuat mereka tidak dapat dipandang remeh oleh Bayern Munich sebab mereka mengakhiri musim dengan tidak terkalahkan dan sampai dengan musim kali ini pun Juventus masih stabil ada di pucuk papan klasemen sementara. Namun Bayern Munich pun juga memiliki modal yang apik sebab mereka sedang bermain superior di dalam kancah liga.

JuventusHal itu pun membuat rasa percaya diri dari para pemain pastinya akan meningkat dengan sangat tinggi menyusul pertandinan babak perempat final itu. Ditambah lagi Bayern Munich pastinya memiliki ambisi guna tetap jadi jawara musim kali ini usai musim yang lalu tak berhasil menjadi juara di hadapan para fans mereka sendiri.

Neuer pun telah menyatakan seperti yang dikutip Master Agen Bola dari situs resmi UEFA beberapa waktu yang lalu bahwa beberapa tim Italia selalu bermain dengan terorganisir. Akan tetapi mereka mesti bermain maksimal untuk dapat melaju di dalam babak semifinal.

Jangan lewatkan prediksi pertandingan Bayern Munchen vs Juventus persembahan Master Agen Bola untuk sebagai bahan pertimbangan bagi Anda dalam menentukan taruhan bola untuk pertandingan bergengsi ini.


Source: Neuer Yakin Bayern Mampu Taklukkan Juventus
Selengkapnya Neuer Yakin Bayern Mampu Taklukkan Juventus